Ada 5 Manfaat Berenang yang Bermanfaat bagi Ibu Hamil

Pada dasarnya, semua jenis latihan aerobik dapat memberikan manfaat kesehatan untuk ibu hamil dan janin di kandungan. Ini karena latihan aerobik ringan mulai dari berjalan, berlari joging, senam aerobik, hingga berenang, berpotensi memperkuat jantung dan membuat kerja jantung lebih efisien dalam memompa darah. Pada akhirnya, bermanfaat baik dalam memperbaiki sirkulasi darah ke seluruh tubuh dan meningkatkan kadar oksigen dalam darah. Lalu, apa latihan aerobik terbaik untuk ibu hamil? Jawabannya adalah berenang!

Berenang merupakan latihan yang ideal sepanjang masa-masa kehamilan karena selain kecilnya risiko untuk mengalami cedera, tidak ada risiko Bunda bisa terjatuh menghantam perut dan melukai janin. Selain itu, berolahraga di air memungkinkan Bunda bebas bergerak tanpa menekan sendi-sendi. Secara umum, berenang aman dilakukan kapan saja selama masa-masa kehamilan, bahkan di bulan kesembilan sekalipun.

Ada 5 Manfaat Berenang yang Bermanfaat bagi Ibu Hamil - Alodokter

Sebagai salah satu latihan yang baik dan paling aman untuk ibu hamil, berikut adalah beberapa manfaat kesehatan berenang.

1. Melemaskan kembali ketegangan punggung.

Seiring perut yang membesar, tulang belakang dan bahu akan bergerak maju dan memiringkan panggul keluar dari posisi idealnya. Hal ini dapat meningkatkan beban pada punggung. Namun berkat rutin latihan berenang, beban ini dapat berkurang. Selain itu, otot-otot yang menjadi lebih kuat salah satunya dikarenakan berenang melibatkan otot dalam kelompok besar, yaitu lengan dan kaki.

2. Membantu ibu hamil menjaga berat badan tetap ideal.

3. Meredakan pembengkakan di lengan dan kaki.

4. Latihan berenang tidaklah membebani fisikmu dan membuatmu kelelahan.

Daya apung air memungkinkan Bunda bergerak secara leluasa tanpa terbebani oleh pertambahan berat badan. Di dalam air, Bunda bahkan bisa mengambil posisi telentang tanpa berisiko terjadi gangguan aliran darah.

5. Menjadikan berenang sebagai kegiatan pertama di pagi hari dapat mencegah mual dan mengisi energimu.

Namun, jangan memaksakan diri bila bau kaporit dari kolam renang membuatmu mual maupun tidak nyaman pada kulit atau mata. Bila memungkinkan, berenanglah di kolam air asin, tapi bukan di laut atau danau karena bakteri dan kuman dapat menyebabkan penyakit.

Tips Keselamatan Berenang Untuk Ibu Hamil

Bagi Bunda yang sebelumnya suka berenang, hobi ini cocok untuk dilanjutkan semasa mengandung, Di lain sisi, bagi yang belum terbiasa, tidak ada salahnya untuk mencoba olahraga ini mulai dari sekarang. Namun sebelum itu, pastikan Bunda memilih kolam renang yang tingkat kebersihan dan keamanannya terjamin. Lebih mahal tidak masalah jika dibandingkan dengan manfaat yang bisa didapatkan Bunda dan bayi di kandungan, bukan? Mari kita ikuti beberapa petunjuk keselamatan berenang berikut.

  • Bila sebelum hamil Bunda tidak aktif berolahraga, jangan langsung berolahraga dalam porsi berat. Mulailah tiga sesi seminggu dengan tiap sesi cukup 15 menit saja. Secara bertahap, latihan bisa ditingkatkan menjadi empat sesi seminggu, masing-masing 30 menit. Kalau tidak bisa selama itu, berapa pun lamanya lebih baik daripada tidak sama sekali. Latihan tidak harus berat untuk bisa menjadi bermanfaat.
  • Lakukan pemanasan sebelum berolahraga dan pendinginan sesudahnya.
  • Ketika berenang, lakukan gerakan yang terasa nyaman dan tidak membuat tegang pada area leher, bahu, atau otot punggung. Gaya dada adalah pilihan yang baik karena tidak melibatkan rotasi batang tubuh atau perut. Bagi yang memiliki kickboard (papan renang kecil), gunakan alat ini untuk membantu memperkuat otot-otot kaki dan bokong.
  • Hati-hati saat memasuki air, berpeganganlah pada pagar atau pinggir kolam untuk keseimbangan dan mencegah tergelincir. Hindari terjun dengan kepala terlebih dahulu atau melompat ke dalam air. Hindari kolam air panas dan sauna.
  • Hati-hati juga ketika keluar dari kolam, gunakan alas kaki antilicin agar tidak terpeleset.
  • Cukupi kebutuhan air. Minumlah segelas sebelum berenang, segelas setelah berenang, dan satu gelas tiap 20 menit latihan. Silakan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing karena bila cuaca sedang panas, upayakan untuk meminum air putih lebih banyak guna memastikan tubuh tetap terhidrasi secara optimal.
  • Gunakan baju renang ibu hamil agar perut terasa nyaman.
  • Jika otot terasa sakit, cobalah berjalan ke ujung kolam yang dangkal, dan jangan berenang. Ketika berjalan, gerakkan tanganmu melalui air. Beristirahatlah sebanyak mungkin.
Setelah mencoba berenang, Bunda mungkin menyukainya karena air akan mendukung berat badan yang meningkat. Namun, jangan lakukan scuba diving, karena bayi tidak memiliki perlindungan terhadap kondisi dekompresi dan emboli gas (gelembung gas dalam aliran darah).