Turunkan Berat Badan dengan Mendengarkan Suara Mengunyah

Makanan memiliki ciri khas pada aroma, warna, tekstur, temperatur, rasa, dan bahkan suara yang timbul ketika sedang dikunyah. Makan dengan kesadaran penuh pada apa yang kita makan dan bagaimana ciri khas makanan tersebut bisa membuat kita merasa lebih puas dan merasa cukup dengan apa yang kita makan, sehingga mencegah kita makan banyak atau tidak terkontrol. Cara makan seperti ini bisa kita terapkan sebagai bagian dari pola makan sehat yang salah satu manfaatnya adalah menjaga berat tubuh agar ideal.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang lebih menyadari saat dia makan, termasuk mendengar suara saat mengunyah, cenderung makan lebih sedikit. Sebaliknya, makan sambil menonton televisi atau mendengarkan musik dengan suara keras dikatakan dapat membuatmu makan lebih banyak dari porsi yang seharusnya.

Turunkan Berat Badan dengan Mendengarkan Suara Mengunyah - Alodokter

Suara televisi maupun musik dapat meredam suara kunyahanmu. Tanganmu terus menyuapi makanan ke mulut, sedangkan mata dan telingamu teralih kepada hal yang lain. Tanpa disadari, piringmu telah kosong tanpa kamu nikmati, tanpa kamu rasakan atau tanpa menyadari aromanya. Kalau sudah begini, maka yang tersisa adalah rasa ketidakpuasan. Untuk memuaskanmu, kamu pun makan lagi dan lagi.

Seorang pakar yang terlibat dalam penelitian tersebut mengungkapkan bahwa suara kunyahan merupakan rasa makanan yang sering kali kita lupakan, padahal suara makanan tetaplah penting. Apa nikmatnya minuman soda tanpa bunyi desisnya yang khas atau wortel tanpa suara renyah. Di samping itu, kita bisa mengurangi konsumsi jika lebih meresapi kegiatan makan termasuk menikmati suara makanan yang sedang dikunyah.

Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa bila kita tidak memerhatikan seberapa banyak makanan yang sudah masuk ke mulut, kita bisa jadi makan lebih banyak. Ingatlah bahwa kuncinya kita makan bukan hanya menggunakan mulut, tapi panca indera lain termasuk mata dan telinga perlu diajak menikmati makanan juga. Ini merupakan langkah paling sederhana untuk mencegah makan berlebih yang bisa mengundang naiknya berat badan tidak terkendali.

Bagaimana Caranya Menikmati Bunyi Makanan?

Kita sering kali kurang menyadari pesan dari tubuh kita sendiri, dari jantung kita, dan bahkan dari sel-sel dalam tubuh kita. Dengan makan penuh kesadaran, kita terbantu untuk belajar mendengarkan tubuh sendiri, seperti kemunculan rasa lapar dan rasa cukup. Dengan begitu, kita menjadi lebih mengenal rasa lapar serta bagaimana cara terbaik untuk memberi makan tubuh kita.

Sebagai permulaan, kamu bisa mencoba tips berikut:

  • Cobalah menyeruput minuman dan perhatikan seluruh perasaan yang timbul dari tiap tegukannya mengenai bagaimana rasanya, temperatur, dan semua ciri khasnya.
  • Usahakan untuk menghentikan segala kegiatanmu ketika makan.
  • Bila kamu dikejar tenggat waktu tugas sehingga kamu harus makan dengan sambil membaca, mengetik atau lainnya, cobalah untuk melakukannya secara bergantian. Ketika menyuap makanan, hentikan aktivitasmu sejenak untuk menaruh perhatian pada makananmu lalu kembali bekerja, dan seterusnya.
  • Ketika makan bersama teman atau keluarga, minta mereka agar makan dalam keheningan untuk beberapa saat setelah suapan pertama. Nikmati kenikmataannya dan coba bayangkan bahwa untuk bisa makan sepiring sajianmu itu, banyak orang yang telah menyiapkannya sebelum makanan itu bisa disajikan.
Bila mau makan dengan penuh kesadaran, curahkan perhatianmu kepada pengalaman makan dan minum dari dalam dan luar tubuh kita. Nikmati tiap suara kunyahan, warna, aroma, tekstur, dan rasanya. Sadari di bagian tubuh mana kita merasa lapar dan di bagian mana kita merasa puas, serta bagaimana rasanya setengah kenyang.

Makan dengan penuh kesadaran mungkin memang bisa membuatmu tidak makan banyak, tapi kamu tetap perlu memerhatikan apa yang masuk ke perutmu. Pastikan kamu memilih makanan dan minuman sehat juga, ya.