Apa Penyebab Kaki Bengkak Setelah Melahirkan?

Anda sudah melahirkan, tapi kedua kaki masih terasa bengkak dan ukuran sepatu tidak kunjung kembali seperti semula? Apakah kondisi ini berbahaya?

Kaki bengkak atau edema tungkai ini sebenarnya adalah hal yang normal dan umumnya akan mereda dalam waktu kurang lebih 10 hari.

Kaki Bengkak setelah Melahirkan, Alodokter

Mengapa Dapat Terjadi Kaki Bengkak?

Kaki bengkak disebabkan oleh adanya beberapa perubahan dalam tubuh oleh karena proses kehamilan dan kelahiran, antara lain:

Penumpukan cairan di dalam tubuh

Pada saat kehamilan, tubuh memproduksi lebih banyak hormone estrogen dan progesteron. Peningkatan hormon ini dapat menyebabkan retensi atau penumpukan cairan di tubuh, termasuk pada tungkai.

Rahim yang membesar

Rahim yang kian membesar dapat menekan pembuluh vena di kaki sehingga aliran darah balik dari bagian-bagian bawah tubuh menjadi terhambat. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa terjadi penumpukan cairan di tungkai pada saat kehamilan. Setelah melahirkan, rahim mendorong darah ke bagian bawah tubuh. Akibatnya perlu beberapa hari setelah persalinan untuk pembengkakan pada kaki mereda.

Cairan infus

Selama proses persalinan, terutama jika menjalani caesar, Anda barangkali juga menerima cairan infus sehingga jumlah cairan tubuh bertambah.

Aktivitas mengejan saat melahirkan

Saat mengejan dalam proses persalinan normal, terjadi peningkatan tekanan ke berbagai area di tubuh sehingga bisa menyebabkan cairan menumpuk pada wajah, lengan, dan kaki.

Ligamen tubuh menjadi lebih longgar

Ligamen atau jaringan ikat pada seluruh tubuh Anda saat kehamilan menjadi lebih longgar sehingga menyebabkan kaki menjadi membesar. Jadi jangan heran bila Anda menyadari ukuran sepatu setelah melahirkan menjadi lebih besar daripada sebelumnya. Pada sebagian orang, kondisi ini hanya bersifat sementara. Namun sayangnya pada sebagian orang lainnya perubahan ini bersifat tetap.

Bagaimana Kaki Bengkak Bisa Normal Kembali?

Kaki bengkak setelah melahirkan akan kembali normal dalam beberapa hari. Pada beberapa hari setelah persalinan, jaringan ekstra, pembuluh darah, dan cairan yang dibutuhkan selama bayi dalam kandungan masih tersimpan dalam tubuh, menunggu untuk pelan-pelan menurun. Hal ini membuat ginjal harus bekerja ekstra untuk mengeluarkan cairan berlebih.

Cairan ini akan diproses oleh ginjal untuk keluar dari tubuh dalam bentuk urine, sehingga Anda akan buang air kecil lebih sering dari biasanya. Di samping itu cairan juga akan  keluar dalam bentuk keringat.

Bagaimana Cara Mengurangi Kaki Bengkak?

Jika dirasa mengganggu, saat berbaring, Anda dapat menyangga kaki dengan bantal agar kaki berada lebih tinggi daripada jantung. Pastikan kaki Anda mendapat istirahat cukup dengan tidak berdiri sepanjang hari dan hindari duduk dengan menyilangkan kaki karena berisiko menghambat peredaran darah. Pijatan lembut dan akupuntur juga disinyalir dapat membantu mengurangi kaki bengkak.

Sementara untuk mencegah berkembangnya pembengkakan pasca persalinan, ibu hamil dapat mengonsumsi makanan sehat selama hamil. Diet sehat tersebut meliputi:

  • Makanan protein rendah lemak, seperti daging, telur, dan kacang.
  • Mengonsumsi setidaknya lima porsi sayur dan buah tiap hari.
  • Kurangi konsumsi garam, gula, dan lemak.
  • Perbanyak konsumsi air mineral untuk membantu ginjal mengeluarkan kelebihan cairan.
  • Konsumsi beberapa jenis makanan yang dapat membantu kerja ginjal, yaitu makanan yang kaya akan vitamin C dan E, seperti jeruk, brokoli, kubis, tomat, dan kacang almond.
  • Batasi konsumsi makanan kemasan yang  biasanya mengandung garam dan zat tambahan berlebih.
  • Hindari merokok.

Dengan tetap bergaya hidup sehat selama kehamilan, risiko kaki bengkak setelah persalinan dapat dihindari.

Kapan harus Mewaspadainya?

Meski merupakan hal yang normal dan umumnya tidak berbahaya, namun sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter jika mengalami: pembengkakan kaki yang tidak kunjung mereda selama lebih dari sepekan, pembengkakan yang diiringi sakit kepala yang sangat parah dan nyeri pada kaki. Hal ini dapat menjadi gejala tekanan darah tinggi/ hipertensi.

Selain itu waspadai juga pembengkakan yang hanya terjadi pada salah satu kaki atau pergelangan kaki dan disertai rasa nyeri yang tidak tertahankan. Hal ini dapat menjadi tanda dari terbentuknya gumpalan darah yang menghambat aliran pembuluh darah vena.