Lakukan 7 Hal ini setelah Tahu Kamu Hamil

Ketika akhirnya kamu tahu bahwa kamu sedang hamil, perasaan yang muncul mungkin akan bercampur aduk. Apa pun yang kamu rasakan, entah terkejut, bingung dan marah, ataupun senang dan antusias, semuanya adalah normal. Normal karena terdapat faktor perubahan hormon yang ikut berkontribusi sehingga menjadikanmu lebih emosional. Bukan hanya kamu, perasaan pasanganmu juga bisa bercampur aduk. Oleh karena itu, ajak bicara si Dia secara baik-baik sambil mengungkapkan perasaanmu. Di lain sisi, berikan pula kesempatan untuk mengungkapkan perasaannya.

Jangan khawatir, perasaanmu akan berubah seiring waktu karena calon buah hati akan lebih menyita perhatianmu. Lakukan persiapan yang baik untuk menyambut si Kecil agar nanti dia terlahir dan berkembang dengan sehat dan ceria.

Lakukan 7 Hal ini setelah Tahu Kamu Hamil - Alodokter

Berikut adalah beberapa hal yang bisa kamu lakukan setelah tahu kamu hamil.

Kenali tanda-tanda bahaya kehamilan

Seiring tumbuhnya janin di dalam rahimmu, kamu mungkin merasakan kram ringan. Jangan diabaikan, melainkan kamu disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter kandungan, setidaknya sebagai langkah pencegahan. Pada kondisi yang lebih parah, segera cari pertolongan medis darurat bila kamu mengalami kram yang disertai perdarahan.

Perhatikan kesehatanmu dan bayimu

Terapkan pola makan yang sehat, cukupi waktu istirahat, dan lakukan olahraga ringan setidaknya 30 menit per hari. Selain itu, pastikan kamu mendapat cukup asupan asam folat. Asam folat atau vitamin B9 merupakan nutrisi penting yang bertugas melindungi janin dari gangguan fungsi otak dan saraf tulang belakang. Kebutuhan asam folat harianmu adalah sekitar 400 mikrogram (mcg). Kamu bisa mendapatkan suplemen asam folat ataupun suplemen khusus ibu hamil di apotek atau toko obat. Meski begitu, utamakan untuk berkonsultasi kepada dokter sebelum mengonsumsi suplemen.

Satu hal lagi yang paling terlihat saat kamu hamil adalah berat badan yang bertambah. Pertambahan berat tubuh dapat berbeda pada tiap orang, namun biasanya berkisar antara 11-16 kg. Untuk lebih pastinya, kamu bisa berkonsulitasi kepada dokter mengenai berapa pertambahan bobot tubuh yang ideal untukmu.

Pilih dokter atau bidan

Kamu perlu mengunjungi dokter atau bidan untuk perawatan prenatal saat kandunganmu paling tidak sudah berusia dua bulan. Namun, tidak ada salahnya untuk mulai mencari informasi mengenai dokter atau bidan sedini mungkin. Kamu bisa meminta saran dari orang-orang terdekat atau mencari informasi tentang rumah sakit serta dokter atau bidan di internet. Pilihlah dokter atau bidan yang sesuai dengan kebutuhanmu dan mudah dijangkau.

Jangan lewatkan langkah ini karena perawatan prenatal sangat penting. Dengan rutin melakukan pemeriksaan dan mengikuti panduan dokter, kesehatanmu dan bayimu dapat terpantau dengan baik. Pada kunjungan pertama biasanya akan dilakukan pemeriksaan panggul untuk mengetahui ukuran dan bentuk rahim. Selain itu, dokter mungkin juga mengambil sampel darah dan urine. Sampel darah dapat digunakan untuk mengetahui golongan darah, jumlah sel darah, apakah kamu mengalami anemia, serta apakah ada infeksi penyakit seperti sifilis, hepatitis, atau HIV. Sementara itu, sampel urine dapat digunakan untuk mengetahui apakah kadar gula darahmu tinggi, kadar protein tinggi, serta apakah ada infeksi bakteri. Selain pemeriksaan tersebut, kamu juga mungkin memerlukan pemeriksaan dengan ultrasonografi (USG) maupun tes lainnya.

Hitung tanggal melahirkan

Hal ini bertujuan mengetahui perkiraan tanggal kelahiran. Selain itu, perhitungan ini juga digunakan untuk memantau apakah tumbuh kembang janin telah berjalan dengan baik. Kamu bisa menggunakan kalkulator kehamilan untuk mengetahui perkiraan kapan buah hati tercinta bisa bertemu denganmu. 

Hindari pantangan ibu hamil

Seperti apa pantangan yang dimaksud di sini? Misalnya sembarangan minum obat yang dibeli di apotek, terlalu banyak mengonsumsi minuman berkafein dan beralkohol, merokok, mengonsumsi daging yang tidak matang, dan susu yang belum dipasteurisasi.

Pulihkan dirimu dari morning sickness

Morning sickness adalah kondisi mual dan muntah yang biasanya terjadi di masa-masa awal kehamilan, biasanya selama trismester pertama. Kondisi ini bisa terjadi pada pagi, siang, malam, atau bahkan sepanjang hari. Untuk mengurangi rasa mual, makanlah dalam porsi sedikit tapi sering. Cobalah makanan yang tidak membuatmu mual, seperti biskuit tawar atau roti tawar. Bila kamu terus merasa mual atau muntah sehingga menjadikan makanan sulit masuk ke perutmu, konsultasikan dengan dokter. Bisa jadi kamu mengalami kondisi yang lebih berat dari morning sickness biasa, yaitu hiperemesis gravidarum.

Lakukan vaksinasi flu

Ibu hamil yang terinfeksi virus flu dapat menghadapi peningkatan risiko komplikasi dan berisiko harus menjalani perawatan di rumah sakit. Ibu hamil disarankan untuk mendapat vaksinasi flu. Konsultasikan kepada doktermu tentang vaksin yang diperlukan selama masa kehamilan.

Seiring bertambahnya usia kehamilan, tubuhmu akan beradaptasi demi bisa memenuhi kebutuhan si Buah Hati. Jadi, jangan kaget bila kulitmu menjadi lebih gelap, rambutmu menebal, dan mungkin akan disertai kemunculan jerawat. Makin bertambah usia kandungan, tubuhmu akan makin banyak mengalami perubahan, seperti muncul stretch marks, pergelangan kaki bengkak, dan varises. Selain itu, payudaramu pun dapat membesar hingga bra lama tidak muat lagi. Pakailah bra khusus ibu hamil agar kamu tetap nyaman.