Aman Berkendara dengan Kursi Mobil Khusus Bayi

Menempatkan bayi dalam kursi mobil yang didesain khusus untuknya dapat mengurangi risiko cedera dan meninggal akibat kecelakaan hingga 70 persen.

Sebaiknya hentikan kebiasaan Anda yang suka memangku bayi sambil duduk di kursi depan saat berkendara dengan mobil. Hal itu dapat berisiko membuatnya terjepit tubuh Anda, terbentur ke dashboard, atau bahkan terpelanting ke kaca mobil jika sewaktu-waktu mobil berhenti mendadak atau terjadi kecelakaan. Di lain sisi, sabuk pengaman standar pun bukan alat yang tepat untuk mengamankan dirinya.

Aman Berkendara dengan Kursi Mobil Khusus Bayi-Alodokter

Kenapa Perlu Kursi Khusus?

Sabuk pengaman orang dewasa tidak sesuai untuk dikenakan balita yang memiliki postur tubuh jauh lebih kecil. Oleh karenanya, sabuk pengaman standar ini  tidak akan melindunginya jika sewaktu-waktu mobil berhenti mendadak atau mengalami benturan keras. Diperlukan kursi yang didesain khusus untuk balita yang dapat menahan tubuhnya demi meminimalisasi cedera saat mengalami kecelakaan mobil.

Berikut ini adalah alasan lebih spesifik kenapa balita membutuhkan kursi khusus saat dibawa berkendara di dalam kendaraan roda empat:

Bayi berusia 0-1 tahun.

Saat baru lahir, berat kepala bayi adalah sekitar sepertiga dari total berat tubuhnya. Anggota tubuh ini menjadi rentan karena tempurung kepala yang belum terbentuk sempurna. Ini mengakibatkan guncangan yang relatif kecil pun dapat berpengaruh pada otak. Selain itu, tulang rusuk dan tulang panggul yang juga belum stabil membuat bayi belum sanggup duduk dengan sempurna seperti orang dewasa.

Anak berusia 1-5 tahun.

Di usia ini proses pembentukan tulang masih belum sempurna hingga mereka berusia 6-7 tahun. Kursi khusus masih dibutuhkan untuk melindungi tulang mereka yang belum sekuat orang dewasa untuk mengurangi risiko terpelanting jika terjadi kecelakaan. Beberapa jenis kursi dapat diatur ulang untuk disesuaikan dengan pertambahan tinggi dan berat badan anak.

Anda dapat menggunakan kursi mobil khusus bayi (infant car seat) untuk balita berusia di bawah 1 tahun dan kursi mobil khusus balita (toddler car seat) untuk mereka yang berusia 1 hingga 4 atau 5 tahun.

Memilih dan Menempatkan Kursi Mobil

Saat akan membeli kursi mobil untuk balita, hal-hal yang perlu Anda perhatikan adalah: usia, tinggi, dan berat badan balita. Satu hal lagi sebagai tambahan pertimbangan adalah apakah kursi yang akan Anda beli sesuai dengan standar keamanan.

Berikut ini adalah panduan dalam memilih kursi mobil untuk anak:

  • Perhatikan kapasitas maksimal sebuah kursi. Jangan menempatkan anak pada kursi yang tidak sesuai dengan berat dan tinggi badannya.
  • Pastikan ukuran sabuk pengaman pada kursi balita sesuai dengan postur tubuhnya. Sabuk pada bagian bawah sebaiknya melintang pada bagian atas perut, serta sabuk atas melintang pada bagian dada dan bukan pada leher.
  • Pilih sesuai usia:
    • Usia di bawah 2 tahun: pilih kursi bayi yang umumnya ditempatkan di kursi belakangdengan posisi menghadap ke kursi mobil atau berlawanan dengan posisi duduk penumpang dewasa. Selain mengurangi risiko cedera, kantong udara yang seketika mengembang di kursi depan saat mobil berhenti secara mendadak dapat mencelakai si Kecil.
    • Usia 2-4 tahun atau tidak lebih dari 20 kilogram, balita sudah dapat ditempatkan pada kursi khususnya dengan posisi menghadap ke depan. Namun tetap tempatkan dia di kursi belakang.
  • Pastikan kursi tersebut memiliki label sertifikasi uji keamanan.
  • Lebih baik menggunakan kursi mobil baru dibandingkan yang bekas. Kursi mobil bekas berisiko membahayakan balita karena kemungkinan pengaitnya yang sudah tidak berfungsi atau sabuknya telah kendur.
Untuk mengurangi risiko bayi tertinggal seorang diri di dalam mobil, terutama jika Anda mengendarai mobil sendiri, selalu letakkan barang-barang pribadi seperti tas, dompet, telepon genggam pada kursi belakang. Sehingga tiap kali akan keluar dari mobil, Anda akan memeriksa kursi belakang, sekaligus tidak lupa membawa serta si kecil.