Bagi Pecinta Snorkeling, Ini Pertolongan Pertama saat Tersengat Hewan

Sedang asik-asiknya ber-snorkeling ria, terkadang kaki bisa tidak sengaja terkena bulu babi atau binatang beracun lainnya. Ini dia langkah pertama yang bisa Anda lakukan apabila tersengat binatang ketika snorkeling.

Snorkeling sepertinya telah menjadi kegiatan rekreasi air yang makin digemari. Banyak wilayah perairan di Indonesia (atau di luar negeri) yang memiliki spot snorkeling cantik, indah, dan keren. Ketika snorkeling, sudah pasti ada peralatan yang harus dikenakan, yaitu tabung kecil panjang berbentuk J (snorkel), masker (mask), dan kaki katak (fins). Apabila tidak bisa berenang, pelampung (life jacket atau snorkel vest) bisa ditambahkan untuk memudahkan Anda terapung di atas air dan mengeksplorasi keindahan pemandangan bawah laut.

Bagi Pecinta Snorkeling Ini Pertolongan Pertama saat Tersengat Hewan - alodokter

Tapi, rasa senang ketika melihat ikan dan terumbu karang berwarna-warni dapat hilang dalam sekejap jika anggota tubuh terbentur karang atau tersengat bulu babi, ubur-ubur, atau bahkan ikan pari. Yang tinggal hanya rasa panas dan sakit. Jika berniat ingin snorkeling dalam waktu dekat, tidak ada salahnya mengetahui pertolongan pertama yang bisa dilakukan jika Anda, teman, atau keluarga tersengat hewan laut atau terluka karena karang.

Karang

Gosok bagian tubuh yang terkena karang dengan sabun dan bilas dengan air tawar. Jika terasa sakit, bilas luka dengan asam asetat (cuka) atau alkohol isopropil untuk mengurangi efek racun karang. Jangan lupa untuk mencuci luka tiap hari dengan antibiotik atau mengoleskan salep antibiotik 3-4 kali per hari. Jika muncul tanda-tanda infeksi, segera berobat ke dokter.

Bulu babi

Keluarkan bulu babi yang terjebak di kulit dengan pinset steril. Kemudian rendam bagian tubuh yang luka dalam air panas guna membantu menghilangkan rasa sakit. Anda juga bisa minum obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas. Namun, jika duri yang menancap ternyata menembus jauh ke dalam kulit, cari bantuan medis darurat segera. Begitu pula jika mulai muncul tanda-tanda reaksi alergi, seperti sulit bernapas atau nyeri dada, usai terkena bulu babi ketika snorkeling.

Ubur-ubur

Siram luka sengatan dengan air garam, lalu buang potongan tentakel ubur-ubur dengan pinset atau tangan. Ingatlah untuk selalu melapisi tangan dengan kain atau sarung tangan sebelum membuang sengat. Setelah semua tentakel hilang, kompres bagian tubuh yang terkena tentakel dengan es untuk mengurangi peradangan dan nyeri. Segera cari bantuan medis apabila merasa sulit bernapas, nyeri dada, atau area tubuh yang tersengat cukup luas. Dan jangan pernah mengencingi daerah yang luka.

Ikan pari

Jika tersengat ikan pari ketika snorkeling, segera hubungi ambulans atau datangi unit gawat darurat di rumah sakit terdekat. Dibutuhkan tenaga medis ahli untuk mencabut tulang belakang ikan pari yang tertancap di kulit. Yang dapat Anda lakukan hanya menghilangkan pasir di daerah luka dengan air garam dan merendamnya dalam air panas.

Sebelum Anda terjun ke dalam air dan snorkeling ke sana-sini, ada baiknya mencari tahu terlebih dahulu hewan berbahaya apa saja yang ada di lokasi tersebut dan tentu saja pertolongan pertama untuk mengatasinya. Yang terpenting, jangan banyak bergerak setelah tersengat hewan laut, karena reaksi ini justru dapat mempercepat penyebaran racun di tubuh.