Atasi Sembelit dengan Makanan Kaya Serat

Selain obat pencahar, sembelit atau konstipasi ringan dapat diatasi dengan memperbaiki pola makan, yakni dengan asupan makanan yang kaya serat. Berikut beberapa jenis makanan, buah, sayur, serta kacang-kacangan yang dapat membantu menghalau konstipasi.

Konstipasi atau sembelit adalah kondisi ketika Anda mengalami kesulitan buang air besar (BAB). Akibat kondisi ini, tinja menjadi keras dan kering, sehingga sulit untuk dikeluarkan. Selain itu, perut akan sering terasa kembung dan sakit atau tidak nyaman.

asupan sarat serat penghalau konstipasi - alodokter

Menelusuri Penyebab Sembelit

Konstipasi dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti:

  • Pola makan yang kurang asupan serat.
  • Makanan tinggi lemak dan kurang cairan atau air.
  • Kurang berolahraga.
  • Kehamilan
  • Penggunaan obat pencahar secara berlebihan.
  • Efek samping obat, contohnya obat antidepresan, zat besi, dan antasida.
  • Beberapa kondisi kesehatan tertentu, seperti hipotiroid, kanker usus besar, dan juga depresi.

Ada pula jenis makanan yang dituding sebagai penyebab sembelit, misalnya susu, daging, dan cokelat.

Perhatikan Asupan Makanan untuk Bantu Atasi Sembelit

Jika Anda memang mengalami kesulitan BAB, jangan terburu-buru mengonsumsi obat pencahar untuk mengatasinya. Sebagian besar orang yang mengalami konstipasi ringan tidak membutuhkannya. Disarankan untuk melihat kembali pola makan Anda.

Serat dibutuhkan tubuh sebagai bagian dari makanan yang tidak dapat dicerna. Asupan serat yang diperoleh dari buah, sayur, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan, mampu membantu tinja menjadi lunak sehingga lebih mudah bergerak sepanjang saluran pencernaan. Selain itu, pastikan Anda mengonsumsi cukup air, sekitar 2 hingga 2,5 liter per hari agar kotoran mudah dikeluarkan.

Makanan Kaya Serat Ini Bisa Bantu Atasi Konstipasi!

Sebagian besar jenis makanan alami yang mengandung serat dapat membantu mengatasi konstipasi. Berikut ini adalah beberapa jenis di antaranya yang bisa diutamakan untuk dikonsumsi.

  • Berbagai jenis buah beri. Seperti blackberry dan stroberi yang tinggi kandungan serat. Termasuk kiwi sebagai buah yang tergolong sebagai kelompok beri yang kaya serat.
  • Pilihan buah lain seperti apel, pir, dan mangga sangat baik karena mengandung salah satu jenis serat larut, yaitu pektin.
  • Buah kering sarat kandungan serat, seperti kurma, kismis, aprikot, ara, dan prune yang juga mengandung sorbitol sebagai pencahar alami.
  • Kacang-kacangan mengandung serat larut dan tidak larut, sehingga dapat membantu makanan bergerak ke usus besar.
  • Roti gandum karena rendah lemak dan tinggi kandungan serat, belum lagi kandungan karbohidrat kompleks.
  • Sebagaimana kacang-kacangan, brokoli merupakan salah satu jenis makanan yang sangat kaya serat dan rendah kalori.
  • Konsumsi kentang yang dipanggang tanpa mengupas kulitnya efektif dalam menambah asupan serat. Namun hindari kentang goreng, karena justru tinggi kandungan lemak.
  • Minum sekitar 8-10 gelas air per hari. Ingat, jangan pernah menggunakan obat pencahar tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Umumnya, perubahan pola makan yang lebih sehat dan berolahraga dapat memperlancar proses pembuangan alami tubuh. Namun jika selama tiga minggu Anda tidak merasakan perubahan dari konstipasi yang sedang dialami, segera hubungi dokter. Jangan menunda untuk berkonsultasi kepada dokter, terutama jika Anda menemukan adanya darah dalam tinja, tinja berwarna hitam, sakit perut, atau penurunan berat badan.