Takut Melahirkan? Ini Caranya Agar Kamu Merasa Lebih Kuat

Proses melahirkan biasanya mengundang kecemasan, terutama untuk yang pertama kali. Namun, jangan sampai ketakutan dan kecemasan itu melemahkan perjuangan Bunda untuk bisa bertemu dengan Si Mungil. Yuk, simak beberapa tips berikut agar kamu bisa kuat untuk melahirkan.

Wajar bila kamu diserang berbagai kekhawatiran menghadapi persalinan. Mulai dari takut rasa sakit selama persalinan, takut harus operasi Caesar, bahkan kekhawatiran lain seperti terlambat sampai di rumah sakit, dan sebagainya.

Beautiful pregnant woman touching her belly while lying on a bed

Menghindari Ketakutan Berlebihan

Berikut jawaban atas tiga ketakutan dan kekhawatiran yang sering dipertanyakan menjelang persalinan. Jangan khawatir, bukan kamu saja yang merasakannya.

  • Takut bila ternyata nantinya harus operasi caesar. Sebagian ibu takut dengan nyeri pascaoperasi, lamanya waktu untuk pemulihan, serta bahaya luka operasi. Risiko operasi caesar memang bukan tidak ada, namun biasanya risiko yang dikhawatirkan tergolong rendah. Sebaiknya Tanya apakah ada alternatif lain selain operasi Caesar. Jika tidak, maka percayakan saja kepada dokter bahwa itu adalah langkah terbaik, jika langkah ini direkomendasikan.
  • Takut proses melahirkan terlalu cepat. Tenang saja, proses persalinan umumnya tidaklah berlangsung secepat itu. Terutama pada persalinan pertama. Kecil kemungkinan bayi lahir sebelum sampai di rumah sakit atau sebelum dokter kandungan datang. Namun, bila hal ini menjadi perhatian, kamu bisa mengantisipasi dengan mengetahui tanda-tanda melahirkan sudah dekat.
  • Takut terhadap nyeri saat persalinan. Wajar jika ibu hamil merasa cemas terhadap nyeri yang akan dihadapi saat proses persalinan. Akan tetapi, hal ini dapat diantisipasi dengan berdiskusi pada dokter kandungan mengenai pilihan obat-obatan anti nyeri.
Menurut seorang ahli, jangan semata-mata mengandalkan serangkaian rencana persalinan yang terperinci utuk menekan rasa takut atau khawatir. Sebab, nantinya Sang Bayi yang akan mengendalikan hampir seluruh proses persalinan. Lebih baik Bunda membayangkan kebahagiaan saat bertemu dengan makhluk kecil yang selama ini hidup di dalam tubuh Bunda.

Tips Mempersiapkan Diri sebelum Melahirkan

Selain optimis dan berpikir positif, cobalah beberapa tips berikut untuk membantumu lebih kuat untuk melahirkan.

  • Ciptakan lingkungan yang membuatmu nyaman. Misalnya, membawa bantal dan sprei kesukaan, memutar lagu favorite yang sesuai, apakah kamu nyaman melahirkan bersamaan dengan pasien lain, dan sebagainya. Bila kamu rileks, tahap persalinanmu dapat berjalan lebih cepat.
  • Diskusikan tentang pemasangan infus dan alternatifnya dengan dokter. Infus tidak mutlak diperlukan dalam proses persalinan normal. Sebagai alternatif infus, obat dimasukkan melalui kateter intravena khusus yang dipersiapkan jika nantinya kamu memerlukan obat atau suntikan. Namun, bila kamu merencanakan suntik epidural, kemungkinan besar akan dipasangi infus.
  • Makan dan minum sebelum ke rumah sakit. Tubuh yang cukup cairan dan nutrisi akan menjadikanmu lebih kuat dalam melalui persalinan.
  • Mandi atau berendam untuk membantu meringankan nyeri kontraksi. Rumah sakit biasanya menyediakan kamar mandi di dalam kamar inap yang bisa kamu gunakan. Bahkan ada pula yang menyediakan bak mandi untuk berendam alias bath tub. Bila kamu memutuskan untuk mandi setelah dipasang kateter infus, coba gunakan sarung tangan karet yang digunting di bagian ujung-ujung jari untuk mencegah kateter basah.
  • Sediakan semangkok es batu dengan handuk yang direndam. Bila kamu sudah memasuki tahap persalinan aktif, kamu mungkin menjadi kegerahan. Minta suster atau pasangan untuk mengompres kening, dada, atau tengkuk dengan handuk dingin. Langkah ini bisa sangat membantu Bunda lebih kuat berjuang ketika mengejan.

Selain itu, agar tubuhmu kuat menjalani serangkaian tahap persalinan, siapkan tubuhmu sejak dini dengan senam hamil. Bahkan mempersiapkan tubuh untuk kuat ketika melahirkan bisa juga dimulai dari sebelum hamil dengan melakukan olahraga yang berfokus pada kekuatan otot perut. Olahraga yang dapat membantumu kuat saat mengejan nantinya salah satunya senam pilates.

Apabila kamu masih memiliki kekhawatiran, diskusikan dengan doktermu. Jika perlu, terlebih dahulu catat hal-hal yang ingin kamu tanyakan secara lebih terperinci. Penting memiliki pemahaman yang sama antara dokter dan pasien agar dapat meredam ketakutan yang berlebihan.