Asupan Sarat Serat Penghalau Konstipasi

Apakah Anda mengalami perubahan saat buang air besar (BAB) pada beberapa hari terakhir? Apakah rutinitas tersebut menjadi lebih jarang dari biasanya atau Anda harus mengejan ekstra ketika BAB ?

Konstipasi atau sembelit adalah kondisi ketika Anda mengalami kesulitan BAB. Tinja menjadi keras dan kering sehingga sulit untuk dikeluarkan. Selain itu, perut sering terasa kembung dan sakit atau tidak nyaman.

asupan sarat serat penghalau konstipasi - alodokter

Menelusuri Penyebab

Konstipasi dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti :
  • Pola makan yang kurang asupan serat
  • Makanan tinggi lemak dan kurang cairan atau dehidrasi
  • Kurang olahraga
  • Kehamilan
  • Penggunaan obat pencahar secara berlebihan
  • Efek samping obat contohnya obat antidepresi dan antasida
  • Beberapa kondisi kesehatan tertentu, seperti hipotiroid
Ada pula jenis makanan yang dituding sebagai penyebab konstipasi, misalnya, susu, daging, kafein, dan cokelat.

Memerhatikan Asupan Serat

Jika Anda memang mengalami gangguan BAB, jangan terburu-buru menggunakan obat pencahar. Sebagian besar orang yang mengalami konstipasi ringan tidak membutuhkannya. Sebaiknya, lihat kembali pola makan Anda.

Serat dibutuhkan tubuh sebagai bagian dari makanan yang tidak dapat dicerna. Asupan serat yang diperoleh dari buah, sayur, biji-bijian utuh dan kacang-kacangan, mampu membantu tinja menjadi lunak sehingga lebih mudah bergerak sepanjang saluran pencernaan. Selain itu, pastikan Anda mengonsumsi cukup air, sekitar 2 liter per hari agar kotoran mudah dikeluarkan.

Apa Saja Makanan yang Disarankan?

Sebagian besar jenis makanan alami mengandung serat yang dapat membantu mengatasi konstipasi. Berikut ini adalah beberapa jenis di antaranya yang bisa diutamakan untuk dikonsumsi.
  • Berbagai jenis buah beri. Seperti blackberry dan stroberi yang tinggi kandungan serat. Termasuk kiwi sebagai buah yang tergolong kelompok beri yang kaya serat.
  • Pilihan buah lain seperti apel, pir, dan mangga sangat baik karena mengandung salah satu jenis serat larut, yaitu pektin.
  • Buah kering sarat kandungan serat, seperti kurma dan kismis, karena mengandung sorbitol sebagai pencahar alami.
  • Kacang-kacangan mengandung serat larut dan tidak larut, sehingga dapat membantu makanan bergerak ke usus besar.
  • Roti gandum karena rendah lemak dan tinggi kandungan serat, serta memiliki kandungan karbohidrat kompleks.
  • Sebagaimana kacang-kacangan, brokoli merupakan salah satu jenis makanan yang sangat kaya serat dan rendah kalori.
  • Konsumsi kentang yang dipanggang tanpa mengupas kulitnya efektif dalam menambah asupan serat. Namun hindari kentang goreng karena justru tinggi kandungan lemak.
Minum sekitar 8-10 gelas air per hari, dan Anda juga dapat menghindari dehidrasi dengan makanan mengandung banyak air. Ingat, jangan pernah menggunakan obat pencahar tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Umumnya, perubahan pola makan yang lebih sehat dan berolahraga dapat memperlancar proses pembuangan alami tubuh. Namun jika selama tiga minggu Anda tidak merasakan perubahan, segera hubungi dokter. Jangan menunda untuk berkonsultasi kepada dokter, terutama jika Anda menemukan adanya darah dalam tinja, sakit perut, atau penurunan berat badan.