4 Metode Pengobatan Alternatif yang Aman Dilakukan saat Hamil

Saat hamil, kamu disarankan untuk tidak mengatasi masalah kesehatan dengan melakukan pengobatan yang aneh-aneh. Contohnya melakukan pengobatan alternatif. Namun, ada beberapa pengobatan alternatif yang aman kamu lakukan saat hamil, lho!

Meski aman, kamu tetap disarankan untuk mengonsultasikannya dahulu ke dokter sebelum menerapkannya. Berikut penjelasannya:

4 Metode Pengobatan Alternatif yang Aman Dilakukan saat Hamil

Aromaterapi. Sering muntah saat trimester pertama kehamilan? Coba, deh, hirup wewangian dari minyak aromaterapi mungkin bisa membantu. Untuk mengurangi gejala ingin muntah seperti rasa mual, kamu bisa menghirup minyak dengan aroma lemon atau daun mint.

Cara terbaik memanfaatkan aromaterapi adalah dengan menambahkan beberapa tetes minyak esensial ke bak mandi berisikan air hangat.

Selain itu, minyak aromaterapi mungkin juga bisa membantu tidurmu lebih nyenyak, menyegarkan dan merelaksasi tubuh, serta membuatmu lebih bersemangat.

Oia, tidak semua minyak aromaterapi aman untuk ibu hamil. Jadi, tanyakan dulu ke dokter perihal jenis minyak apa yang bisa dipakai oleh ibu hamil.

Pijat. Menurut sejumlah penelitian, ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh jika tubuhmu dipijat selagi masa kehamilan. Manfaat tersebut antara lain:

  • Membuat suasana hati menjadi lebih baik.
  • Mengurangi stres, depresi, dan rasa cemas.
  • Mengatasi ketidaknyamanan pada tubuh seperti pembengkakan, nyeri otot, sakit punggung, atau sakit kepala.
  • Melancarkan sirkulasi.
  • Membuat tidur lebih nyenyak.
  • Membantu memperlancar persalinan.
Meski begitu, memijat saat masa kehamilan harus dilakukan secara hati-hati. Kamu disarankan untuk tidak memijat area perut saat trimester pertama kehamilan. Waktu tersebut mungkin tidak aman bagi kehamilanmu.

Refleksiologi. Meski tidak ada pembuktian secara medis, refleksiologi dipercaya bisa mengatasi sakit kepala ringan saat masa kehamilan. Nah, untuk mengatasi kondisi ini, kamu bisa memijat jempol kakimu. Sebelum memijat, bayangkan permukaan atas jempol kaki adalah bagian depan kepala, sedangkan telapak jempol kaki adalah bagian belakang kepala. Lalu, sisi jempol yang berdekatan dengan jari telunjuk kaki adalah tepi luar kepala dan telinga, kemudian sisi sebaliknya mewakili bagian tengah kepala.

Setelah mengetahui itu, kamu bisa menekan area jempol sekeras mungkin sesuai lokasi sakit kepala. Tekan beberapa kali hingga rasa sakit kepala berkurang.

Akupuntur. Metode ini mungkin bisa dijadikan pengobatan alternatif  untuk mengatasi beberapa ketidaknyamanan saat hamil. Namun, akupuntur tidak bisa dipakai untuk mengatasi masalah kesehatan serius. Beberapa kemungkinan manfaat akupuntur pada ibu hamil antara lain dapat mengatasi:

  • Depresi.
  • Mual.
  • Sakit punggung.
  • Nyeri panggul.
  • Sakit kepala.
Jika kamu ingin melakukan metode ini, disarankan untuk melakukan ketika kehamilan menginjak usia di atas 12 minggu. Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko buruk terjadi pada janin.

Yang perlu kamu ingat adalah pengobatan alternatif tidak bisa menggantikan metode medis yang disarankan oleh dokter. Jadi, tetap utamakan pengobatan medis yang direkomendasikan oleh dokter.

Jika kamu ingin melakukan pengobatan alternatif, pastikan kamu memilih praktisi yang sudah berkualitas dan memiliki izin praktik resmi.