4 Cara Meningkatkan Stamina Ibu Hamil

Merupakan hal wajar kok kalau kamu mengalami kelelahan saat hamil. Kondisi kurang stamina ini biasanya terjadi pada awal-awal kehamilan hingga memasuki minggu ke-12 kehamilan.

Sebenarnya, tidak ada yang tahu penyebab pasti mengapa kamu mengalami kelelahan saat berbadan dua. Namun, ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan hal itu.

Berikut beberapa kemungkinan penyebabnya:

  • Rasa lelah yang kamu rasakan mungkin akibat membawa satu tubuh tambahan yakni bayi kamu. Hal ini mengharuskan kamu mengeluarkan tenaga yang lebih.
  • Perubahan hormon, khususnya meningkatnya hormon progesteron, yang terjadi selama hamil juga mungkin bisa membuat kamu lelah.
  • Sering mual dan muntah turut menguras energi kamu.
  • Wanita hamil juga kerap sulit tidur dengan nyenyak.
  • Metabolisme kamu berubah drastis dan tubuh bekerja lebih banyak untuk membentuk dan mengembangkan plasenta (ari-ari bayi), tapi kadar gula darah dan tekanan darah cenderung menurun.
  • Kondisi kesehatan seperti anemia bisa turut memengaruhi hal ini. Jenis anemia yang bisa terjadi di masa kehamilan antara lain anemia defisiensi besi, anemia defisiensi vitamin B12 atau anemia defisiensi folat.

Untuk meningkatkan stamina kamu selama mengandung buah hati tercinta, kamu bisa melakukan 4 hal di bawah ini:

  • Tambah jam tidur. Jika biasanya kamu baru tidur jam 10 malam ke atas, coba deh mulai sekarang tidur sebelum waktu tersebut. Di masa awal kehamilan, kamu membutuhkan waktu istirahat yang lebih banyak dari biasanya. Jadi, selain tidur lebih awal, luangkan waktu untuk tidur siang juga. Untuk kamu yang bekerja, kamu bisa meluangkan waktu untuk tidur sekitar 15 menit saat jam istirahat.
  • Perhatikan pola makanmu. Mengonsumsi makanan sehat selama hamil muda merupakan keharusan. Makanan yang bisa kamu konsumsi untuk meningkatkan stamina antara lain telur, karbohidrat yang berasal dari biji-bijian utuh, produk susu, ikan dan daging tanpa lemak.Jangan lupa untuk mengonsumsi sayur dan buah setidaknya lima porsi tiap harinya Mengonsumsi air kelapa atau air perasan lemon juga bisa mengatasi rasa lelah akibat mual yang sering muncul di masa kehamilan.
  • Lakukan olahraga ringan. Mungkin kamu mengira berolahraga bisa membuat tubuhmu yang sedang lelah menjadi semakin kecapekan. Namun, olahraga yang dilakukan secara rutin bisa membuat kondisi tubuh menjadi lebih baik, meningkatkan energi, dan membantu kamu tidur nyenyak di malam hari. Tidak perlu melakukan olahraga yang berat, cukup dengan berenang atau berjalan kaki kamu sudah bisa merasakan manfaatnya.
  • Tangani anemia dengan benar. Jika kamu mengalami kondisi ini, kamu mungkin sudah mulai membutuhkan suplemen zat besi atau asam folat. Selain itu, kamu mungkin disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung kedua zat tersebut. Makanan mengandung zat besi dapat kamu dapatkan dari biji-bijian, beras merah, kacang-kacangan, daging sapi, daging unggas, dan hidangan dari laut. Sementara, makanan yang mengandung asam folat dapat ditemui pada bayam, sawi, selada, kacang merah, brokoli, jagung, kacang kedelai, buncis, alpukat dan stroberi. Mengatasi anemia dengan benar sangat direkomendasikan untuk menghindari risiko bayi lahir prematur, bayi lahir dengan berat badan rendah, bayi lahir dengan anemia, atau bayi terlahir cacat.

Selain menghampiri pada masa awal kehamilan, rasa lelah juga dapat terjadi pada akhir kehamilan. Kamu mungkin dapat merasa lelah karena pertambahan berat badan yang kamu alami. Dengan kondisi perut yang makin membesar, kamu juga mungkin mengalami kesulitan untuk tidur, khususnya dalam menentukan posisi tidur yang nyaman.

Agar nyaman saat tidur dengan perut yang kian membesar, hindari tidur telentang. Kamu disarankan tidur menyamping ke kiri. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa membacanya di artikel Posisi Tidur Ibu Hamil yang Baik Perlu Diketahui Sejak Dini.