7 Mitos tentang Kehamilan yang Harus Kamu Ketahui

Ketika sedang hamil mungkin kamu banyak mendapatkan informasi-informasi mengenai kehamilan, meski nyatanya mungkin tidak semua informasi tersebut benar adanya alias hanya mitos.

Ibu hamil jangan langsung percaya tentang informasi-informasi tersebut. Masalahnya meski ‘mitos-mitos’ tersebut benar, tapi belum tentu cocok dengan kondisi semua orang. Dengan kata lain, kita harus pandai memilah yang mana benar dan tidak benar.

7 Mitos tentang Kehamilan yang Harus Kamu Ketahui

Yuk, ketahui apa saja mitos-mitos yang kerap meracuni pikiran ibu hamil beserta penjelasannya secara medis.

Dilarang minum kopi. Mengonsumsi kopi saat hamil tidak dilarang, kok, asal kamu tahu batasannya. Perlu diketahui bahwa terlalu banyak mengonsumsi kafein yang terkandung pada kopi bisa meningkatkan risikomu mengalami keguguran dan bayi lahir dengan berat badan rendah, lho! Saat hamil, disarankan untuk tidak melebihi konsumsi kafein sebanyak 200 mg per hari atau dua gelas kopi instan.

Makan harus untuk dua porsi. Kamu mungkin pernah mendengar bahwa ketika hamil, seorang wanita harus mengonsumsi makanan sebanyak dua porsi, yaitu untuk diri sendiri dan untuk janin. Benar, saat hamil kamu memang harus memberikan nutrisi lebih banyak dibandingkan kondisi saat tidak hamil, namun itu tidak membuatmu harus menyantap makanan sebanyak dua porsi orang dewasa.

Bagi kamu yang memiliki berat badan normal, kamu hanya membutuhkan tambahan 300 kalori tiap hari. Asupan ini sudah cukup untuk mendukung pertumbuhan janinmu.

Tidak boleh berhubungan seks. Informasi ini hanyalah mitos. Selama kehamilanmu baik-baik saja, kamu masih diperbolehkan berhubungan seksual dengan pasangan, kok, bahkan tidak dilarang untuk berhubungan sesuka hatimu. Keguguran tidak berhubungan dengan aktivitas hubungan intim karena kebanyakan keguguran terjadi akibat janin tidak berkembang dengan baik. Di dalam sana janinmu juga aman, kok, karena dia dilindungi cairan ketuban.

Tidak boleh mewarnai rambut. Bahan-bahan kimia yang terdapat pada cat rambut bisa terserap ke kulit. Namun, jumlah yang dapat terserap hanya sedikit dan tidaklah membahayakan. Tapi kamu harus hati-hati karena bau cat rambut sangat menyengat dan itu bisa memicu dirimu mengalami mual.

Namun disarankan jika kamu ingin mewarnai rambut saat hamil, tunggulah hingga usia kehamilanmu memasuki trimester kedua.

Jenis kelamin ditentukan oleh bentuk perut. Ada yang mengatakan bahwa jika perutmu turun, maka bayimu laki-laki. Namun, jika perutmu naik, maka bayimu perempuan. Anggapan ini hanyalah mitos belaka. Selama hamil, bayi bisa bergerak-gerak dan secara alami akan memengaruhi bentuk perutmu.

Tidak boleh berolahraga. Siapa bilang kehamilan bisa membatasi ruang gerakmu? Saat sedang mengandung, kamu masih aman untuk berolahraga. Bahkan, aktivitas ini sangat dianjurkan dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, lho! Namun, perlu diperhatikan bahwa jangan berlebihan saat berolahraga apalagi sampai mengalami dehidrasi dan kelelahan. Meluangkan waktu untuk berolahraga selama 20 menit sebanyak 3-4 kali seminggu juga sudah bisa memberikan manfaat yang baik untuk dirimu dan janin.

Melahirkan normal adalah jalan terbaik. Tidak selamanya kamu menjadi kandidat yang baik untuk melahirkan secara normal. Ada beberapa hal yang mengharuskanmu untuk merelakan Si Kecil dilahirkan dengan jalur operasi caesar. Operasi caesar dilakukan jika persalinanmu berjalan sangat lama, posisi bayi abnormal, hamil anak kembar, bayimu tidak mendapat cukup oksigen, atau mengalami komplikasi kehamilan lainnya yang dapat membahayakan keselamatan ibu dan bayi.

Bagaimana? Masih menyandarkan diri kepada mitos-mitos kehamilan yang tidak masuk akal? Mulai sekarang, jauhi mitos tersebut dari pikiranmu dan lebih baik berfokus kepada konsumsi makanan yang menyehatkan dan olahraga secara rutin. Semoga lancar, ya, dengan kehamilanmu!