Kulit Terlihat Mulus Berkat Waxing

Memiliki bulu yang terlalu lebat pada bagian tubuh tertentu mungkin dapat membuat Anda merasa kurang nyaman atau kurang percaya diri. Sebagai solusi, Anda dapat menghilangkan bulu-bulu yang tidak diinginkan dengan metode waxing. Metode ini dipandang lebih efektif dalam menghilangkan bulu dibandingkan metode lainnya.

Sebelum memutuskan untuk waxing, apa saja yang perlu diperhatikan?

Kulit Terlihat Mulus Berkat Waxing - Alodokter

Kelebihan Metode Waxing

Waxing bertujuan menghilangkan bulu-bulu pada tumbuh hingga ke akarnya. Setelah dilakukan waxing, rambut tidak tumbuh kembali selama 1-2 bulan. Namun, pada sebagian orang, rambut mungkin dapat tumbuh kembali dalam seminggu. Hal ini dikarenakan oleh siklus pertumbuhan rambut yang berbeda-beda pada tiap individu.

Waxing tergolong sebagai metode menghilangkan bulu yang semipermanen dan metode ini memiliki beragam manfaat dibandingkan dengan metode lain. Waxing diketahui efektif untuk menghilangkan rambut dalam jumlah besar secara sekaligus. Selain itu, waxing lebih tahan lama karena bulu tidak tumbuh hingga delapan minggu. Rambut yang tumbuh selanjutnya akan lebih lembut. Menghilangkan bulu menggunakan krim penghilang bulu atau dengan mencukurnya justru dapat membuat rambut yang tumbuh kembali nantinya menjadi kasar.

Pada dasarnya Anda dapat menghilangkan berbagai bulu di bagian tubuh mana pun yang dikehendaki, seperti seperti bulu ketiak, kaki, lengan, tangan, bulu kemaluan, bulu pada punggung, serta perut. Namun, disarankan untuk tidak melakukan waxing pada area bulu mata dan alis karena akan menimbulkan kerusakan yang relatif parah.

Kelemahan Metode Waxing

Terlepas dari keunggulannya, teknik kecantikan ini juga menyimpan kelemahan, antara lain dapat menimbulkan luka kecil pada kulit, benjolan merah, atau rambut tumbuh ke dalam, terutama jika baru pertama kali melakukan waxing. Teknik waxing yang menggunakan kain atau kertas strip dapat terasa menyakitkan, terutama pada daerah yang sensitif. Oleh karena itu, sebaiknya waxing dilakukan oleh pakar estetika yang berlisensi dan menggunakan teknik yang disesuaikan dengan kondisi Anda.

Beragam Teknik Waxing

Berikut adalah beberapa teknik waxing yang dapat dipilih, tentunya sesuai kondisi Anda dan rekomendasi dari pakar estetika.
  • Persian waxing

Teknik waxing dengan menggunakan gula ini cenderung lebih disukai karena lebih nyaman, tidak terlalu sakit, dan dapat menghilangkan banyak bulu pada area yang luas, serta bersifat antibakteri. Teknik ini sudah dikenal sejak 1900 SM. Awalnya, teknik ini menggunakan madu sebagai sumber gula untuk waxing, namun seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, makin banyak variasi produk gula yang digunakan untuk waxing. Meski begitu, terdapat perbedaan mendasar antara produk instan yang dijual di pasaran dengan buatan tangan profesional.

Pada dasarnya gula bersifat hypoallergenic atau rendah risiko alergi, tetapi bagi mereka dengan kulit yang lebih sensitif, teknik ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Oleh karena itu, sebaiknya teknik ini dilakukan oleh pakar estetika.

  • Brazilian waxing

Teknik ini digunakan untuk menghilangkan bulu pada kemaluan secara menyeluruh. Anda bisa memilih apakah ingin meninggalkan sedikit bulu pada kemaluan atau menghilangkannya sama sekali. Sebagian orang menginginkan waxing dengan teknik ini untuk alasan kebersihan maupun ingin tampil lebih seksi dan percaya diri.

  • Waxing dengan lilin keras

Teknik ini cocok bagi mereka yang memiliki kulit sensitif serta rambut yang lebih halus. Waxing dengan lilin keras tidak menggunakan kain atau kertas strip. Pada teknik ini, lilin diaplikasikan cukup tebal dan akan mengeras ketika dingin. Saat keras, terapis dapat lebih mudah mengangkat lilin tanpa bantuan kain atau kertas strip. Teknik ini lebih nyaman karena tidak menyakitkan jika dibandingkan dengan waxing menggunakan lilin lembut.

  • Waxing menggunakan kain atau kertas stip

Pertama-tama, kulit akan dibaluri dengan lilin tipis. Selanjutnya diletakkan kain atau kertas strip pada daerah yang sudah dibaluri lilin. Kain atau kertas strip kemudian dengan cepat dicopot, melawan arah tumbuhnya rambut, sebisa mungkin sejajar dengan kulit untuk menghindari trauma pada kulit, seperti memar, kerusakan pada pembuluh darah kapiler, rambut tumbuh ke dalam yang disebabkan oleh trauma folikel rambut, dan kulit terangkat. Rambut akan terangkat bersamaan dengan dicopotnya kain atau kertas strip.

Kondisi Anda Tidak Cocok Untuk Melakukan Waxing?

Bagi mereka yang memiliki kondisi berikut cenderung rentan untuk mengalami kulit robek selama proses waxing.
  • Memiliki penyakit lupus atau autoimun dan sedang menjalani pengobatan.
  • Sedang menjalani pengobatan untuk mengencerkan darah.
  • Memiliki kulit yang terbakar sinar matahari.
  • Mengonsumsi obat-obatan steroid atau prednisone.
  • Menderita penyakit kulit kronis, seperti psoriasis, eksim, atau lainnya.
  • Baru saja melakukan bedah kosmetik.
  • Baru saja melakukan perawatan menggunakan laser.
  • Memiliki varises yang parah pada kaki.
  • Memiliki kulit yang sangat sensitif.
Bila Anda termasuk kelompok orang yang tidak cocok untuk melakukan metode ini atau memiliki risiko tinggi seperti pada kondisi di atas, sebaiknya jangan memaksakan diri untuk menjalani perawatan waxing. Selain itu, untuk memastikan keamanan kesehatan, waxing harus dilakukan oleh pakar estetika yang memiliki lisensi.