5 Cara Mengajari Anak Berbicara yang Praktis

Sekitar usia 1 tahun, Si Kecil mungkin sudah mulai bisa mengucapkan satu atau beberapa kata. Agar semakin lancar, coba pertimbangkan untuk melakukan cara mengajari anak berbicara berikut ini.

Sejak dilahirkan ke dunia, Si Kecil sudah belajar bagaimana caranya berkomunikasi. Mulai dari menangis untuk mengekspresikan rasa lapar, lelah, atau tidak nyaman, hingga bisa berbicara. Secara bertahap, Si Kecil pun akan mengetahui dan mengerti bagaimana menggunakan kata-kata untuk menggambarkan apa yang ia lihat, dengar, rasakan, dan pikirkan. Bahkan, sebelum Si Kecil mulai mengucapkan kata pertamanya, dia sudah mendengarkan dan belajar dari semua orang di sekitarnya.

5 Cara Mengajari Anak Berbicara yang Praktis - alodokter

Dan orang tua memainkan peran yang sangat penting dalam perkembangan berbicara dan berbahasa anak. Para ahli percaya bahwa mengajak anak mengobrol merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk membuatnya bisa berbicara. Penelitian bahkan menunjukkan bahwa anak-anak yang sering diajak berbicara sejak usia dini memiliki kosakata yang lebih besar dan tata bahasa yang lebih baik daripada mereka yang tidak. Agar Si Kecil semakin lancar bicaranya, mungkin cara mengajari anak berbicara berikut ini bisa Ibu pertimbangkan untuk dilakukan.

Rajin mengajak Si Kecil bicara

Bagi Si Kecil, setiap hari adalah petualangan. Ceritakan apa saja yang terjadi hari itu. Misalnya, “Ade mandi yuk sekarang. Airnya enak banget, hangat. Nanti habis mandi, Ade pakai baju yah. Terus kita jalan-jalan.” Atau setiap malam sebelum tidur, berbicara apa saja yang Ibu atau Si Kecil lakukan pada hari itu. Tanyakan apa yang dia lakukan selama satu hari. Contohnya, “Hari ini main sama siapa? Di mana?” dan sebagainya. Cobalah untuk memberikan pertanyaan yang jawabannya tidak hanya “iya” dan “tidak”.

Membacakan cerita

Tidak pernah ada kata terlalu dini untuk membacakan cerita kepada Si Kecil, bahkan jika dia belum dapat berbicara. Ibu bisa mulai dengan membacakan buku-buku sederhana yang lebih banyak memuat gambar daripada cerita. Selain sebagai salah satu cara mengajari anak berbicara, mengenalkan buku sejak kecil akan mengembangkan kegemaran mereka terhadap buku-buku.

Mengarang cerita bersama

Karang cerita bersama-sama dengan memunculkan berbagai tokoh, konflik, dan petualangan. Ceritanya tentu saja yang menarik minat Si Kecil dan tidak menakutkan.

Mendengarkan musik bersama

Anak kecil menyukai musik dan gerakan. Ketika mereka mendengarkan lagu seperti Bintang Kecil atau Topi Saya Bundar, mereka pun belajar tentang irama, bahasa, dan dunia di sekitar mereka.

Bertanya

Jangan ragu-ragu untuk menunjuk dan bertanya pada Si Kecil tentang benda yang Ibu tunjuk. Misalnya tunjuk benda-benda seperti bunga, daun, pohon, meja, kursi, pesawat terbang, kopi, dan tanyakan pada Si Kecil, “Itu namanya apa, ya?” Jangan lupa untuk rajin mengunjungi museum atau kebun binatang agar membuka cakrawala pengetahuan Si Kecil dan mengajarinya hal-hal baru.

Satu penelitian menunjukkan bahwa bayi yang terlahir dalam keluarga yang banyak berbicara memiliki IQ yang lebih tinggi di usia 3 tahun daripada mereka yang keluarganya pendiam. Yuk, mulai dari sekarang latih kemampuan berbahasa anak dengan cara mengajari anak berbicara sejak dini.