Bawa Barang-barang Ini untuk Menyambut Persalinan Bunda Nanti

Siapkan segala keperluan persalinan sedini mungkin. Bunda bisa mulai mengemas barang-barang bawaan untuk ke rumah sakit sejak usia kehamilan delapan bulan atau sekitar 34 minggu. Hal ini perlu dilakukan karena selalu ada kemungkinan terjadinya persalinan yang tidak terduga dalam beberapa minggu sebelum hari perkiraan lahir (HPL).

Bunda mungkin perlu membawa dua tas yang masing-masing berisikan barang untuk keperluan proses persalinan dan satu lagi berisikan perlengkapan untuk keperluan setelah melahirkan.

Bawa Barang-barang Ini untuk Menyambut Persalinan Bunda Nanti - Alodokter

Agar Bunda tidak bingung apa saja barang yang perlu dibawa, yuk contek daftar barang bawaan berikut ini.

Tas Pertama Diisi dengan Keperluan Proses Persalinan

Isi tas ini dikeluarkan sebelum Bunda menjalani persalinan hingga nanti selama berlangsungnya proses persalinan. Berikut adalah beberapa barang yang dibutuhkan untuk saat-saat tersebut.

Dokumen penting yang nantinya akan diperlukan oleh pihak rumah sakit, antara lain:

  • Dokumen registrasi rumah sakit. Bunda mungkin perlu memesan kamar dan registrasi sebelum hari perkiraan lahir, tanyakan kebijakan rumah sakit terkait hal ini.
  • Kartu asuransi kesehatan swasta maupun BPJS.
  • Dokumen rencana persalinan atau preferensi persalinan.
  • Berkas medis kehamilan yang mencakup buku kehamilan atau informasi tentang perkembangan kehamilan dan obat-obatan yang diresepkan selama kehamilan.

Barang penting lainnya untuk keperluan pribadi yang meliputi:

  • Uang atau kartu debit atau kredit. Jangan lupa untuk membawa uang dalam pecahan kecil untuk tarif parkir dan membeli makanan ringan.
  • Ponsel dan charger, bawa juga power bank yang sudah terisi penuh untuk berjaga-jaga bila pihak rumah sakit tidak mengizinkan untuk mengisi baterai ponsel di ruang bersalin.
  • Barang yang bisa membantu Bunda merasa nyaman dan tenang, seperti bantal, tasbih, foto, atau lainnya.
  • Buku atau majalah untuk dibaca saat menunggu tahap persalinan aktif.
  • Kamera jika berniat mengabadikan momen ini.

Barang-barang Bunda yang diperlukan selama proses persalinan dapat dimasukkan juga ke tas ini. Jenis barang yang sama, seperti celana dalam atau peralatan mandi mungkin diperlukan pula di saat setelah menjalani persalinan. Berikut adalah beberapa barang tersebut:

  • Kacamata bila Bunda memakainya. Hindari menggunakan lensa kontak.
  • Satu atau dua baju tidur, sandal, dan kaus kaki. Pilih pakaian yang nyaman, longgar, dan utamakan yang berlengan pendek untuk memudahkan perawat ketika memeriksa tekanan darah atau memasang infus. Selain itu pastikan baju Bunda memiliki kancing atau celah di depan untuk mempermudah proses menyusui setelah bayi lahir.
  • Beberapa pasang pakaian dalam.
  • Ikatan rambut.
  • Peralatan mandi yang mencakup sikat dan pasta gigi, sabun, sisir, lip balm, losion, dan deodoran.
  • Sandal yang nyaman juga akan berguna karena Bunda biasanya akan disarankan untuk berjalan-jalan.

Tas Kedua Diisi dengan Keperluan Paska Melahirkan

Tas yang kedua ini akan dibongkar setelah bayi telah dilahirkan. Dengan memisahkan barang-barang yang akan dikeluarkan berdasarkan waktunya seperti ini, maka akan lebih membantu Bunda dan orang yang menemani dalam menemukan barang yang dicari dan mencegah berantakan, barang terbengkalai, atau hilang.

Barang-barang bayi baru lahir dapat dimasukkan ke dalam tas ini, seperti:

  • Selimut untuk bedong dan popok.
  • Baju, kaus kaki, dan topi bayi untuk dikenakan saat pulang dari rumah sakit. Jangan lupa juga untuk membawa pakaian hangat atau selimut hangat, terutama di malam hari atau bila cuaca sedang dingin.

Barang-barang Bunda untuk keperluan setelah melahirkan dapat dipisahkan dari tas yang sebelumnya dan dimasukkan ke tas ini, yaitu:

  • Makanan ringan yang menyehatkan, seperti buah, kacang, kudapan granola, atau apa pun yang Bunda sukai. Setelah berjam-jam menjalani proses persalinan, Bunda mungkin akan merasa lapar, namun sayangnya tidak berselera untuk menyantap makanan rumah sakit.
  • Baju yang nyaman dan longgar untuk Bunda pulang dari rumah sakit. Jangan memilih baju dan celana dengan ukuran tubuh ketika sebelum hamil. Ini karena Bunda tidak serta merta menjadi kurus setelah bersalin. Pada awalnya, bunda mungkin akan tetap terlihat seperti sedang hamil.
  • Bra menyusui dengan ukuran yang sama saat trismester akhir kehamilan. Baik Bunda memilih untuk menyusui bayi atau tidak, bra menyusui mutlak diperlukan karena payudara cenderung membengkak selama beberapa hari pertama paska persalinan.
  • Breast pad untuk menyerap kebocoran susu dari payudara.

Barang yang perlu dibawa suami atau orang yang menemani Bunda bersalin antara lain:

  • Minyak pijat untuk meringankan sakit punggung Bunda saat proses persalinan.
  • Makanan ringan dan minuman untuk suami atau orang yang menemani. Siapkan juga untuk Bunda jika diizinkan oleh rumah sakit.
  • Stopwatch atau jam tangan digital maupun jam tangan dengan jarum detik guna memantau waktu kontraksi.
  • Tas kosong atau plastik tambahan untuk membawa hadiah dan sebagainya karena biasanya barang bawaan saat keluar dari rumah sakit menjadi lebih banyak ketimbang saat Bunda masuk rumah sakit.
Sementara itu, barang-barang yang tidak perlu dibawa ke rumah sakit adalah perhiasan dan uang tunai dengan jumlah berlebihan atau barang berharga lainnya, obat dan vitamin, serta pompa payudara karena mungkin Bunda tidak memerlukannya. Tapi jangan cemas karena jika diperlukan pompa payudara akan disediakan pihak rumah sakit.

Bunda mungkin sibuk dan kerepotan mempersiapkan persalinan, namun jangan sampai momen kebahagiaan kelahiran bayi baru ini justru menjadi ironi bagi anak Bunda yang lain. Bila Bunda sudah memiliki anak, bawalah foto mereka bersama Bunda. Dengan begitu, mereka bisa melihatnya ketika mengunjungi Bunda di rumah sakit dan yakin bahwa orang tuanya tidak melupakannya. Jangan lupa juga untuk memberikan hadiah kecil kepada Si Kakak.