Bebas dari Penyakit Berkat Berpikir Positif

Secara umum, orang yang berpikir positif cenderung lebih mudah menjalani gaya hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan sehat, olahraga teratur, serta menjauhi kebiasaan buruk mengonsumsi minuman keras atau merokok.

Berbagai masalah manusia, mulai dari gangguan tidur, depresi, stres, kecemasan, penuaan dini, hingga kenaikan berat badan ternyata sering kali dapat diatasi dengan berpikir positif. Oleh sebab itu belum tentu susah sembuh dari sakit diakibatkan oleh metode pengobatan yang tidak efektif, tetapi lebih karena pikiran-pikiran negatif yang dipelihara seseorang.

berpikir positif-alodokter

Berbagai penelitian, salah satunya yang dilakukan seorang profesor dan peneliti senior, telah menemukan bahwa pasien yang berpikir positif terbukti lebih cepat sembuh dari penyakit dibandingkan mereka yang menyerah dengan kondisinya. Pasien yang gagal berpikir positif, cenderung juga bertingkah laku negatif, seperti merasa tidak dapat menjadi dirinya sendiri kembali dan sulit untuk kembali bekerja.

Melawan Penyakit dengan Optimisme

Seorang psikolog mengemukakan bahwa berpikir positif dapat membantu pasien untuk berharap dan merasa dapat mengendalikan masa depan serta kesehatannya. Dengan sendirinya, seseorang yang berpikir positif cenderung menjadi lebih tekun dalam menjalani pengobatan. Sebaliknya, pikiran negatif akan menciptakan kecemasan yang justru membuat kesehatan cenderung menurun.

Menurut penelitian, seseorang yang berpikir positif memiliki tingkat risiko penyakit jantung dan peradangan yang lebih rendah. Sementara penelitian lain turut menemukan bahwa orang yang divonis mengidap penyakit arteri koroner tetapi terus berupaya untuk berpikir positif masih dapat hidup hingga 15 tahun kemudian. Selain itu, dipercaya bahwa terdapat hubungan antara tingkat kematian dengan depresi. Berpikir positif adalah kunci utama pada manajemen stres, selanjutnya berperan mendatangkan banyak manfaat kesehatan.

Secara umum, berikut manfaat berpikir positif terhadap kesehatan.

  • Lebih resisten terhadap flu.
  • Berkurangnya risiko penyakit kardiovaskular.
  • Memperpanjang usia harapan hidup.
  • Tingkat depresi yang lebih rendah.
  • Kondisi fisik dan psikologis yang lebih baik.
Di bidang olahraga, para atlet yang memenuhi kepalanya dengan pikiran positif terbukti mendapat pencapaian yang lebih tinggi daripada yang tidak.

Cara Sederhana Membiasakan Diri untuk Berpikir Positif

Berpikir positif bukan berarti Anda mengabaikan musibah yang sedang dialami, melainkan suatu cara dalam menyikapi dan menangani situasi tersebut dari sudut pandang yang lebih baik. Cara-cara berikut dapat dicoba untuk membiasakan diri berpikir positif.

Bicara pada diri sendiri

Berpikir positif dalam hal ini diartikan sebagai bicara hal-hal positif pada diri sendiri berdasarkan alasan dan logika. Sebaliknya, memenuhi kepala dengan pemikiran negatif akan membuat Anda lebih berat dalam menjalani situasi buruk.

Syukuri hal-hal baik, besar maupun kecil di dalam hidup Anda

Tuliskan ke dalam catatan hal-hal bahagia yang patut Anda syukuri, yang dapat Anda baca kembali saat pikiran negatif melanda.

Tidak masalah untuk sesekali memiliki pikiran negatif

Kuncinya adalah berlatih bagaimana mengubah pikiran negatif ini menjadi positif. Lakukan introspeksi tiap hari dan evaluasi apa saja yang Anda pikirkan. Jika diperlukan, Anda dapat menuliskan pikiran-pikiran negatif Anda untuk mengubahnya menjadi positif.  Ubah kalimat-kalimat negatif menjadi positif seperti, “Saya dalam masalah besar.”, menjadi, “Ini kesempatan untuk membuat perubahan.”

Temukan area dan cara-cara yang perlu diambil untuk melakukan perubahan positif

Upayakan untuk memperbaiki hubungan sosial yang sedang mengalami masalah. Atau dalam hal ini, memutuskan hubungan pun disarankan jika memang selama menjalaninya tidak memberikan Anda ketenangan. Anda dapat juga mengubah hal-hal sederhana lain, seperti mengubah cara berangkat ke kantor yang membuat stres dengan rute atau kendaraan yang lebih efisien.

Bertemanlah dengan orang-orang yang berpikiran positif demi bisa mendukung pengembangan diri Anda

Sebaliknya, bergaul dengan orang-orang berwatak negatif dapat membuat Anda meragukan diri sendiri dan menurunkan kemampuan Anda mengelola stres.

Yoga, relaksasi, meditasi, dan berdoa

Cara-cara ini bertujuan menenangkan pikiran dan tubuh agar dapat berpikir positif.

Tidak hanya kesehatan fisik, berpikir positif bisa membantu orang untuk mendapatkan kesehatan secara mental dan sosial. Seorang psikolog menyatakan bahwa berpikir positif akan meningkatkan kepercayaan diri yang akhirnya membentuk relasi positif dengan orang lain. Kepercayaan diri positif ini juga yang membuat seseorang lebih terhindar dari serangan stres dan memberikan kesanggupan dalam membuat keputusan yang lebih tepat.