5 Faktor yang Mungkin Membuatmu Sulit Punya Anak

Sebagian pasangan mungkin dengan mudahnya mendapat keturunan, seperti baru sebulan menikah tapi sudah langsung positif hamil. Namun, ada juga yang sebaliknya. Sudah bertahun-tahun menikah, tapi tak juga dikaruniai keturunan. Kamu mengalaminya juga? Mungkin ini penyebabnya!

Sulit punya anak mungkin dapat disebabkan karena ada masalah kesuburan pada tubuhmu atau pasangan, atau bisa juga kombinasi gangguan kesehatan pada kalian berdua. Berikut 5 faktor yang mungkin membuatmu sulit memiliki keturunan.

5 Faktor yang Mungkin Membuatmu Sulit Punya Anak

Stres. Sebenarnya dokter belum tahu pasti alasan mengapa stres dikaitkan dengan sulit memiliki keturunan. Meski begitu,  sejumlah penelitian menunjukkan adanya hubungan antara dua hal tersebut.

Ketika stres, pelepasan sel telur oleh ovarium mungkin mengalami gangguan. Kamu mungkin dapat mengalami keterlambatan ovulasi (masa subur) atau bahkan tidak sama sekali. Kalaupun sel telur dilepas oleh ovarium, kualitasnya mungkin tidak sebaik ketika kondisimu sedang normal, menurut dugaan seorang dokter.

Gaya hidup tidak sehat. Jika kamu merokok, risiko kamu mengalami gangguan kesehatan akan meningkat. Salah satunya adalah gangguan kesuburan. Merokok dapat mengganggu proses rahim menerima sel telur. Tidak hanya itu, pada pria,  produksi sperma dapat berkurang dan DNA menjadi rusak akibat merokok.

Mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan juga mungkin bisa menyulitkanmu memiliki momongan. Bahkan merokok dapat menghilangkan hasil positif dari terapi kesuburan. Sementara pada pria, minuman beralkohol yang dikonsumsi berlebih bisa mengurangi produksi sperma, sekaligus memperlambat gerakan sperma.

Berat badan. Jika kamu memiliki berat badan terlalu kurus atau terlalu gemuk, kesempatanmu menjadi orang tua dapat terhambat.  Menurut penelitian, para ibu yang tergolong kelebihan berat badan (overweight) dan obesitas dua kali lebih lambat menjadi hamil di bandingkan mereka yang memiliki berat badan tubuh normal. Nah, untuk mengetahui apakah berat badanmu normal atau tidak, kamu bisa mengecek indeks massa tubuhmu (IMT). IMT didapat dari pembagian berat badan dalam satuan kilogram dengan tinggi badan dalam meter kuadrat.

Berat badanmu tergolong normal jika IMT berada di kisaran 18,5-24,9.

Usia. Kesempatanmu untuk memiliki keturunan dapat berkurang ketika kamu mencoba untuk hamil di usia 35 tahun ke atas. Pada usia tersebut, kesuburan seorang wanita dapat menurun secara drastis. Sementara pada pria, kesuburannya mungkin menurun pada usia di atas 40 tahun.

Memiliki gangguan kesehatan. Pada wanita, gangguan kesehatan yang mungkin memengaruhi kamu  untuk memiliki anak di antaranya adalah:

  • Endometriosis. Ketika jaringan endometrium tumbuh di luar rahim. Hal ini sering memengaruhi fungsi rahim, ovarium, dan tuba falopi.
  • Tuba falopi rusak atau tersumbat. Kondisi tersebut dapat terjadi akibat  penyakit radang panggul, peradangan tuba falopi, infeksi menular seksual, atau endometriosis.
  • Gangguan ovulasi. Kondisi ini dapat menghambat ovarium untuk melepaskan sel telur.
  • Masalah tiroid. Terlalu banyak atau sedikit hormon tiroid dapat mengganggu siklus menstruasi atau menyebabkan gangguan kesuburan.

Sementara pada pria, gangguan kesehatan yang dapat menyulitkanmu untuk memiliki keturunan seperti diabetes, cacat genetik, atau penyakit gondong (mumps). Pembesaran pembuluh darah di testis yang dapat meningkatkan aliran darah dan panas tubuh di area tersebut juga akan memengaruhi jumlah dan bentuk sperma. Ini semua dapat membuat produksi sperma tidak normal. Sulit punya anak juga dapat terjadi jika pria mengalami ejakulasi dini.

Jika kamu ingin memiliki momongan, yuk, jauhi hal-hal yang dapat membuatmu sulit punya anak. Apabila kamu memiliki gangguan kesehatan seperti yang disebutkan di atas, segera konsultasikan ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat.

Ingat, sulit punya anak bukan berarti kamu tidak dapat memiliki momongan selamanya. Dengan perawatan medis, kamu bisa, kok, meningkatkan kesempatanmu menjadi orang tua. Jadi, jangan sedih dan putus asa. Jika dirasa perlu, kamu bisa mengikuti program kehamilan yang kini banyak ditawarkan oleh pihak-pihak rumah sakit.