Baca Ini Sebelum Membeli Produk Perawatan Kulit untuk Bayimu

Memilih produk perawatan kulit untuk bayi tidak boleh sembarangan. Jika salah pilih, kulit bayimu yang masih sensitif bisa saja mengalami iritasi.

Disarankan untuk memilih produk perawatan kulit yang khusus diformulasikan untuk bayi. Jangan mengaplikasikan produk yang ditujukan untuk semua umur, karena hal tersebut bisa merusak kulit Si Kecil yang masih tipis, halus dan rentan terhadap kekeringan dibanding kulit orang dewasa.

Baca Ini Sebelum Membeli Produk Perawatan Kulit untuk Bayimu

Bayimu, terutama yang baru lahir, membutuhkan produk perawatan kulit seperti sabun bayi, sampo, baby oil, losion, dan salep untuk ruam popok. Berikut beberapa hal yang perlu kamu ketahui sebelum membeli produk perawatan kulit untuk bayimu:

  • Bebas pewangi dan pewarna. Pastikan kamu membaca label yang tertera pada kemasan. Pilih produk perawatan kulit bayi yang tidak ada tambahan zat pewangi dan pewarna. Zat tersebut bisa saja mengiritasi kulit bayimu dan mengganggu sistem pernapasannya.
  • Hindari produk bertuliskan antibakteri atau antimikroba. Kedua zat tersebut memang bisa membunuh kuman. Namun, disarankan untuk tidak memakai produk pembersih yang berlabel antibakteri atau antimikroba pada kulit bayimu yang kotor sekalipun. Kulit kotornya sudah bisa dibersihkan dengan hanya memakai sabun bayi yang ringan atau tisu basah yang tidak mengandung alkohol .
  • Bebas paraben dan phthalate. Paraben biasanya dipakai sebagai zat pengawet, sementara phthalate kerap gunakan sebagai pelembut pada produk perawatan kulit. Zat tersebut mungkin dapat berbahaya jika terpapar ke kulit bayi.
  • Hypoallergenic. Tulisan hypoallergenic pada produk menandakan bahwa kemungkinan Si Kecil mengalami reaksi alergi menjadi lebih kecil.
  • Bebas alkohol. Zat ini bisa membuat kulit bayimu menjadi kering dan mungkin mengiritasinya. Pada kemasan, alkohol kerap ditulis dengan nama ethyl alcohol (ethanol). Alkohol jenis ini bisa dengan mudah mengiritasi kulit bayi kamu. Selain jenis itu, ada pula yang ditulis cetearyl alcohol atau fatty alcohol. Nah, alkohol jenis ini tidak menyebabkan kulit kering atau iritasi.
  • Memahami pH. Kamu mungkin kerap melihat ada tulisan pH di kemasan produk perawatan kulit bayi. Nah, kadar pH tersebut menandakan berapa banyak kadar asam atau alkalin pada suatu produk. Kulit bayi yang baru lahir biasanya berubah dari pH netral (pH7) menjadi sedikit asam (pH5). Jadi, disarankan untuk memilih pH yang mendekati dengan kadar pH kulit bayi. Memilih produk dengan kadar pH netral juga tidak masalah, selama kulit bayimu sehat dan tidak kering.
  • Pilih yang alami. Bahan kimia pada produk perawatan kulit bayi bisa mengiritasi kulitnya. Jadi, pilih yang berbahan dasar alami. Namun, jika keluargamu ada yang memiliki riwayat alergi atau asma, bayimu mungkin akan sensitif terhadap produk yang terbuat dari tanaman. Jadi kadang-kadang bahan alami belum tentu cocok pada kulit bayi Anda.
  • Memilih tabir surya. Jika bayimu sudah berusia di atas 6 bulan, kamu boleh mengoleskan seluruh tubuhnya dengan tabir surya saat beraktivitas di bawah sinar matahari. Pilih tabir surya yang memiliki kadar SPV tertinggi (minimal SPV 30), dan mengandung zinc oxide atau titanium dioxide, serta bertuliskan broad-spectrum (bisa memblokir sinar UVA dan UVB).

Selain faktor di atas, pastikan kamu mengecek tanggal kedaluarsa produk dan berapa lama produk bisa bertahan setelah kemasan dibuka. Perhatikan pula cara pemakaian dan tulisan peringatan pada kemasan.

Sebelum mengaplikasikan losion pada kulitnya, disarankan untuk melakukan tes kulit terlebih dahulu, khususnya jika kulit bayimu kering. Oleskan sedikit losion pada kakinya dan tunggu hingga sehari untuk melihat apakah produk tersebut menimbulkan reaksi alergi atau tidak.