Asupan Ini Penting Dikonsumsi Usai Melahirkan, Lho!

Menjaga asupan yang masuk ke tubuh tidak hanya penting dilakukan saat hamil. Kamu juga harus melanjutkan kebiasaan ini usai melahirkan dengan tetap mengonsumsi asupan kaya nutrisi demi menjaga kebugaran tubuh.

Pasca melahirkan, kehidupanmu bisa menjadi lebih melelahkan dari biasanya. Kamu dituntut untuk siaga setiap saat ketika Buah Hati membutuhkanmu, bahkan di jam-jam yang seharusnya bisa kamu pakai untuk beristirahat. Rasa lelah juga mungkin disebabkan oleh baby blues (kondisi di mana ibu merasa bersedih, suasana hati berubah-ubah, atau mudah marah) atau kekurangan zat besi.

Asupan Ini Penting Dikonsumsi Usai Melahirkan, Lho!

Maka dari itu, kamu butuh asupan kaya nutrisi yang bisa membuatmu tetap fit di saat tenaga terkuras karena mengurus bayi, baby blues atau kekurangan zat besi.

Berikut beberapa asupan yang bisa menambah tenagamu:

Karbohidrat kompleks. Makanan berkarbohidrat merupakan salah satu asupan pemberi tenaga utama untuk tubuhmu. Namun, pilihlah asupan jenis karbohidrat kompleks ketimbang karbohidrat sederhana (nasi putih atau roti putih). Jenis-jenis makanan berkarbohidrat kompleks yaitu nasi merah, roti gandum, sereal dari biji-bijian utuh, sayuran, buah, dan kacang-kacangan.

Makanan berpotein. Asupan ini bisa membuatmu bertenaga dan kenyang lebih lama. Jenis-jenis makanan berprotein yang bisa kamu konsumsi antara lain telur, makanan laut, daging tanpa lemak, keju, susu, dan yogurt.

Makanan kaya zat besi. Tubuh butuh zat besi untuk memproduksi hemoglobin (molekul yang menyimpan dan membawa oksigen ke sel darah merah). Nah, jika tubuhmu kekurangan zat besi, atasi dengan mengonsumsi asupan yang kaya oleh zat ini. Beberapa jenis makanan mengandung zat besi yaitu daging merah, ikan, daging unggas, hati sapi, dan hati ayam.

Perbanyak minum air. Jika kamu mengalami dehidrasi, kondisi ini bisa membuat tubuhmu yang tidak bertenaga menjadi lebih parah. Jadi, pastikan kamu selalu membawa botol air minum ke mana pun kamu pergi agar tidak lupa untuk minum.

Agar kamu mengawali hari dengan tubuh bertenaga, konsumsilah makanan berprotein dan karbohidrat kompleks saat sarapan. Contohnya, kamu bisa mengonsumsi roti gandum, telur rebus, dan susu.

Oia, minuman berkafein seperti kopi memang bisa menambah energimu seketika. Namun, minuman ini disarankan dihindari karena ketika efek kafein tersebut hilang, kamu akan merasa lebih lelah dari sebelumnya. Lagi pula, kafein dapat memengaruhi ASI dan jika diminum oleh bayi, dia bisa lebih rewel dan sulit untuk tidur.

Di saat seperti ini,  jangan dulu berpikiran untuk melangsingkan tubuh sehingga kamu menjauhi makanan dan melakukan diet ketat. Kamu bisa mulai fokus memangkas kelebihan lemak ketika produksi ASI-mu sudah mulai baik, kondisi tubuhmu sudah pulih, serta sudah diizinkan oleh dokter.

Jadi, ingatlah untuk makan sesibuk apa pun kamu mengurus bayi. Kamu dianjurkan makan lima kali sehari dengan porsi yang lebih sedikit jika dibanding porsi makan tiga kali sehari. Pola makan seperti ini bisa membuatmu tetap berenergi sepanjang hari.