Ada Lima Cara Membuat Otak Tetap Sehat

Jika ada bagian yang begitu penting bagi tubuh, maka otak jawabannya. Otak berfungsi menerima, menerjemahkan, sekaligus membimbing tubuh untuk merespons segala informasi dari panca indera manusia. Fungsi-fungsi vital tubuh, seperti bernapas, memonitor tekanan darah, hingga pelepasan hormon juga mengandalkan otak.

Sayangnya, otak tidak bisa melawan proses alamiah tubuh manusia, yaitu penuaan. Makin bertambah usia seseorang, makin menurun kemampuan otak. Tapi bisakah manusia mempertahankan kemampuan otak agar tetap optimal?

ada lima cara membuat otak tetap sehat - alodokter

Banyak sekali gangguan dan penyakit yang bisa berefek buruk bagi kesehatan otak sekaligus memengaruhi kemampuan otak. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan agar otak tetap sehat dan berfungsi optimal.

  • Cukupi kebutuhan nutrisi otak

Lindungi otak dari kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas dengan makanan yang mengandung antioksidan, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan ikan. Cukupi juga kebutuhan asam omega-3 yang bisa didapat dari ikan salmon dan sarden. Zat ini sangat penting dalam mengurangi level tekanan darah dan kolesterol, meminimalkan peradangan pada otak, serta menjaga optimalisasi otak.

Jangan lupa akan peran asam folat, vitamin B6, dan B12 yang mampu mengurangi level homosistein. Zat terakhir dituding bertanggung jawab terhadap meningkatnya risiko terkena demensia. Untuk itu, konsumsilah sayuran berdaun hijau, sereal, dan biji-bijian.

Segera hentikan mengisap rokok karena merokok membuat bagian penting dari otak, yaitu bagian korteks, kian gampang menipis. Korteks sendiri berperan penting karena merupakan lokasi otak untuk berpikir terkait ingatan, bahasa, dan persepsi.

Selain itu, rokok juga bertanggung jawab terhadap beberapa penyakit terkait otak seperti stroke, pembengkakan pembuluh darah di otak, dan demensia.

  • Olahraga teratur

Olahraga dapat memperbaiki kinerja pembuluh darah kecil dalam mengantarkan darah yang kaya oksigen menuju otak. Pertumbuhan sel baru dan konektivitas antarsaraf dalam otak juga akan lebih optimal dengan olahraga teratur.

Selain itu, olahraga bermanfaat untuk mengurangi tekanan darah, mengurangi kolesterol jahat, melawan diabetes, dan mengurangi stres. Keuntungan tersebut dengan sendirinya akan membantu kesehatan otak dan tubuh secara keseluruhan. 

  • Perhatikan kolesterol, tekanan darah, dan gula darah

Tingginya tingkat kolesterol dikombinasikan dengan tekanan darah tinggi dan gula darah yang tidak terkontrol sangat terkait dengan risiko seseorang terkena Alzheimer, pembengkakan pembuluh darah otak, dan stroke. Melimpahnya kolesterol buruk juga akan membuat seseorang kian mudah terserang demensia.

Timbunan kolesterol akan memicu terbentuknya plak di dalam pembuluh darah arteri sehingga suplai oksigen ke otak berkurang. Selanjutnya kondisi ini dapat membuat sel otak rusak hingga berakibat kematian. Stroke sebagai salah satu komplikasi lainnya dapat menimbulkan gangguan pada kemampuan bicara, melihat, atau bergerak tergantung bagian otak mana yang diserang.

  • Lindungi kepala saat beraktivitas

Melindungi kepala dengan helm saat mengendarai sepeda motor wajib dilakukan untuk menghindari cedera kepala yang parah jika terjadi kecelakaan. Memakai sabuk pengaman dan memastikan keamanan kendaraan juga penting dilakukan agar kepala terhindar dari kecelakaan fatal.

Yang wajib diketahui adalah cedera kepala yang parah saat muda meningkatkan risiko kerusakan kemampuan kognitif seseorang ketika tua. Cedera kepala juga bisa mengakibatkan seseorang mengidap epilepsi.

Pada dasarnya tubuh kita telah melindungi otak mulai dengan adanya tulang tengkorak yang keras, jaringan berupa selaput kokoh yang disebut meninges, hingga bantalan berupa cairan dalam meninges. Meski demikian, otak tetap bisa mengalami kerusakan, berisiko terkena penyakit, bahkan mengalami penurunan fungsi. Maka dari itu, jagalah otak sebisa mungkin agar kualitas hidup kita tetap maksimal.