5 Penyakit Ini Disebabkan Kuman Gigi yang Merugikan

Menyikat gigi merupakan salah satu cara efektif menghalau kuman gigi yang merugikan. Namun, masih banyak cara menjaga kondisi gigi dan mulut sehat sehingga terhindar dari penyakit merugikan.

Sebenarnya di dalam mulut manusia terdapat beragam jenis kuman gigi. Secara medis, kuman tersebut disebut mikroorganisme. Terdapat berbagai jenis mikroorganisme, termasuk bakteri, jamur, virus, dan lainnya. Mikroorganisme tersebut menempel di berbagai bagian gigi, termasuk gusi, lidah, dan lapisan dalam mulut lainnya.

5 penyakit ini disebabkan kuman gigi yang merugikan - alodokter

Dalam keadaan tubuh sehat, mikroorganisme dalam mulut akan tetap seimbang dan tidak menimbulkan gangguan. Hanya saja, hal itu bisa berubah ketika timbul kuman gigi atau mikroorganisme merugikan yang mengganggu keseimbangan di dalam mulut. Selain itu, kondisi kesehatan tertentu atau konsumsi obat tertentu, juga dapat memengaruhi keseimbangan organisme pada mulut.

Beberapa jenis penyakit akibat kuman gigi atau mikroorganisme yang merugikan, antara lain:

  • Sariawan

Sariawan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, meski tidak dianggap berbahaya. Sariawan terjadi karena mikroorganisme di dalam mulut tidak seimbang dan memicu pertumbuhan kuman gigi merugikan, yaitu jamur candida albicans yang lebih banyak dari biasanya.

  • Bau Mulut

Bau mulut yang tidak sedap atau halitosis disebabkan oleh pertumbuhan bakteri yang berlebihan. Bakteri ini bisa tumbuh pada sisa-sisa makanan, plak gigi ataupun penyakit gusi.

  • Karies

Karies disebabkan oleh kuman gigi, yaitu bakteri yang menghasilkan asam yang merusak gigi. Ada tiga lapisan gigi yaitu enamel (email), dentin, dan pulpa dengan pembuluh darah dan saraf di dalamnya. Semakin banyak lapisan yang terkena karies, maka kerusakan gigi akan semakin berat. Penyakit ini biasanya menyebabkan sakit gigi.

  • Aktinomiokosis

Kondisi infeksi bakteri ini tergolong jarang dan memiliki gejala yang berbeda-beda. Aktinomiokosis merupakan infeksi yang tidak umum, karena bakteri ini mampu menembus jaringan tubuh, meski secara perlahan. Gejalanya antara lain pembengkakan pada jaringan yang terinfeksi, kerusakan jaringan yang membentuk jaringan parut, atau abses yang berisi nanah.

  • Gangguan jantung

Bakteri jenis tertentu di dalam mulut yang masuk ke dalam aliran darah, menurut sebuah penelitian, memiliki kemungkinan menyebabkan penggumpalan darah yang memicu penyakit jantung. Bakteri ini juga dapat menyebabkan infeksi di katup jantung yang sangat berbahaya.

Merawat Gigi dan Mulut Sehat

Untuk menghindari terserang penyakit akibat kuman gigi yang merugikan, berikut ini beberapa cara efektif untuk merawat gigi dan mulut agar tetap sehat :
  • Menyikat gigi dua kali setiap hari. Kebiasaan ini akan menjaga kebersihan gigi dan gusi. Gunakan pasta gigi dengan kandungan fluoride. Jika perlu gunakan dental floss atau benang gigi.
  • Mengurangi makanan dan minuman manis. Terutama satu jam menjelang waktu tidur.  Beberapa jenis obat juga bisa mengandung gula, konsultasikan dengan dokter untuk kemungkinan konsumsi obat bebas gula.
  • Hindari mulut kering. Saat mulut kering akibat kurang produksi air liur, maka risiko pertumbuhan jamur semakin tinggi. Konsultasikan dengan dokter untuk penggunaan produk pengganti saliva atau air liur.
  • Berhenti merokok. Tembakau dapat mengganggu produksi air liur yang bermanfaat menjaga kebersihan gigi. Sehingga kebiasaan ini merupakan faktor risiko terhadap gangguan pada mulut.
  • Membatasi asupan minuman beralkohol. Minuman jenis ini dapat memicu terkikisnya enamel pada gigi.
  • Konsultasi ke dokter gigi secara teratur. Tidak perlu menunggu keluhan pada gigi untuk berkonsultasi dengan dokter. Konsultasikan dengan dokter tentang seberapa sering kunjungan harus dilakukan berdasarkan kondisi gigi dan mulut Anda.
Tidak sedikit penyakit yang dapat timbul akibat kuman gigi yang merugikan. Lakukan perawatan gigi dan mulut sedini mungkin.