Kapan Waktu yang Tepat Untuk Kamu Menjalani Tes Kehamilan?

Bila sel telur berhasil dibuahi sperma, selanjutnya sel telur akan menempel pada lapisan rahim. Proses ini disebut dengan implantasi. Selanjutnya plasenta akan terbentuk dan menghasilkan hormon kehamilan, yaitu hormon gonadotropin chorionic (HCG). Hormon ini memasuki aliran darah dan urine. Konsentrasi HCG akan meningkat dengan cepat selama awal kehamilan, mencapai dua kali lipat tiap 2-3 hari. Kadar hormon inilah yang diukur melalui alat tes kehamilan atau testpack.

Mengecek kehamilan menggunakan testpack memang mudah, namun cara instan ini tidak selalu memberikan hasil yang akurat karena beragam faktor, salah satunya adalah waktu pengecekan yang kurang tepat.

Kapan Waktu yang Tepat Untuk Kamu Menjalani Tes Kehamilan - Alodokter

Berikut adalah tips melakukan tes kehamilan agar hasilnya lebih akurat.

Jangan melakukan tes terlalu dini

Walaupun banyak produk testpack yang mengklaim akurat mendeteksi kehamilan sejak hari pertama mengalami terlambat haid, namun sebaiknya kamu menunggu keterlambatan haid mencapai satu minggu dulu. Waktu tunggu ini diperlukan karena pada tes kehamilan yang terlalu dini sulit untuk mendeteksi HCG.

Pada nyatanya, dibutuhkan waktu 9-12 hari sejak berhasilnya proses pembuahan sel telur hingga HCG dapat terdeteksi pada urine. Namun, bila sudah tidak sabar untuk mengetahui apakah kamu hamil atau tidak, cobalah minta dokter kandungan untuk melakukan tes darah. Tes ini bisa mendeteksi lebih awal dibandingkan testpack, meski membutuhkan waktu lebih lama untuk mengetahui hasilnya karena tidak seinstan testpack.

Lakukan tes bila kamu mengalami tanda-tanda kehamilan

Selain karena menstruasi yang tidak kunjung datang, lakukanlah pemeriksaan kehamilan bila kamu mengalami tanda-tanda berikut.

  • Kram seperti nyeri haid. Implantasi juga dapat membuatmu merasa kram seolah-olah akan mengalami datang bulan. Tapi nyatanya kamu tidak juga menstruasi.
  • Flek atau bercak darah. Pendarahan ringan atau bercak adalah hal umum pada minggu-minggu awal proses implantasi. Perhatikan perbedaan tekstur, warna, dan jumlah darah yang keluar. Segera hubungi dokter bila hasil tes kamu positif, tapi kamu mengalami perdarahan.
  • Payudara terasa nyeri dan tampak lebih besar. Ini karena meningkatnya aliran darah. Pembuluh darah di balik kulit payudara mungkin akan terlihat lebih gelap dan puting terasa sakit. Kondisi ini terjadi karena pada awal kehamilan, tubuh memproduksi hormon estrogen dan progesteron yang lebih banyak sehingga terjadi perubahan fisik untuk mendukung pertumbuhan janin. Namun, kondisi payudara seperti ini tidak selalu dianggap sebagai pertanda kehamilan karena sebagian perempuan mengalami hal serupa ketika menjelang haid.
  • Tidak seperti biasanya, kamu merasa mual, kelelahan, tidak nafsu makan, serta sering buang air kecil.

Kapan saja bila kamu merasa ragu

Wanita yang aktif secara seksual sepanjang usia reproduksi, yaitu setelah puber dan sebelum menopause, memiliki kesempatan untuk hamil bahkan bila melakukan hubungan seks dengan perlindungan. Kapan saja kamu merasa ragu apakah sedang hamil atau tidak, kamu tentu boleh melakukan tes kehamilan. Untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, disarankan ketika sudah terlambat datang bulan.

Untuk lebih pastinya, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter kandungan karena terlambat haid tidak selalu berarti kehamilan, tapi bisa juga akibat pola makan yang buruk, stres, atau kondisi medis tertentu yang tidak boleh disepelekan.

Bila hasilnya positif pada hari pertama terlambat haid, usia kehamilanmu mungkin sudah sekitar dua minggu. Namun, hasil positif ini bisa saja salah, walaupun jarang terjadi. Untuk lebih memastikannya, periksakan diri kepada dokter kandungan.

Sebaliknya, hasil tes kehamilan yang negatif tidak selalu berarti bahwa kamu tidak hamil. Bisa saja kamu salah melakukan prosedur pemeriksaan atau melakukan tes terlalu dini. Selain itu, bisa juga kamu melakukan tes dengan terburu-buru sehingga tidak memberikan waktu yang cukup untuk alat testpack bisa bekerja secara optimal. Agar hasilnya lebih akurat, kamu dianjurkan untuk menggunakan urine pertama setelah bangun tidur di pagi hari. Jangan lupa untuk memerhatikan tanggal kedaluarsa alat testpack dan perhatikan petunjuk penggunaan dengan tepat.