Bila Kamu Kesepian, Inilah yang Bisa Terjadi pada Kesehatanmu

Merasa kesepian dan terisolasi dari hubungan sosial ternyata dapat berdampak pada kesehatan fisik. Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa faktor emosional dan psikososial memiliki relevansi terhadap kesehatan seseorang secara keseluruhan sebagaimana faktor kesehatan fisik.

Bedakan antara sendirian dan merasa kesepian. Ada sebagian orang yang dari luarnya terlihat aktif di dunia sosial, tapi di dalam dirinya merasa kesepian.

Bila Kamu Kesepian Inilah yang Bisa Terjadi pada Kesehatanmu - Alodokter

Kesepian dapat diartikan secara objektif dan subjektif. Secara objektif, seseorang dapat dikatakan kesepian ketika hidup sendirian dan kurang menjalin suatu bentuk komunikasi, kontak sosial, maupun partisipasi di dalam kegiatan sosial. Sementara itu, kesepian secara subjektif digambarkan sebagai perasaan tidak memiliki dan tidak terkoneksi secara sosial, termasuk merasa terisolasi.

Seorang ahli psikologi menyatakan bahwa kesepian diyakini berpusat kepada kualitas hubungan seseorang, yaitu bila seseorang kurang memiliki interaksi yang bermakna atau hubungan intim dengan orang-orang terdekatnya. Sebenarnya tidak ada yang aneh dengan merasa kesepian. Normal saja bila seseorang pernah mengalami rasa kesepian di suatu momen hidupnya, misalnya ketika pindah ke lingkungan yang baru, terjadi perubahan pada jaringan sosial, atau ditinggalkan orang tercinta. Namun, ada perbedaan yang mendasar antara rasa kesepian yang berlangsung hanya sementara dan kesepian yang bersifat kronis.

Kesepian yang berkepanjangan atau kronis dapat mengundang risiko kesehatan yang serius. Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa perasaan kesepian dan terisolasi memiliki dampak kesehatan fisik yang setara dengan obesitas. Efek dari penolakan atau terisolasi kerap terasa nyata, senyata rasa nyeri, lapar, dan haus.

Hati-hati Stres, Sakit jantung, dan Kematian Dini

Para pakar berpendapat bahwa orang yang merasa kesepian memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah dan tingkat peradangan yang lebih tinggi dibandingkan seseorang yang tidak kesepian. Seseorang yang kesepian juga cenderung lebih rentan terserang sakit karena adanya perasaan terancam yang konstan dirasakan penderita. Kesepian bukanlah bagian dari proses penuaan seperti yang dipikirkan orang banyak.

Kesepian dapat meningkatkan kadar hormon kortisol di dalam tubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan depresi, kecemasan, gangguan tidur, peningkatan berat badan, gangguan pencernaan, dan gangguan jantung. Rasa kesepian juga dapat memperburuk kemampuan kognitif. Para peneliti menemukan adanya penurunan kognitif 20% lebih cepat pada orang-orang yang kesepian dalam periode 12 tahun dibandingkan orang-orang yang tidak kesepian.

Sejumlah studi menunjukkan bahwa perasaan kesepian dapat meningkatkan risiko kematian dini sebesar 45 persen. Selain itu, perasaan kesepian juga meningkatkan terjadinya demensia atau pikun pada usia lanjut sebesar 64 persen. Sementara itu, seseorang yang memiliki ikatan kuat dengan keluarga dan sahabat mendapat 50 persen risiko yang lebih rendah dibandingkan mereka yang kesepian.

Inilah yang Perlu Dilakukan

Berikut adalah beberapa hal yang direkomendasikan untuk kalian, terutama jika sedang merasa kesepian berkepanjangan.

  • Menyapa. Sesederhana bertegur sapa, interaksi sosial ini dapat mengusir rasa kesepian dan membuat perbedaan berarti di dalam hidupmu. Tidak perlu sungkan untuk sekadar bertegur sapa dengan tetangga.
  • Terlibat aktif di dalam kegiatan komunitas atau kegiatan sosial.
  • Gunakan telepon. Ketika kamu memiliki keperluan dengan orang lain yang tidak dapat disampaikan secara tatap muka, cobalah sesekali telepon dia daripada mengirim pesan singkat.
  • Gunakan internet untuk terkoneksi dengan teman dan keluarga, misalnya melalui sosial media. Walaupun langkah ini terbilang cara yang paling minim interaksi, namun masih lebih baik dibandingkan dengan tidak terhubung dengan dunia sosial sama sekali.
Ketika kamu merasa kesepian, jangan mengurung diri. Cobalah membuka diri dengan berbagi perasaan dan pikiran kepada seseorang yang kamu percayai. Sebaliknya, bila kamu mengetahui bahwa orang terdekatmu sedang merasa kesepian, jangan abaikan dia. Kamu bisa bantu mengusir rasa kesepiannya dengan mengajaknya berbincang-bincang. Selanjutnya kamu mungkin bisa meneleponnya dan ajak berjalan-jalan ke tempat yang bisa menghiburnya. Jangan lupa, teman-teman terbaik adalah  mereka yang bisa diandalkan dalam memberikan semangat dan harapan baru