4 Tindakan Efektif Sebagai Obat Pilek Anak

Datangnya musim hujan sering kali dikaitkan dengan mudahnya anak-anak terkena penyakit, khususnya pilek. Tapi tidak usah panik, banyak cara yang bisa Anda coba untuk menanganinya.

Keinginan anak-anak bermain-main di bawah hujan boleh dituruti, asalkan sesekali saja. Bukannya tanpa alasan, kesenangan ini berisiko mendatangkan penyakit flu. Lebih dari 200 virus siap menjadikan anak Anda dan bahkan seluruh anggota keluarga mengalami hidung tersumbat, sakit tenggorokan, atau batuk.

4 tindakan efektif sebagai obat pilek anak - alodokter

Banyak cara yang bisa digunakan untuk meredakan gejala-gejala yang muncul jika anak Anda terkena pilek. Beberapa di antaranya ada di bawah ini.

  • Uap udara dan mandi air hangat

Salah satu gejala paling umum yang diderita anak saat mengalami pilek adalah hidung tersumbat. Untuk meringankan gejala ini, menyiapkan uap udara dan mandi air hangat bisa jadi cara menangani pilek anak yang efektif.

Udara lembap akan membuat lendir di dalam hidung lebih mudah keluar. Agar anak lebih rileks, memandikan mereka dengan air hangat akan membantu.

Untuk mendapatkan udara lembap, dibutuhkan sebuah humidifier atau vaporizer. Demi terciptanya udara yang bersih, membersihkan humidifier atau pelembap udara wajib dilakukan. Jika tidak rutin dibersihkan, alat ini akan menumpuk debu atau kotoran lainnya sehingga kualitas udara yang dihasilkan akan berkurang.

  • Berikan madu

Meski batuk adalah respons alami tubuh untuk membantu membersihkan lendir dari saluran napas, namun kita tidak bisa berdiam diri menyaksikan mereka mengalaminya, bukan? Untuk menghentikan gejala pilek yang satu ini, jangan langsung menggunakan obat penekan batuk. Obat-obatan jenis ini bisa berakibat buruk bagi anak karena dapat menyebabkan anak menjadi hiperaktif, pusing, atau gelisah saat tidur.

Ada alternatif aman untuk meredakan gejala batuk pada anak yang sedang mengalami pilek (selesma). Beruntung, bahan yang bisa membantu ini memiliki rasa manis sehingga akan disukai oleh anak-anak. Ya, bahan yang dimaksud adalah madu.

Madu adalah bahan alami yang aman bagi anak-anak, khusus usia setahun atau lebih. Para ahli berpendapat rasa manis pada madu memicu air liur untuk keluar sehingga mendorong pula keluarnya lendir yang membasahi jalur napas dan meredakan batuk. Bagi anak usia 1-5 tahun, cukup setengah sendok teh madu yang diberikan. Sementara untuk usia 6-11 tahun, satu sendok teh madu boleh diberikan untuk meredakan batuk mereka.

  • Sup ayam dan cukupi kebutuhan cairan hangat

Bagi anak-anak yang berusia enam bulan ke atas, memberikan sup ayam dapat menjadi cara yang baik. Dalam hal ini, cairan hangat akan sangat membantu mereka dalam melawan pilek, khususnya hidung tersumbat. Selain itu, sup ayam yang hangat dapat membantu anak-anak sanggup menanggulangi rasa nyeri, lelah, dan demam.

Selain sup ayam, jus apel, teh, atau cairan hangat lain bisa memberikan efek positif yang sama pada anak-anak. Untuk penanganan untuk bayi yang berusia di bawah usia enam bulan, disarankan bagi orang tua berkonsultasi kepada dokter mengenai cairan apa yang aman untuk mereka dan bagaimana cara memberikannya.

  • Meninggikan kepala anak

Membuat kepala anak lebih tinggi daripada badannya atau bersandar bisa membuat anak lebih nyaman saat bernapas. Hal ini terutama membantu anak-anak yang mengalami gejala hidung tersumbat agar anak dapat tidur dengan nyaman dan tidak gelisah.

Untuk anak-anak yang lebih dewasa, membiarkan mereka tidur di kursi favorit dalam posisi setengah duduk juga bisa dilakukan. Yang perlu diperhatikan adalah jangan berlebihan melakukan hal ini. Saat tidur anak menjadi gelisah, anak bisa terjungkal sehingga kedudukan kepala mereka telah lebih rendah dibandingkan tubuhnya.

Mengenai penanganan pilek bayi di bawah usia enam bulan, memberikan ASI atau susu formula adalah langkah yang tepat. Sementara untuk anak-anak yang berusia setahun lebih, cairan yang diberikan dapat berupa air, jus encer, dan susu. Mengenai ketentuan pemberian susu, Anda bisa mengabaikan mitos yang menyatakan bahwa cairan ini akan memperbanyak ingus pada anak-anak. Belum ada pembuktian ilmiah yang mendukung anggapan tersebut.

Jika langkah-langkah pemberian obat pilek anak di atas belum membuat kondisinya membaik, maka Anda disarankan untuk menghubungi dokter. Apalagi jika anak mengalami demam tinggi mencapai 38 derajat Celcius selama tiga hari berturut-turut. Perhatikan pula jika anak mengalami nyeri dada atau nyeri perut, sesak napas, muntah-muntah, lesu dan jarang buang air kecil, serta tidak kunjung sembuh selama sepuluh hari lebih.