Apakah Bercinta Saat Menstruasi Bisa Membuatmu Hamil?

Banyak yang beranggapan bahwa bercinta saat menstruasi tidak akan membuat kaum hawa hamil. Namun, anggapan tersebut tidak selalu benar. Kemungkinan kamu untuk hamil tetap ada.

Kehamilan dapat terjadi ketika sel telur yang dikeluarkan ovarium pada masa ovulasi dibuahi oleh sperma. Tiap wanita mengalami masa ovulasi pada waktu yang berbeda-beda, tergantung siklus mentruasi yang mereka alami.

Apakah Bercinta Saat Menstruasi Bisa Membuatmu Hamil

Ada kemungkinan kamu hamil jika kamu memiliki siklus menstruasi yang pendek, misalnya 22 hari (hari pertama menstruasi dihitung sebagai hari pertama, sementara hari ke-22 adalah hari pertama menstruasi selanjutnya). Ovulasi yang terjadi pada pemilik siklus ini dapat terjadi hanya beberapa hari setelah menstruasi berakhir.

Nah, ketika kamu bercinta saat menstruasi, sperma dapat bertahan di dalam tuba falopi hingga 6 hari dan siap membuahi sel telur yang dikeluarkan hanya beberapa hari setelah menstruasimu berakhir. Menstruasi sendiri dapat terjadi selama 3-7 hari, jadi pertemuan tersebut bisa saja terjadi. Sel telur sendiri hanya bisa bertahan sehari setelah dikeluarkan.

Ovulasi juga terkadang bisa saja terjadi sebelum masa menstruasimu berakhir.

Biasanya, kebanyakan wanita memiliki siklus menstruasi selama 28 hari. Jika kamu mengalami siklus tersebut secara teratur, terkadang kamu dapat mengalami ovulasi pada pertengahan siklus menstruasi, yakni pada hari ke-12 dan 16. Pada saat itu, telur sudah matang dan dikeluarkan oleh ovarium.

Namun, bagi pemilik siklus menstruasi 28 hari atau lebih lama, kesempatan kamu untuk hamil lebih kecil dibanding pemilik siklus menstruasi 22 hari atau lebih pendek.

Jadi, apa tujuanmu berhubungan seksual pada masa menstruasi? Apakah kamu ingin menghindari kehamilan atau justru sedang berusaha memiliki anak? Apakah kamu beranggapan bahwa makin sering berhubungan intim, maka kesempatanmu hamil akan lebih besar?

Jika kamu ingin menghindari kehamilan, kemungkinan hamil masih dapat terjadi, kecuali jika kamu atau pasangan memakai kondom. Jika kamu sedang dalam proses merencanakan kehamilan, disarankan untuk berhubungan seksual pada waktu yang memang benar-benar tepat.

Lagipula, ada beberapa risiko yang bisa kamu alami ketika berhubungan seksual saat menstruasi, seperti lebih berisiko tinggi terinfeksi atau tertular penyakit. Karena pada masa ini, kondisi leher rahim akan terbuka dan memungkinkan darah untuk masuk ke dalam rahim. Dengan begitu, bakteri bisa dengan mudah masuk ke rongga panggul.

Kamu juga lebih mungkin mengalami infeksi jamur atau bakteri karena pH vagina saat menstruasi lebih rendah. Pasanganmu juga lebih mungkin tertular penyakit hepatitis dan HIV karena tubuh wanita yang sedang menstruasi memiliki lebih banyak darah atau cairan tubuh.

Berhubungan seksual saat menstruasi juga terlihat tidak higienis, karena darah menstruasi bisa berceceran ke tubuhmu dan pasangan. Tempat di mana kamu bercinta seperti tempat tidur dan sprei juga akan menjadi kotor.

Jadi, sebelum memutuskan untuk bercinta saat menstruasi, ada baiknya Anda mempertimbangkan hal-hal diatas. Bisa jadi Anda hanya ingin mempunyai keturunan dan bukannya menyebarkan penyakit, bukan?