Efek Minuman Berenergi Bagi Tubuh

Minuman berenergi yang beredar di pasaran digambarkan sebagai minuman yang dapat membangkitkan tenaga dan gairah. Sebenarnya apa itu minuman berenergi dan bagaimana dampaknya untuk kesehatan?

Secara umum, minuman energi merupakan jenis minuman nonalkohol yang mengandung asam amino taurin, kafein, vitamin, gula, pemanis, dan bahan tambahan lainnya. Pada batas tertentu, kandungan dalam minuman tersebut aman dikonsumsi. Namun, bila melebihi batas toleransi akan mengundang berbagai risiko kesehatan.

Efek Minuman Berenergi Bagi Tubuh - Alodokter

Berikut adalah beberapa dampak kandungan minuman berenergi bagi kesehatan.

Kafein

Kafein merupakan stimulan atau perangsang sistem saraf pusat yang dapat membuat Anda lebih siaga. Enam puluh mililiter cairan minuman energi dapat mengandung 200-207 mg kafein.

Konsumsi kafein bagi orang dewasa sebaiknya tidak melebihi 400 miligram per hari. Sementara itu, batas toleransi kafein bagi remaja adalah 100 miligram per hari atau setara dengan secangkir kopi. Sedangkan anak-anak sebaiknya tidak mengonsumsi kafein secara rutin. Berikut beberapa risiko yang berkaitan dengan konsumsi kafein.

  • Mengonsumsi kafein secara rutin dapat menimbulkan rasa ketergantungan ringan secara psikologis untuk terus mengonsumsi. Sehingga bila konsumsi dihentikan secara tiba-tiba Anda dapat mengalami beberapa gejala, seperti resah, sakit kepala, suasana hati yang buruk, serta sulit berkonsentrasi. Gejala ini bisa berlangsung selama seharian atau beberapa hari.
  • Kelebihan dosis kafein dapat menyebabkan berbagai gejala seperti diare, demam, kesulitan bernapas, detak jantung cepat atau tidak beraturan, serta kejang.
  • Kesehatan gigi yang buruk.
  • Kadar kafein yang tinggi dapat mengurangi sensitifitas insulin, sehingga dapat meiningkatkan resiko terkena penyakit diabetes tipe 2.
  • Ibu hamil sebaiknya tidak meminum minuman berenergi karena kandungan kafeinnya dapat menimbulkan risiko keguguran.
Bagi mereka yang sensitif terhadap kafein, tetapi tidak mengetahuinya atau bagi mereka yang telah memiliki kondisi medis yang berkaitan dengan tekanan darah dan detak jantung, kelebihan kafein bisa menjadi masalah serius.

Gula

Selain tinggi kandungan kafein, minuman berenergi juga dapat mengandung kadar gula yang berlebihan. Sekaleng minuman berenergi bisa mengandung lebih dari 30 gram gula. Minuman yang tinggi kadar gula berkaitan dengan beberapa kondisi berikut.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Obesitas.
  • Kadar kolesterol tinggi.
  • Diduga dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Minuman dan makanan alternatif

Bila Anda tergolong orang yang suka mengonsumsi minuman berenergi untuk membangkitkan tenaga, batasi konsumsi harian agar tidak mengalami dampak buruk. Sebenarnya Anda dapat mengganti minuman berenergi dengan minuman atau makanan berikut yang juga dapat membantu Anda lebih bertenaga.
  • Kombinasi karbohidrat dan protein, seperti susu coklat. Anda dapat mencoba juga selai kacang dicampur smoothie pisang.
  • Minumlah air putih yang cukup, terlebih ketika Anda sedang banyak beraktifitas.
  • Konsumsi makanan yang kaya vitamin dan mineral seperti yoghurt, sayuran, buah-buahan, serta kacang-kacangan.
Bila Anda ingin membeli minuman berenergi, disarankan untuk memeriksa kandungan yang tertera pada kemasan. Selain itu, jangan berlebihan mengonsumsi minuman berenergi atau bahkan mencampurkannya dengan alkohol.