Bentuk Tubuh Wanita Apel dan Pir, Waspadai Penyakit Ini

Bagi yang memiliki bentuk tubuh wanita yang menyerupai apel dan pir harus lebih menjaga kesehatan. Bentuk tubuh ini rupanya rentan terhadap beberapa penyakit tertentu.

Para ahli percaya bahwa distribusi penyimpanan lemak dalam tubuh, dapat berkaitan dengan pengaruh genetik, sehingga kerap menyebabkan bentuk tubuh antara ibu dan anak, seringkali serupa. Bentuk tubuh dengan distribusi penimbunan lemak pada area sekitar pinggang dikenal sebagai bentuk apel, sedangkan pada area sekitar pinggul, bokong dan paha adalah bentuk tubuh pir.

bentuk tubuh wanita apel dan pir, waspadai penyakit ini - alodokter

Pemilik bentuk tubuh wanita apel dan pir disebut berisiko lebih tinggi terkena penyakit ginjal, diabetes, dan memori yang buruk dibandingkan wanita yang memiliki bentuk tubuh lain. Hal itu kemungkinan karena adanya penumpukan lemak pada bagian tubuh tertentu. Namun, bukan berarti wanita dengan bentuk tubuh lain secara umum tidak memiliki risiko ini, berat badan berlebih dan pola hidup, masih memegang peranan dalam berbagai risiko penyakit.

Risiko untuk Bentuk Tubuh Apel

Bentuk tubuh wanita seperti apel memiliki pinggang yang besar, pinggul yang lebih kecil dan payudara yang sedikit lebih besar. Pada bentuk tubuh ini, lebih berisiko menimbun lemak di sekitar perut dan pinggang. Hal ini membuat wanita dengan bentuk tubuh apel lebih rentan terhadap penyakit:

  • Gangguan Makan

Wanita yang memiliki bentuk tubuh apel mungkin memiliki risiko lebih besar terhadap gangguan makan. Sebab berdasarkan sebuah penelitian, kenaikan jumlah lemak pada perut erat kaitannya dengan nafsu makan yang tidak terkendali, sehingga kerap membuat wanita pemilik tubuh bentuk apel semakin sulit untuk menyukai bentuk tubuhnya. Hal inilah yang membuatnya lebih rentan mengalami gangguan makan, baik menjadi berlebihan, maupun amat kekurangan seperti bulimia dan anoreksia. Lebih lanjutnya, hal ini diketahui berkaitan secara psikis dan hormonal.

  • Penyakit ginjal

Bentuk tubuh wanita yang menyerupai apel ternyata lebih berisiko mengalami penyakit ginjal. Meski hingga kini belum diketahui secara jelas mengapa, namun sebuah penelitian mengungkap, wanita dengan bentuk tubuh ini cenderung memiliki tekanan darah yang tinggi pada ginjal, meskipun secara umum memiliki kondisi tubuh sehat dan tekanan darah yang normal. Tekanan darah pada ginjal akan semakin tinggi, jika mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

  • Diabetes dan Penyakit Jantung

Seseorang yang kelebihan berat badan memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes. Hanya saja, pemilik bentuk tubuh apel mungkin cenderung lebih berisiko terkena diabetes karena memiliki kelebihan penumpukan lemak pada bagian perut. Tak hanya itu saja, bentuk tubuh seperti apel juga harus lebih waspada terhadap penyakit jantung.

Bagi yang memiliki bentuk tubuh seperti apel, dianjurkan untuk membiasakan diri melakukan olahraga kardio guna membakar lemak. Selain itu, manfaat dari olahraga kardio juga mampu menguatkan otot perut, sehingga perut lebih ramping. Salah satu yang bisa menjadi pilihan adalah jogging.

Bentuk Tubuh Wanita seperti Pir

Bentuk tubuh wanita yang menyerupai buah pir memiliki bentuk tubuh bagian atas yang kecil sementara pinggul, paha dan bokong cenderung lebih besar.Wanita dengan bentuk tubuh pir cenderung lebih banyak menyimpan lemak pada tiga bagian tubuh bawah tersebut. Untuk itulah, pemilik bentuk tubuh seperti ini harus lebih hati-hati terhadap penyakit:

  • Daya ingat yang buruk

Dari data yang didapatkan, wanita pemilik bentuk tubuh pir, lebih berisiko mengalami gangguan daya ingat. Sebuah penelitian menyebutkan, wanita dengan bentuk tubuh pir mengalami kerusakan fungsi otak dan memori, dibanding bentuk tubuh apel. Kemungkinan ini disebabkan jenis lemak yang tersimpan cenderung lebih banyak disekitar pinggul, dibandingkan pinggang. Dengan semakin menumpuk lemak tubuh, maka semakin tinggi pula risikonya dalam mengganggu daya ingat. Hal ini berkaitan dengan pelepasan hormon sitokin oleh lemak pada tubuh yang dapat menyebabkan peradangan, serta kerap kali mengganggu kemampuan kognitif.

  • Diabetes

Penumpukan lemak yang terdapat di bagian bokong dan paha juga bisa menyebabkan penyakit diabetes. Hanya saja, pemilik tubuh pir memiliki risiko lebih kecil terkena penyakit diabetes jika dibandingkan pemilik tubuh apel. Meski demikian, berat badan berlebih secara umum merupakan faktor risiko yang signifikan terhadap diabetes, jadi tetap perlu diwaspadai.

Untuk yang memiliki bentuk tubuh wanita seperti pir, agar tubuh tetap sehat, dianjurkan untuk rutin berolahraga sepeda. Latihan aerobik ini sangat baik untuk membantu membakar lemak pada bagian bawah tubuh, termasuk paha dan bokong.

Kaitan bentuk tubuh dan risiko penyakit di atas yang didapat melalui hasil data-data penelitian, tentu bukan semata-mata dipengaruhi oleh bentuk tubuhnya saja, melainkan juga dari pola hidup sehari-hari. Perlu penelitian klinis lebih lanjut untuk dapat menentukan kaitannya secara terperinci.

Risiko terkena penyakit tertentu memang dapat terjadi pada wanita yang memiliki bentuk tubuh seperti apel dan pir. Namun, bentuk tubuh wanita tidak dapat menjadi patokan terhadap kondisi kesehatannya. Dibandingkan hanya memikirkan bentuk tubuh, lebih baik tetap menjaga kesehatan dengan mengontrol berat badan, mengonsumsi makanan sehat dan berolahraga secara teratur.