Fakta tentang Kondom Wanita, Jenis dan Cara Penggunaannya

Kondom wanita merupakan salah satu alat kontrasepsi yang juga dapat mencegah terjadinya kehamilan, meski kondom pria lebih umum diketahui masyarakat. Kondom wanita juga memiliki kemampuan memberikan proteksi terhadap beragam infeksi atau penyakit menular seksual. Lalu, bagaimana cara memakai kondom wanita?

Kondom wanita terbuat dari bahan plastik tipis dan kuat yang disebut dengan polyurethane. Kondom ini dilengkapi dengan cincin fleksibel pada kedua ujungnya. Satu cincin terbuka yang berada di luar vagina dan menutupi vulva, sementara cincin yang lain tertutup karena ditempatkan di dalam vagina.

Baca Informasi tentang Kondom Wanita Disini - alodokter

Jenis Kondom Wanita

Kondom wanita berbahan polyurethane adalah jenis kondom wanita yang pertama kali dibuat. Namun jenis ini sudah tidak lagi diproduksi.

Kini kondom wanita dibuat dengan bahan karet sintetis atau nitrile yang mampu meredam suara mengganggu dari jenis kondom sebelumnya. Bahan tersebut sama dengan bahan kondom pria. Kondom wanita jenis inilah yang sekarang banyak dijual dengan berbagai merek di pasaran.

Cara Menggunakan Kondom Wanita

Kondom wanita dapat membantu Anda mencegah kehamilan. Selain itu, kondom wanita aman cukup aman digunakan meskipun beberapa wanita dapat mengalami reaksi akibat alergi, dan kondom wanita tidak memerlukan bantuan pasangan untuk memasangnya, atau mengharuskan terjadinya ereksi sebelum digunakan seperti kondom pria.

Kondom dapat dimasukkan ke vagina hingga delapan jam sebelum berhubungan intim. Simak langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk memakai kondom wanita.

  • Keluarkan kondom dari kemasan dan hati-hati agar jangan sampai robek. Selalu gunakan kondom wanita yang baru setiap akan berhubungan intim. Periksa lagi masa pakai kondom, untuk memastikan produk tidak kedaluarsa.
  • Bagian kondom yang tertutup dimasukkan ke dalam vagina. Tekan hingga cincin bagian dalam yang lembut berada di antara jari tengah dan ibu jari Anda.
  • Pisahkan bibir vagina dengan menggunakan tangan Anda yang lain, kemudian tekan kondom hingga sedalam mungkin dan menyentuh leher rahim. Namun pastikan ujung cincin satunya selalu tetap berada di bagian luar vagina. Jaga agar kondom wanita tidak terpuntir.
  • Saat berhubungan intim, penis harus masuk ke dalam kondom. Pastikan penis tidak masuk dicelah antara vagina dan kondom wanita. Ingat untuk mempertahankan posisi cincin terluar kondom di luar vagina.
  • Untuk mengeluarkan kondom, Anda harus memutar cincin terluar kondom agar air mani tidak tumpah dan tarik dari vagina Anda. Kondom yang sudah dipakai kemudian dapat dibuang di tempat sampah.

Penyebab Kondom Wanita Tidak Berfungsi Optimal

Tingkat keberhasilan kondom wanita sebagai kontrasepsi mencapai 95 persen, jika digunakan dengan tepat. Artinya, sekitar 5 dari 100 wanita per tahun yang menggunakan kondom wanita mengalami kegagalan berupa kehamilan.

Namun beberapa hal dapat mengganggu efektivitas kondom wanita, misalnya penis menyentuh vagina sebelum kondom benar-benar terpasang dengan baik atau kondom masuk terlalu dalam di vagina. Kondom wanita yang rusak atau robek juga tidak dapat berfungsi dengan baik.

Selain itu, kesalahan lain saat penggunaan kondom wanita adalah penis yang tidak tepat memasuki kondom. Pada kondisi ini, penis berada di dalam vagina namun di luar kondom. Selain itu, tidak jarang kondom rusak oleh benda tajam, seperti kuku atau perhiasan sehingga mengurangi efektivitasnya.

Jika Anda merasa kondom wanita yang digunakan tidak efektif, periksakan diri ke dokter atau rumah sakit terdekat. Selain risiko kehamilan, Anda juga berisiko tertular penyakit menular seksual.

Kelebihan dan Kekurangan Kondom Wanita

Beberapa kelebihan penggunaan kondom wanita, di antaranya:

  • Dapat mencegah kehamilan dengan menghalangi pertukaran cairan tubuh (air mani dan cairan vagina), sehingga sekaligus menangkal penyakit menular seksual.
  • Kondom wanita juga relatif tidak merepotkan karena hanya digunakan saat berhubungan seks, tanpa memerlukan persiapan khusus.
  • Dalam kebanyak kasus, tidak ada efek samping medis dari penggunaan kondom wanita ini.
  • Bagi yang alergi dengan bahan lateks, kondom wanita aman digunakan karena tidak mengandung lateks.
  • Beberapa wanita mendapatkan kepuasan seksual tersendiri saat berhubungan seks dengan menggunakan kondom wanita.

Hanya saja, ada beberapa kelemahan yang kerap dikeluhkan pada penggunaan kondom wanita, yaitu:

  • Mengganggu aktivitas seksual karena cara penggunaannya yang agak sulit.
  • Jika tidak digunakan dengan benar, kondom wanita memiliki kemungkinan sobek meski dari bahan yang kuat.
  • Harga kondom wanita relatif lebih mahal dan tidak tersedia secara luas dibandingkan kondom pria.
  • Sebagian wanita merasa kurang nyaman menggunakan kondom wanita karena mengurangi rangsangan seksual di klitoris ketika berhubungan seks. Anda dapat mencoba menggunakan pelumas untuk mengatasi keluhan ini.

Kondom wanita tergolong aman. Namun kondom tersebut mungkin tidak sesuai bagi wanita yang tidak merasa nyaman menyentuh alat kelamin mereka atau memiliki alergi dengan kondom.

Umumnya, kondom telah diberikan cairan pelumas untuk mempermudah hubungan seksual. Namun saat akan menggunakan pelumas tambahan, sebaiknya perhatikan bahan dasarnya. Jangan gunakan pelumas yang berbahan dasar minyak seperti petroleum jelly atau minyak bayi karena dapat merusak kondom wanita.

Baca aturan dan masa pakai kondom pada kemasan sebelum digunakan. Segera buang kondom wanita setelah pemakaian. Perhatikan juga cara penyimpanan yang benar agar kualitasnya tidak terganggu saat akan digunakan. Jika perlu, konsultasikan kepada dokter atau ahli medis dalam memilih alat kontrasepsi yang sesuai bagi Anda dan pasangan.

Referensi