Benarkah Box Bayi Sebabkan Sindrom Kematian Bayi?

Selama ini mungkin ada isu yang berkembang jika menidurkan si kecil dalam box bayi dapat menyebabkan buah hati meninggal secara mendadak. Namun, apakah mitos tersebut memang benar, mari kita buktikan.

Sudden infant death syndrome (SIDS) atau sindrom kematian bayi mendadak adalah diagnosis yang dibuat ketika bayi yang tampaknya sehat, meninggal secara tiba-tiba tanpa tanda-tanda dan sebab yang jelas. Biasanya sindrom menakutkan ini menimpa bayi yang baru saja dilahirkan atau berusia di bawah satu tahun.

benarkah box bayi sebabkan sindrom kematian bayi - alodokter

Penyebab sindrom kematian bayi mendadak belum diketahui dengan pasti, namun diduga jika SIDS disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor seperti keadaan fisik si kecil dan lingkungan tidurnya. Bahkan ada mitos yang mengatakan jika SIDS terjadi dikarenakan menidurkan si kecil di box bayi.

Mitos atau Fakta?

Nyatanya, menidurkan anak dalam box bayi tidak menyebabkan SIDS. Masalah terletak pada lingkungan atau keadaan sekeliling box bayi atau tempat tidur si kecil. Kondisi seperti tidur di atas permukaan kasur yang lunak atau terlalu empuk. Hal tersebut dapat meningkatkan risiko SIDS dan penyebab kematian bayi lainnya.

Oleh karena itu, dianjurkan untuk meletakkan bayi di atas kasur yang datar dan padat. Hanya gunakan sprei dan kain perlak untuk melapisi kasur dan jangan pula menempatkan bantal, guling, atau mainan apa pun di bawah tubuh si kecil. Selain itu, jangan menaruh kasur tambahan, selimut tebal, atau kasur air di dalam box bayi. Hal ini bisa meningkatkan risiko si bayi mengalami SIDS, menurut beberapa penelitian.

Tahukah Anda jika menidurkan bayi di sofa, kursi, atau kasur orang dewasa tidak dianjurkan? Selain meingkatkan risiko SIDS, hal tersebut juga dapat membuat si kecil menjadi sesak napas atau tercekik. Bahkan, sebagian besar kasur orang dewasa dirasa tidak aman bagi bayi karena terlalu empuk dan dilapisi dengan selimut lembut.

Ketika si kecil hendak tidur atau kedinginan, pakaikan piyama tidur atau baju one-piece dari bahan katun. Jangan tutupi anak dengan selimut dan pastikan tidak ada sesuatu apa pun yang menutupi kepala bayi. Oh iya, jika Anda menutup sekeliling box bayi dengan pembatas atau bumper, segera lepaskan. Mengapa? Belum ada bukti yang mengungkapkan jika bumper dapat mencegah bayi cidera atau terkena benturan. Yang jelas, bumper dapat membuat si kecil lemas atau tercekik karena sirkulasi udara tidak bebas. Selain itu, si kecil juga akan merasa terjebak karena tidak dapat melihat sekitarnya dengan baik.

Yang paling penting, posisi tidur bayi harus telentang, bukan tengkurap. Tidur tengkurap membuat risiko SIDS pada bayi menjadi jauh lebih tinggi karena bahan atau barang di sekitarnya bisa menutup saluran pernapasan bayi (mulut atau hidung). Jika si kecil sudah bisa berganti posisi tidur sendiri (biasanya di usia 6 bulan), biarkan dia memilih posisi yang membuatnya nyaman.

Terakhir, segera datangi unit gawat darurat jika si kecil kesulitan bernapas, berhenti bernapas atau membiru, tidak sadar diri, atau tidak dapat bangun. Jadi, Anda tetap bisa menggunakan box bayi tapi tetap harus memperhatikan kelebihan dan kekurangannya.