Begini Cara Menyuburkan Rambut yang Seharusnya

Banyak orang menginginkan rambut yang tampak lebat. Berbagai cara dilakukan mulai dari perawatan rambut hingga mengonsumsi suplemen. Mari simak apa saja yang dapat membantu rambut tubuh subur.

Rambut sudah tumbuh sejak janin berusia 22 minggu. Pada tahap ini ada sekitar lima juta folikel dalam tubuh dengan 1 juta di antaranya ada di kepala. Makin bertambah usia seseorang, kepadatan rambut semakin berkurang. Hal ini terjadi karena kulit kepala makin lebar sementara folikel tidak diproduksi lagi.

begini cara menyuburkan rambut yang seharusnya - alodokter

Sementara folikel rambut tidak diproduksi lagi, perilaku kita dalam mengelola rambut sering menyebabkan kian berkurangnya minyak alami penyubur rambut. Pemakaian produk perawatan rambut yang keras dan penataan yang membuat rambut tertarik-tarik merupakan penyebab rambut rontok. Sejatinya, kerontokan rambut dalam skala normal mungkin tidak akan kentara sebab ada sekitar seratus ribu rambut dalam kepala kita. Selain itu, rambut yang telah rontok seharusnya digantikan oleh rambut baru. Sayangnya, pergantian tersebut tidak selamanya terjadi.

Rambut yang sehat dan subur tumbuh pada setiap setiap folikel pada kulit kepala yang sehat, sehingga tampak lebat. Selain itu, rambut yang sehat tampak mengkilap dan mudah diatur.

Hal yang Membantu Menyuburkan Rambut

Cara menyuburkan rambut paling penting untuk dilakukan adalah menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala. Untuk mendukung kesehatan rambut dan kulit kepala, penuhilah kebutuhan protein karena komposisi utama rambut adalah protein. Sekitar 45 gram protein wajib dikonsumsi setiap harinya untuk mendukung kesehatan rambut.

Beberapa sumber protein yang bisa dijadikan pilihan adalah daging rendah lemak, daging unggas, ikan, kacang, telur, dan produk susu rendah lemak. Usahakan jangan sampai kekurangan protein karena bisa menyebabkan rambut rapuh dan kusam.

Cara lain yang bisa dilakukan untuk menyuburkan rambut adalah dengan pemenuhan vitamin B dan D. Vitamin B kompleks selain penting untuk mengatur metabolisme tubuh dan menjaga sistem syaraf pusat, juga berguna bagi kesehatan rambut dan kulit kepala. Vitamin ini bisa didapatkan dari biji-bijian, kembang kol, wortel, sayuran berdaun hijau gelap, hati sapi, unggas, telur, kedelai, avokad, dan kacang-kacangan.

Sementara itu, vitamin D diklaim bisa mengaktifkan kembali folikel rambut yang tidak aktif meski tidak ada jaminan bahwa folikel selalu menghasilkan rambut. Untuk mendapatkan vitamin D bisa dilakukan dengan mengonsumsi salmon, jamur, biji-bijian, jus jeruk, dan susu rendah lemak yang diperkaya vitamin D. Selain itu, vitamin D juga bisa dipenuhi dengan melindungi rambut dari paparan langsung sinar matahari. Caranya bisa dengan memakai topi saat keluar rumah atau menggunakan sampo serta kondisioner tabir surya.

Selain protein dan vitamin, unsur kimia seperti seng (zinc) juga dibutuhkan untuk mencegah rambut rontok.  Zat ini bisa didapatkan dari kacang-kacangan, sayuran, buah-buahan dan dari air minum yang bersih. Jika dibutuhkan, suplemen yang mengandung zinc mungkin diperlukan.

Asupan omega 3 yang cukup juga baik untuk mendukung folikel rambut dan merangsang kelenjar minyak. Walau tidak menyebabkan pertumbuhan rambut, Omega 3 dipercaya mampu meningkatkan kesehatan kulit kepala. Sumber makanan lain yang mengandung omega3 adalah ikan salmon, ikan sarden, yogurt, keju, salad, dan sereal.

Di samping asupan makanan bergizi, untuk menyuburkan rambut bisa juga dilakukan dengan menggunakan minyak esensial. Minyak ekstrak biji anggur ditengarai dapat menyuburkan rambut karena mengandung asal linoleat. Sementara itu, untuk menstimulasi akar rambut, meningkatkan pertumbuhan rambut, dan meningkatkan sirkulasi di kulit kepala, bisa juga memakai minyak rosemary.

Cara menyuburkan rambut yang tak kalah pentingnya adalah dengan menghindari bahan kimia dalam produk perawatan rambut. Pewarna rambut dan bahan pengeriting permanen adalah dua produk kosmetik yang biasanya terdiri dari bahan kimia.  Selain itu, cegah juga kerusakan rambut dari klorin. Cucilah rambut sesudah berenang untuk mengantisipasinya.

Selain cara-cara di atas, hindari pemakaian jel dan pengering rambut yang terlalu sering, serta hindari menyisir rambut saat masih basah. Selain itu, mengelola stres juga berpengaruh terhadap kesuburan rambut Anda.