Berikut Daftar Obat Maag yang Perlu Anda Ketahui

Sebagian orang pernah atau bahkan sering mengalami sakit maag. Penyakit ini dapat membuat perut Anda terasa sangat sakit dan membuat Anda merasa tidak nyaman. Jika Anda mengalami sakit maag, beberapa obat maag seperti antasida, obat antagonis reseptor H2, proton pump inhibitor (PPI), dan lain-lainnya, dapat mengobati sakit maag yang Anda alami.

Dua penyebab sakit maag yang paling umum adalah bakteri yang bernama Helicobacter pylori dan obat anti-inflamasi non steroid (OAINS).  Selain karena dua hal ini, sakit maag bisa juga terjadi karena faktor usia (dewasa hingga lansia), terlalu banyak meminum minuman beralkohol, stres, menderita penyakit dan kondisi medis lainnya seperti HIV/AIDS, penyakit Crohn, dan infeksi parasit.

dyspepsia medicine

Ini Obat Maag yang Bisa Anda Pilih

Seseorang yang mengalami penyakit maag biasanya memiliki gejala seperti nyeri di ulu hati, mual, muntah, bersendawa, kembung, kehilangan nafsu makan, gangguan pencernaan, dan adanya perasaan penuh di perut bagian atas setelah makan.

Beberapa daftar obat maag yang bisa mengobati sakit maag Anda, di antaranya:

  • Antasida Antasida dapat menetralkan asam di perut Anda yang menimbulkan rasa sakit. Obat ini dapat dibeli tanpa resep dokter di toko obat terdekat. Ada pun efek samping dari obat ini yakni konstipasi atau diare, tergantung pada bahan utama obat ini.
  • Antibiotik Obat antibiotik seperti klaritromisin, amoxicillin, atau metronidazole dapat membunuh bakteri H. pylori yang dapat menyebabkan sakit maag. Antibiotik biasanya diminum selama 10 hingga 14 hari.
  • Obat antagonis reseptor H2 (H2RA) Obat antagonis reseptor H2 seperti ranitidin mampu menurunkan produksi asam lambung Anda.
  • Proton pump inhibitor (PPI) Obat jenis ini sama seperti obat antagonis reseptor H2 (H2RA) yang bertujuan untuk menurunkan produksi asam lambung. Bahkan, obat PPI lebih ampuh daripada obat H2RA. Salah satu contoh obat jenis ini adalah omeprazole.
Selain dengan obat maag, ada beberapa hal yang dapat meredakan sakit maag, seperti:
  • Makan dengan porsi sedikit namun sering. Hindari pula makanan yang dapat mengganggu pencernaan Anda, seperti makanan pedas, asam, makanan berlemak, ataupun yang digoreng.
  • Hindari minuman beralkohol, karena dapat mengiritasi lapisan lendir perut Anda.
  • Mengelola stres, karena stres dapat membuat gejala sakit maag menjadi lebih buruk. Anda bisa mengelola stres dengan cara meditasi, yoga, atau tai chi.
  • Konsumsi makanan kaya serat dan yang mengandung flavonoid untuk menghentikan pertumbuhan bakteri H. pylori. Seperti bawang, buah beri, seledri, brokoli, kubis, kedelai, dan lainnya
  • Hindari minuman berkafein.
Jika obat maag dan beberapa cara yang telah dipaparkan di atas tetap tidak bisa menghilangkan rasa sakit akibat sakit maag yang Anda alami, segera kunjungi dan konsultasikan keadaan Anda pada dokter untuk mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat.