5 Langkah Ayah ASI Memperlancar Proses Menyusui

Kesadaran untuk memberikan air susu ibu (ASI) kini semakin meningkat. Yang penting untuk diketahui, kesukseskan proses menyusui tak hanya tergantung pada ibu, namun juga para ayah ASI. Ketahui langkah-langkah praktis yang sebaiknya dilakukan ayah ASI  ikut serta dalam proses ibu menyusui bayinya.

ASI mengandung nutrisi terbaik yang bermanfaat untuk bayi, seperti mengurangi risiko alergi dan obesitas, serta meningkatkan kecerdasan bayi. ASI bebas biaya, tidak memerlukan persiapan khusus, dan memperkuat ikatan antara ibu dan bayi. Kedekatan tersebut yang terkadang membuat para ayah merasa tersingkirkan, padahal justru harus merasakan yang sebaliknya.

5 langkah ayah asi memperlancar proses menyusui - alodokter

Proses menyusui yang sukses haruslah didukung oleh pasangan ibu dan ayah secara bersama-sama sebagai satu tim. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan :

  • Bersikap mendukung. Proses menyusui bukanlah pekerjaan ringan. Dengan membawakan segelas air atau bantal ekstra bisa menjadi dukungan yang diperlukan.  Ayah ASI juga dapat membantu menggendong bayi yang hendak menyusu, kemudian membuat bayi bersendawa setelahnya. Ibu menyusui yang didukung cenderung menyusui lebih lama dibandingkan yang kurang mendapat dukungan dari sang ayah.
  • Maksimalkan kontak dengan bayi. Bangun ikatan ayah dan bayi dengan memeluk, membawa berjalan-jalan atau memandikan bayi. Manfaatkan tangan ayah ASI yang lebih kuat dan kokoh untuk menenangkan bayi yang menangis. Ayun perlahan, namun jangan sampai diguncang. Bayi juga dapat ditenangkan dengan suara berat yang dimiliki para ayah, bisa dengan kata-kata lembut atau nyanyian.
  • Membantu memberi ASI perah. Ayah ASI dapat membantu ibu memberikan ASI yang sudah diperah. Jika ASI perah diberikan dengan botol, sebaiknya tunggu hingga usia bayi 3-4 minggu. Hal ini perlu dilakukan agar bayi sudah mampu menguasai cara menyusu pada ibu dengan benar Saat bayi berusia 6 bulan, ayah dapat membantu memberi makanan pendamping ASI.
  • Menemani ibu memperoleh informasi menyusui.Jangan menganggap informasi menyusui hanya patut diketahui oleh ibu. Terutama pada awal-awal masa menyusui, peran ayah ASI sangat penting. Jika perlu, tanyakan kemungkinan sesi khusus yang diperuntukan bagi para ayah ASI pada rumah sakit atau layanan kebidanan setempat.
  • Memahami penurunan gairah seksual masa menyusui. Jangan menganggap pasangan tidak lagi tertarik untuk berhubungan intim. Saat menyusui, ibu mengalami penurunan hormon estrogen sehingga vagina lebih kering. Hal ini dapat memicu nyeri yang tidak nyaman saat berhubungan intim. Jika perlu, gunakan pelumas vagina yang dapat memperlancar hubungan tersebut.
Tak jarang para ayah merasa takut melakukan kesalahan karena menganggap bayi sangat rapuh. Untuk itu, penting untuk Ayah ASI harus bersikap santai dan menikmati seluruh proses menyusui bersama pasangan.

Menyusui merupakan salah satu tugas ibu yang tak kalah berat, dibandingkan proses hamil dan melahirkan. Dukungan pasangan sebagai ayah ASI merupakan hal penting yang dapat membantu melancarkan proses tersebut.