Duduk Terlalu Lama, Bisa Pengaruhi Kesehatan dan Prestasi

Begitu banyak aktifitas sehari-hari, seperti menonton televisi, mengerjakan pekerjaan rumah, membaca dan menggunakan komputer, yang dilakukan sambil duduk. Belum lagi bila bepergian dengan motor, mobil, bus atau kereta, kita cenderung akan duduk. Totalnya, dalam sehari kita bisa duduk hingga sepuluh jam lebih. Masalahnya adalah perilaku tidak aktif seperti duduk yang berlangsung lama ternyata berisiko membawa dampak kurang baik bagi kesehatan.

Sejumlah studi mengaitkan perihal duduk terlalu lama dengan kecenderungan mengalami diabetes tipe 2, obesitas, kanker jenis tertentu, serta meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular).

Duduk Terlalu Lama, Bisa Pengaruhi Kesehatan dan Prestasi - Alodokter

Duduk untuk jangka waktu lama diduga dapat berpengaruh kepada kemampuan tubuh dalam mengatur tingkat gula darah dan tekanan darah. Selain itu, duduk terlalu lama juga diduga bisa memperlambat kerja metabolisme dan penguraian lemak tubuh. Ketika dalam posisi duduk, tubuh diibaratkan sedang dalam keadaan padam karena hanya sedikit aktivitas otot yang diaktifkan.

Kurangi Intensitas Duduk

Sebenarnya tidak ada patokan yang baku mengenai berapa waktu yang dihabiskan seseorang untuk bisa dianggap duduk terlalu lama. Namun, bila pekerjaan atau kegiatan Anda sebagian besar dilakukan dalam posisi duduk, seperti mengetik, menggunakan komputer, atau menulis, maka ada baiknya untuk mengurangi lama atau intensitas duduk. Dengan mengurangi intensitas duduk, tulang dan otot, serta tubuh secara keseluruhan dapat lebih difungsikan.

Sebagian pakar merekomendasikan untuk istirahat dari posisi duduk tiap 30 menit. Anda bisa berdiri, berjalan-jalan, atau naik-turun tangga. Hal ini perlu dilakukan oleh semua kelompok umur, termasuk orang-orang yang rutin berolahraga. Mengurangi lamanya duduk dan memperbanyak gerakan aktif dapat bermanfaat dalam mendukung kesehatan jantung.

Sebisa mungkin hindari duduk terlalu lama. Di samping itu, bila Anda sehari-hari bekerja dalam posisi duduk dan menggunakan komputer, beberapa tips berikut mungkin dapat membantu Anda terhindar dari cedera akibat duduk dengan postur tubuh yang salah.

  • Pastikan layar monitor sejajar dengan mata. Jarak monitor ke mata yang dianjurkan adalah sepanjang lengan Anda. Selain itu, pastikan bagian atas monitor sejajar dengan mata Anda agar Anda tidak membungkuk atau mendongak yang lama-kelamaan dapat memicu kelelahan. Selain itu, pastikan cahaya monitor tidak terlalu silau atau terlalu gelap.
  • Sangga punggung Anda. Sesuaikan tinggi dan sandaran kursi agar dapat menyangga punggung bagian bawah. Posisi duduk yang baik adalah tinggi lutut berada sedikit di bawah pinggang.
  • Bila perlu, gunakan bantalan kaki agar duduk menjadi lebih nyaman. Anda dianjurkan untuk menapakkan kaki di lantai dan tidak berjinjit. Selain itu, hindari menyilangkan kaki.
  • Perhatikan jarak keyboard. Jarak yang dianjurkan adalah keyboard berada 10-15 cm dari tepi meja agar pergelangan tangan tidak pegal. Selain itu, jarak mouse dianjurkan untuk tidak terlalu jauh dari tubuh Anda. Bila perlu, gunakan sandaran pergelangan tangan bila frekuensi menggunakan mouse cukup intens.
Selain menghindari duduk terlalu lama, posisi duduk yang benar dapat meminimalkan masalah kesehatan yang berkaitan dengan postur tubuh.