Relaksasi Menyehatkan Dengan Sauna

Sauna adalah ruangan dengan suhu panas yang digunakan selama 15-20 menit agar tubuh mengeluarkan keringat serta mempercepat metabolisme. Sauna merupakan salah satu cara relaksasi tubuh yang diduga bermanfaat untuk jantung.

Secara umum terdapat dua jenis sauna, yaitu sauna menggunakan infra merah dan sauna konvensional.

Relaksasi Menyehatkan Dengan Sauna - Alodokter

Sauna konvensional menggunakan pemanas ruangan untuk memanaskan udara. Sementara itu, sauna dengan infra merah menggunakan energi cahaya untuk memanaskan suhu tubuh tanpa meningkatkan suhu udara. Berbagai material lainnya juga digunakan untuk sauna dengan infra merah, seperti serat karbon aktif, arang, dan material lain. Sauna dengan infra merah biasanya menghasilkan suhu yang lebih rendah dari sauna konvensional.

Suhu dalam ruang sauna yang bisa mencapai 85°C dapat meningkatkan suhu kulit menjadi sekitar 40°C dalam beberapa menit saja. Karena suhu yang panas, tubuh akan memicu keluarnya keringat, bahkan meningkatkan denyut nadi hingga tiga kali lipat. Peningkatan denyut nadi memungkinkan jantung memompa darah hingga dua kali lipat jumlahnya.

Manfaat yang Bisa Didapatkan dari Sauna

Sauna bermanfaat sebagai sarana relaksasi dari depresi ringan. Sauna dipercaya dapat meringankan gejala pilek, walau hanya untuk sementara. Sauna juga diduga dapat memperbaiki ketahanan tubuh saat olahraga karena efektif dalam meningkatkan toleransi tubuh terhadap suhu panas.

Beberapa studi menemukan bahwa terapi menggunakan sauna dengan infra merah dapat bermanfaat membantu perawatan masalah kesehatan, seperti gagal jantung kongestif, rheumatoid arthritis, serta tekanan darah tinggi. Selain itu, belum ditemukan efek merugikan dari penggunaan sauna dengan infra merah. Namun, masih diperlukan penelitian yang lebih menyeluruh untuk mengetahui apakah sauna dengan infra merah benar-benar efektif dalam membantu pengobatan pasien gagal jantung kongestif, rheumatoid arthritis, serta tekanan darah tinggi.

Penelitian lain menemukan bahwa melakukan sauna selama lebih dari 20 menit sebanyak 2-3 kali dalam seminggu dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung kardiovaskular pada pria. Meski begitu, masih diperlukan penelitian yang lebih luas untuk mengkonfirmasi temuan ini.

Siapa Saja Yang Diperbolehkan Sauna

Sauna aman dilakukan oleh orang-orang berkondisi kesehatan normal serta memiliki tubuh yang fit. Sauna juga aman dilakukan oleh penderita penyakit arteri koroner yang stabil. Namun, sauna tidak dianjurkan untuk pasien dengan kondisi angina yang tidak stabil, ritme jantung yang tidak normal, tekanan darah yang tidak terkontrol, memiliki masalah dengan katup jantung, serta pasien gagal jantung tingkat lanjut.

Jika Anda berminat untuk melakukan sauna, perhatikan rambu-rambu berikut.

  • Sebelum sauna, mandilah dengan air hangat. Hal ini membantu berkeringat lebih cepat selama sauna.
  • Disarankan jika melakukan sauna lebih dari 20 menit, persiapkan kondisi cairan tubuh Anda karena kondisi ini berisiko memicu dehidrasi.
  • Bila selama melakukan sauna Anda merasa sakit atau kurang fit, segera sudahi sauna.
  • Setelah sauna, minum 2-4 gelas air putih, disarankan untuk menghindari air hangat.
  • Sebelum dan setelah sauna, jangan mengonsumsi minuman beralkohol serta obat-obatan yang dapat membuat tubuh panas atau obat yang dapat berdampak kepada produksi keringat.
  • Perhatikan kelembapan selama sauna. Penambahan air ke dalam pemanas akan meningkatkan kelembapan sehingga keringat menjadi lebih banyak.

Walau sauna diduga bermanfaat untuk kesehatan jantung, penderita penyakit jantung perlu berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter sebelumnya. Selain itu, pria juga mungkin perlu berhati-hati. Ada penelitian lain yang menunjukkan bahwa melakukan sauna berkaitan dengan kehilangan kesuburan pada pria hingga dua bulan.