Alergi Dapat Memicu Sinusitis?

Reaksi alergi kerap mengganggu saluran pernapasan pada sebagian orang. Tidak hanya itu, alergi juga dapat memicu gangguan lain, seperti sinusitis.

Reaksi alergi adalah ketika sistem imunitas tubuh melakukan kontak dengan objek-objek penyebab alergi. Terdapat beragam reaksi yang dihasilkan oleh tubuh, antara lain gangguan pada saluran pernapasan dan sinus. Sinus adalah rongga-rongga berisi udara di kerangka kepala kita yang terletak di belakang dahi dan tulang pipi.

alergi dapat memicu sinusitis - alodokter

Dari alergi menjadi sinusitis

Pada saat alergi tidak tertangani dengan baik, maka sinus berpotensi mengalami peradangan dan tidak mampu mengeluarkan  cairan yang menumpuk. Kondisi ini membuat sinus menjadi tempat yang cocok untuk mikroorganisme berkembangbiak sehingga menyebabkan infeksi atau sinusitis.

Dengan alergi dan peradangan akibat sinusitis, cairan makin menumpuk di dalam lubang-lubang sinus dan dapat menyebabkan gejala, berupa rasa sakit pada wajah penderitanya. Gejala sinusitis lain yang kerap dikeluhkan, antara lain mampat pada hidung, pusing dan berkurangnya kemampuan hidung untuk mencium bau serta kemampuan lidah untuk merasakan.

Jika sinusitis disebabkan oleh bakteri dan tergolong tidak ringan, antibiotik dari dokter diperlukan untuk menyembuhkan infeksi dan mencegah komplikasi lanjutan.

Sinusitis akut biasanya terjadi hingga tiga minggu. Untuk sinusitis yang terjadi lebih dari tiga minggu disebut sinusitis kronis. Alergi dapat menjadi pemicu dua kondisi sinusitis tersebut, dengan kondisi jika sejak awal tidak ditangani dengan baik.

Untuk mendiagnosis sinusitis, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik sekaligus bertanya mengenai gejala yang dirasakan. Dokter juga kemungkinan akan menggunakan X-ray pada hidung atau meminta sampel dari cairan hidung Anda untuk mengecek keberadaan bakteri.

Cara-cara Menangani Sinusitis Akibat Alergi

Untuk kasus sinusitis akibat alergi, penyebab utama alergi harus diatasi terlebih dahulu. Perawatan sinusitis dapat dilakukan di rumah, namun jika gejala berlanjut harus segera berkonsultasi dengan dokter.
  • Inhalasi uap panas. Hirup uap dari mangkuk berisi air panas dengan sebuah handuk di kepala. Inhalasi ini akan membantu mengencerkan lendir pada hidung sehingga lebih mudah dikeluarkan dan agar tidak terendap di dalam sinus.
  • Mengairi hidung dengan air larutan garam dengan alat penyemprot hidung. Saat melakukannya, miringkan kepala ke arah kanan dan kiri, masing-masing selama 10 detik. Kemudian, pencet hidung dan condongkan kepala ke arah depan selama 10 detik. Ini akan membantu mengeluarkan cairan pada hidung.
  • Jika gejala berlanjut, konsultasikan dengan dokter untuk memperoleh obat antibiotik yang sesuai.
  • Untuk mengatasi kondisi sinusitis yang berkelanjutan, tindakan yang dapat dilakukan yaitu operasi untuk mengangkat jaringan yang bermasalah, polip, dan penyedotan cairan dari sinus.
Reaksi alergi merupakan hal alami yang terjadi pada tubuh, namun jangan sampai menimbulkan gangguan tambahan, seperti sinusitis. Segera lakukan penanganan dan hubungi dokter jika gejala terus berlanjut. Setelah sinusitis ditangani, hindari semaksimal mungkin penyebab alergi Anda.