Banyaknya Manfaat Daun Seledri dan Cara Mengolahnya

Di Indonesia, daun seledri banyak dimanfaatkan untuk pelengkap makanan yang disajikan. Daun seledri segar yang sudah dicincang sering kali ditaburkan di atas masakan tertentu. Ternyata, tidak hanya membuat makanan semakin nikmat, manfaat daun seledri untuk kesehatan juga tidak sedikit.

Seledri merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak dimanfaatkan di berbagai negara. Sajian sup tidak akan lengkap tanpa daun seledri. Tidak hanya dikonsumsi segar, seledri juga biasa digunakan sebagai bumbu yang dikeringkan.

Banyaknya Manfaat daun seledri dan cara mengolahnya - alodokter

Berbagai penelitian dilakukan untuk membuktikan manfaat seledri, termasuk biji, batang, dan daun seledri. Berikut beberapa manfaat di antaranya:

  • Menurunkan tekanan darah

Studi yang dilakukan para peneliti meyakini adanya efek ekstrak biji seledri dalam menurunkan tekanan darah. Penelitian lain menunjukkan bahwa jus seledri menurunkan tekanan darah pada 14 pasien hipertensi dari total 16 pasien.

  • Mencegah kanker

Flavanoid dalam jenis luteolin yang banyak dikandung oleh seledri dianggap sebagai bahan antikanker. Dalam suatu penelitian, luteolin disebut memiliki kemampuan menghambat sel kanker.

  • Mendukung program diet

Bukan berarti asupan seledri mampu membakar kalori lebih banyak. Hanya saja,  seledri kaya serat dan rendah kalori, sehingga tepat dimanfaatkan untuk mendukung program diet. Jadi, Anda bisa menambahkan manfaat daun seledri dalam menu harian untuk memperoleh keuntungannya.

  • Meredakan nyeri haid

Beberapa penelitian menunjukkan, konsumsi produk yang mengandung biji seledri dengan beberapa bahan lain, bisa menjadi obat nyeri haid yang dapat mengurangi intensitas dan lamanya rasa sakit yang dirasakan.

  • Mengusir nyamuk

Gel pengusir nyamuk dengan kandungan ekstrak seledri mampu bertahan lebih dari 4 jam, berdasarkan beberapa penelitian. Efektivitas seledri dengan campuran bahan pengusir nyamuk lain hampir sama dengan produk komersil pengusir nyamuk yang dijual di pasaran.

Selain beberapa manfaat di atas, seledri juga dikenal dapat membantu kondisi sakit kepala, tidak nafsu makan, kelelahan, dan melancarkan buang air besar. Seledri juga diyakini dapat membantu tubuh lebih rileks dan tidur lebih nyenyak karena kemampuannya sebagai pelemas atau relaksan otot.

Meski memiliki banyak manfaat, beberapa kondisi kesehatan tertentu dianjurkan tidak mengonsumsi seledri. Misalnya yang memiliki riwayat reaksi alergi, kelainan perdarahan, gangguan ginjal, penderita tekanan darah rendah, ataupun menjelang tindakan operasi. Selain itu, wanita hamil dan menyusui sebaiknya membatasi asupan seledri karena risiko kontraksi rahim yang dapat menyebabkan keguguran. Pada wanita menyusui, belum diketahui dengan jelas efek seledri pada ASI, maka sebaikya dihindari.

Variasi Penyajian

Selain mengandalkan manfaat daun seledri dalam masakan, batang dan biji seledri pun bisa dimanfaatkan dengan berbagai variasi penyajian. Banyak manfaat kesehatan yang bisa diperoleh, sekaligus rasa yang lezat.

Untuk membuat jus seledri, Anda dapat melengkapinya dengan berbagai bahan seperti bayam, buah pir, perasan air lemon, dan lainnya.  Potong kecil-kecil seledri dan bayam kemudian masukkan ke dalam blender. Tambahkan perasan air lemon dan es batu. Saring jus yang sudah diblender sebelum diminum.

Selain sebagai campuran jus, seledri juga bisa disajikan sebagai minuman segar. Masukkan daun seledri dan daun ketumbar serta gula cair ke dalam gelas. Tambahkan perasan lemon atau soda sesuai selera, sebelum menambahkan es batu.

Tidak hanya sebagai pelengkap makanan atau campuran minuman, seledri pun dapat dikonsumsi sebagai camilan sehat. Anda dapat menyiapkan batang seledri segar. Potong hingga ukuran sedang, kemudian belah menjadi dua. Lalu, tambahkan dua sendok selai kacang pada batang seledri. Camilan seledri pun siap untuk dinikmati.

Tidak sulit memperoleh berbagai manfaat daun seledri. Anda dapat mengolah seledri dengan beragam cara sesuai selera. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi, jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu.