Atasi Dehidrasi dengan Minum dari Makanan

Tidak hanya air. Buah, sayur, bahkan daging dapat memenuhi kebutuhan konsumsi cairan tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa rehidrasi tubuh bisa lebih efektif dengan mengonsumsi buah dan sayuran dibandingkan dengan meminum air saja.

Buah dan sayur tidak hanya mengandung kadar air yang tinggi tapi juga mineral, gula alami, vitamin dan asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh. Kandungan-kandungan buah dan sayur inilah yang membuat tubuh menyerap dan menyimpan cairan lebih baik daripada hanya meminum air saja.

Atasi Dehidrasi dengan Minum dari Makanan-Alodokter

Kebutuhan 2 liter air sehari tidak hanya dapat dipenuhi dengan mengonsumsi air dan minuman lain. Sekitar 20 persen dari jumlah ini bisa didapatkan dari sayur-sayuran dan buah-buahan yang bisa mengandung 90 persen cairan. Berikut ini adalah beberapa alternatif sumber cairan selain air mineral.

Semangka, pepaya dan melon

Sekitar 90 persen komposisi ketiga buah ini terdiri dari air. Fakta lain, semangka mengandung likopen, zat pelawan kanker, dalam jumlah lebih banyak dibandingkan tomat. Selain itu, semangka juga merupakan sumber yang baik untuk kalsium, magnesium, sodium dan potasium.

Belimbing

Buah tropis ini mengandung sekitar 91,4 persen air. Selain dimakan sebagai buah potong, buah yang kaya antioksidan ini banyak ditemukan dalam rujak. Namun kandungan asam oksalat di dalamnya membuat belimbing sebaiknya tidak dikonsumsi pengidap gangguan ginjal.

Mentimun

Buah atau sayur yang sering menjadi komponen utama lalapan dan paduan dalam salad ini mengandung sekitar 96,7 persen cairan.

Selada

Selada yang biasa diselipkan ke dalam hamburger atau sebagai paduan sayuran lain dalam lalapan pendamping makanan utama ini mengandung cairan sebanyak 95,6 persen.

Tomat

Memadukan tomat dalam salad atau sebagai bagian lalapan bisa membuat Anda mendapatkan cairan dalam kadar 94,5 persen.

Anggur

Selain menurunkan kadar kolesterol jahat, anggur mengandung sekitar 90,5 persen cairan.

Stroberi

Semua buah kelompok beri ternyata baik untuk mencegah dehidrasi. Namun dari semuanya, stroberi merah adalah yang paling banyak mengandung cairan, yaitu sebanyak 91 persen.

Selain buah-buahan dan sayur-sayuran di atas, terdapat sayuran lain yang juga memiliki kadar air cukup tinggi, seperti wortel, bayam, kol, sawi, dan brokoli. Di samping itu, mengonsumsi makanan berkadar air tinggi juga cenderung membuat Anda lebih banyak mengonsumsi air. Sementara itu, minuman selain air mineral, seperti teh, kopi, dan minuman ringan bersoda justru bersifat diuretik yang berarti membuat ginjal menghasilkan lebih banyak urin, sehingga pada akhirnya cairan dari dalam tubuh berkurang.