10 Cara Menghilangkan Bekas Luka di Wajah

Memang tidak menyenangkan memiliki bekas luka, apalagi jika ada di wajah. Dibutuhkan cara menghilangkan bekas luka di wajah yang tepat dan efektif agar hal tidak menyenangkan tersebut bisa ditanggulangi.

Bekas luka di wajah bisa diakibatkan oleh infeksi, peradangan, terbakar, kecelakaan, atau efek pascaoperasi. Bekas luka berupa jaringan parut merupakan hasil dari proses alami tubuh dalam menyembuhkan luka.

10 cara menghilangkan bekas luka di wajah - alodokter

Meski biasanya bekas luka akan memudar dengan sendirinya dari waktu ke waktu, namun ada juga yang dirasa sangat mengganggu penampilan. Dengan begitu, sebagian orang terpikir untuk menjalani prosedur medis demi bisa menghilangkan atau menyamarkannya.

Ada berbagai cara menghilangkan bekas luka di wajah yang bisa ditempuh, di antaranya ada di bawah ini.

  • Menggunakan krim atau gel

Untuk menangani bekas luka yang diakibatkan oleh goresan benda tajam, krim atau jel dapat menjadi pilihan. Biasanya krim yang dijual bebas mengandung campuran steroid, vitamin E, dan silikon. Selain kandungan steroid, dokter juga bisa meresepkan obat oleh dengan kandungan antihistamin pada bekas luka yang gatal. Jika bekas luka diakibatkan oleh jerawat, maka disarankan untuk meminta nasihat dokter kulit sebelum memakai krim penghilang luka ini.

  • Menerapkan plester gel silikon

Bekas luka yang menimbul, seperti keloid dan jaringan parut hipertropik, juga bisa dibantu dengan plester gel silikon. Plester gel silikon digunakan untuk mengurangi efek kemerahan dan memperkecil ukuran. Cara yang digunakan adalah dengan menempelkan silikon tersebut di atas bekas luka selama 12 jam tiap harinya. Waktu yang dibutuhkan untuk terapi ini biasanya paling sedikit tiga bulan. Pemakaian plester silikon gel misalnya untuk menangani sekaligus mencegah terbentuknya bekas luka yang parah.

  • Suntik kolagen

Untuk menghilangkan bekas luka di wajah, bisa juga dilakukan dengan menyuntikkan kolagen atau pengisi (filler) lainnya. Cara ini biasanya dilakukan untuk menghilangkan bekas luka yang menimbul, misalnya keloid dan jaringan parut hipertropik. Prosedur ini biasanya bersifat sementara sehingga diperlukan berulang kali untuk mempertahankan efeknya.

  • Suntik kortikosteroid

Cara menghilangkan bekas luka di wajah akibat keloid atau hipertrofi bisa dilakukan dengan suntikan kortikosteroid. Beberapa kali suntikan kecil diberikan pada luka untuk meratakan bekas luka dan mengurangi terjadinya peradangan. Meski prosedur ini biasanya tidak bisa menghilangkan bekas luka secara keseluruhan, namun kemungkinan bisa memperbaiki penampilan secara signifikan.

  • Bedah plastik

Jika luka di wajah akibat keloid, maka operasi bedah biasanya akan dikombinasikan dengan suntik kortikosteroid. Sementara untuk jaringan parut hipertrofik, operasi ini bisa dilakukan tanpa digabung prosedur lainnya. Hanya saja, sadarilah bahwa operasi bedah memang efektif dalam menutup bekas luka yang lama, namun efeknya juga bisa menimbulkan bekas luka baru.

  • Memakai teknologi laser

Cara mengurangi bekas luka di wajah yang kini umum dilakukan adalah dengan memakai teknologi laser. Prosedur ini bisa menghilangkan atau mengurangi bekas luka di wajah secara signifikan. Hanya saja kemungkinan untuk dapat hilang total atau mengecilnya bekas luka tergantung kepada seberapa parah bekas luka tersebut.

  • Radioterapi

Untuk mengurangi kambuhnya bekas luka keloid dan hipertrofi bekas operasi, radioterapi dalam dosis kecil mungkin bisa membantu. Hanya saja, penggunaan radioterapi ini hanya dikhususkan untuk kasus-kasus yang serius mengingat efek jangka panjangnya yang tidak baik bagi kesehatan.

  • Teknik skin needling

Teknik ini dilakukan dengan cara menggunakan alat kecil yang memiliki ratusan jarum kecil. Hanya saja hal ini harus dilakukan berulang kali agar hasilnya efektif dan hasilnya bervariasi tergantung kepada tiap individu.

  • Membalut luka

Cara menghilangkan bekas luka di wajah juga bisa dilakukan dengan membalut bekas luka dengan bahan elastis. Tujuan dari prosedur ini adalah untuk meratakan dan melembutkan bekas luka. Biasanya, prosedur ini dilakukan pada bekas luka bakar yang besar atau setelah seseorang melakukan cangkok kulit. Prosedur ini biasanya memakan waktu setengah hingga satu tahun dan balutan luka tidak boleh dilepaskan.

  • Menyamarkan dengan kosmetik

Cara lain untuk menyamarkan bekas luka di wajah adalah dengan tata rias. Teknik penggunaan kosmetik untuk kepentingan yang satu ini ada beragam, salah satunya bersifat tahan air sehingga bisa bertahan selama 2-3 hari. Meski jenis kosmetik untuk menutupi bekas luka ini bisa diperoleh di apotek, namun disarankan untuk meminta saran dokter sebelum mengaplikasikannya.

Lakukanlah cara-cara di atas dengan bijaksana karena tindakan-tindakan tersebut dilakukan kepada tubuh sendiri. Jika dilakukan secara sembarangan tanpa melibatkan ahli estetika bersertifikasi, hasil yang didapatkan takutnya justru akan memperburuk keadaan.