Apa yang Terjadi Jika Ibu Hamil Mengonsumsi Nanas?

Nanas merupakan buah yang kaya serat, vitamin C dan zat mangan yang merupakan mineral penting yang baik bagi kesehatan tulang, otot dan saraf tubuh. Namun, meski termasuk makanan alami, ibu hamil tidak bisa sembarangan mengonsumsi buah tropis yang satu ini.

Pro dan kontra pun hadir mengenai hal ini. Ada yang mengatakan bahwa nanas dapat memberi efek negatif pada kehamilan dan sebaliknya. Berikut penjelasan mengenai efek yang mungkin bisa terjadi pada ibu hamil yang mengonsumsi nanas:

Apa yang terjadi jika Ibu Hamil Mengonsumsi Nanas

Membantu proses persalinan. Nanas mengandung enzim bromelain yang diduga dapat membantu melunakkan leher rahim dan memicu kontraksi. Namun, untuk mendapatkan efek bromelain tersebut, kamu butuh mengonsumsi sekitar 7 buah nanas. Sayangnya, mengonsumsi nanas dengan jumlah sebanyak itu bisa memicu kamu mengalami diare, sebuah kondisi menyebalkan yang terjadi saat persalinan.

Meski begitu, belum ada penelitian ilmiah yang mendukung dugaan di atas.

Bantu atasi kecemasan. Merupakan hal wajar jika kamu cemas selama menjalani masa kehamilan. Entah cemas karena takut ada apa-apa menimpa kandunganmu, perubahan bentuk tubuh, atau masalah lainnya. Menurut penelitian, nanas memiliki vitamin dan flavonoid yang dipercaya memiliki efek ansiolitik. Efek ini mungkin bisa membantu meredakan kecemasan yang kamu rasakan.

Membuatmu keguguran atau lahir dini. Karena efeknya yang bisa memicu kontraksi, nanas kerap diduga bisa menyebabkan kamu melahirkan secara prematur atau bahkan mengalami keguguran. Disarankan untuk tidak berlebihan mengonsumsi nanas di awal kehamilan.

Berdampak buruk pada kulit bayi. Menurut penelitian, mengonsumsi hidangan dari nanas yang panas, diduga bisa berdampak buruk pada kulit bayi atau reaksi alergi. Nanas yang dihidangkan dalam suhu panas bisa mengeluarkan racun yang bisa memicu dua hal tersebut.

Jika kamu ingin mencoba memanfaatkan efek bromelain dalam membantu proses persalinan, tidak ada salahnya untuk mencobanya. Kamu disarankan untuk mengonsumsi nanas yang masih segar. Hindari mengonsumsi nanas yang sudah diproses seperti jus atau minuman kaleng, karena enzim bromelainnya sudah rusak.

Disarankan untuk memakan bagian inti nanas. Bagian ini memang agak sedikit keras, terlihat tidak menarik dan tidak begitu manis. Meski begitu, di sinilah kamu bisa memperoleh enzim bromelain dalam jumlah banyak.

Sebelumnya mengonsumsinya, pastikan kamu telah memotong dan membersihkannya dengan benar. Buang semua bintik mata yang terdapat pada nanas. Setelah itu cuci dengan air matang.

Namun sebelum mencoba metode ini, disarankan untuk mengonsultasikannya terlebih dahulu ke dokter kandunganmu.

Intinya, kamu harus berhati-hati saat mengonsumsi nanas selama kehamilan, khususnya pada usia awal kandungan. Jika sebelum kehamilan kamu pernah memiliki riwayat alergi pada buah ini, disarankan untuk tidak mengonsumsinya. Jadi, bijaklah dalam memasukkan apa pun ke tubuh selama berbadan dua.