Bahaya Badan Terlalu Gemuk

Selain tidak baik untuk penampilan, badan yang terlalu gemuk juga berisiko mengundang datangnya penyakit berbahaya.

Jangan sepelekan masalah berat badan. Selain untuk menunjang penampilan, berat badan yang ideal juga baik bagi kesehatan.  Karenanya penting bagi kita untuk menjaga berat badan agar tidak terlalu gemuk, khususnya bagi mereka yang dalam keluarganya memiliki riwayat penyakit  tekanan darah tinggi/ hipertensi, diabetes, sakit jantung, dan memiliki kadar kolesterol tinggi.

Kelebihan Berat Badan

Jika ada anggota keluarga yang mengidap penyakit ini, menurunkan berat badan dapat mengurangi risiko terkena penyakit serupa.

Badan terlalu gemuk dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan. Risiko-risiko tersebut di antaranya:

Menyebabkan gangguan tidur

Orang berbadan gemuk cenderung lebih berisiko mengalami gangguan tidur. Sleep apnea, yaitu kondisi saat orang berhenti bernapas beberapa kali saat tidur dan ini merupakan gangguan yang serius. Kondisi ini membuat kadar oksigen turun drastis, sehingga memengaruhi jantung dan pembuluh darah serta meningkatkan risiko diabetes dan stroke.

Menyebabkan gangguan pada lutut dan pinggang

Kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko osteoporosis. Di samping itu Anda juga berisiko mengalami gangguan punggung akibat beban yang berlebih.

Meningkatkan risiko terhadap penyakit kronis

Orang dengan tubuh terlalu gemuk cenderung lebih berisiko mengidap beberapa penyakit serius seperti tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, liver, artritis, serta gangguan kandung empedu. Kelebihan berat badan dapat memengaruhi kinerja hormon insulin penyebab diabetes dan meningkatkan risiko sakit jantung.  Lemak berlebih mengganggu jantung karena menimbulkan timbunan kolesterol, kenaikan tekanan darah, dan penyumbatan arteri. Selain itu kelebihan lemak membuat darah kehilangan kemampuan untuk membeku yang dapat menyebabkan stroke. Pada wanita, kegemukan dapat mengakibatkan datang bulan yang tidak teratur dan gangguan infertilitas. Pada akhirnya, orang bertubuh gemuk memiliki risiko hidup lebih pendek dibandingkan dengan orang yang memiliki berat badan normal.

Diskriminasi dan tidak percaya diri

Remaja yang memiliki tubuh gemuk cenderung memiliki masalah psikologis dan sosial. Mereka berisiko menjadi remaja yang tidak percaya diri dan mengalami diskriminasi atau bullying dari teman-teman sekitarnya.

Meningkatnya risiko terkena kanker

Pada pria, kegemukan juga dapat mengakibatkan meningkatnya risiko terkena berbagai jenis kanker seperti adenokarsinoma esofagus, kanker kantung empedu, kanker ginjal, kanker pankreas, kanker tiroid, dan kanker kolon.  Sementara pada wanita, kegemukan dapat meningkatkan risiko terkena kanker ginjal, kanker kantung empedu, adenokarsinoma esofagus, dan kanker rahim.

Ada banyak alasan medis untuk menjaga agar tubuh tidak terlalu gemuk. Oleh karenanya, jangan tunda lagi untuk menjaga berat badan tetap sehat dengan menerapkan pola makan sehat dan berolahraga teratur. Ketahui apakah berat badan Anda sudah mulai berlebih dengan memeriksakan diri ke dokter. Dengan berat badan normal, risiko penyakit akan menjadi menurun dan kualitas hidup Anda dapat tetap maksimal.