Bingung Mendiskusikan tentang Menstruasi dengan Anak?

Sebagian besar anak merasa takut dan bingung saat pertama kali mengalami menstruasi. Padahal, rasa takut yang muncul bisa dicegah jika orang tua telah menjelaskan kepada anak terkait masa pubertas dan menstruasi sejak kecil.

Terutama menjelang masa pubertas pada usia 9-10 tahun, biasanya anak sering bertanya tentang tubuh manusia. Pembicaraan tentang menstruasi dapat dimulai dari pertanyaan-pertanyaan tersebut. Anda dapat memulai pembicaraan kepada anak perempuan Anda dengan kalimat seperti, “Nanti jika sudah besar kamu akan jadi seperti Mama. Akan ada perubahan tertentu pada tubuh kamu”. Sehingga pada saat anak mengalami menstruasi pertama, yaitu sekitar usia 12 tahun, maka hal itu tidak lagi mengejutkan.

Bingung Mendiskusikan tentang Menstruasi dengan Anak-Alodokter

Tips Memberi Penjelasan pada Anak

Anak Anda yang masih kelas 1 SD tiba-tiba menemukan pembalut di dalam lemari Anda, kemudian bertanya benda apakah itu. Di waktu lain, anak laki-laki Anda bertanya, mengapa ada bercak darah pada rok kakaknya yang remaja. Daripada kebingungan dan kehilangan kata-kata, lebih baik Anda mulai mendiskusikan tentang proses alami wanita ini sejak dini kepada mereka.

Berikut ini adalah panduan yang dapat digunakan untuk memulai pembicaraan :

  • Bicarakan sedini mungkin dalam beberapa waktu berbeda

Pendidikan tentang tubuh manusia, terutama organ reproduksi, sebenarnya tidak perlu dibahas dalam satu waktu sekaligus karena justru dapat membuat anak kewalahan dan menjadi tidak nyaman. Anda dapat memecah diskusi ke dalam beberapa pembicaraan berbeda pada waktu-waktu santai, tiap kali ada kesempatan. Sehingga Anda bisa memberi pendidikan seksual kepada anak sejak dini.

  • Bicarakan dengan nada positif

Jika Anda kesulitan untuk menjawab, hindari membohongi anak. Jangan pula menyebutkan bahwa menstruasi merupakan kutukan atau sebuah penyakit. Jawaban yang salah hanya akan membuat anak menjadi takut ketika masa menstruasi tiba. Orangtua perlu melengkapi diri dengan pengetahuan mengenai cara kerja organ reproduksi agar dapat menjelaskan kepada anak,  bahwa haid merupakan proses alami yang terjadi pada wanita. Beritahu juga  setiap anak memiliki perubahan tubuh yang berbeda. Ada yang lebih cepat, ada pula yang lebih lambat.

  • Sesuaikan dengan usia

Sesuaikan diskusi dan penjelasan dengan usia dan pengetahuan anak. Misalnya saat anak memasuki usia 7-8 tahun menemukan pembalut di dalam lemari, jelaskan bahwa Anda menggunakan pembalut tersebut saat sedang menstruasi. Pada usia ini, mungkin Anda perlu untuk membatasi jawaban dan penjelasan yang diberikan kepada anak jika anak tidak bertanya terlalu mendalam. Namun, seiring bertambahnya usia, Anda bisa menjelaskannya secara spesifik tentang periode mensturasi dan lainnya.

  • Tidak apa-apa untuk menjawab “tidak tahu”

Anak-anak terkadang mengajukan pertanyaan yang membuat orang tua kebingungan dalam menjawabnya. Jika memang benar-benar tidak siap dengan jawaban yang tepat, minta waktu kepada anak untuk Anda mencari informasi terkait pertanyaan yang diajukan dan akan memberikan jawaban tersebut kepadanya di lain waktu. Mengarang atau menakuti untuk sekadar membuatnya berhenti bertanya, hanya akan membuat anak tidak memercayai Anda dan mencari informasi dari sumber lain yang belum tentu tepat.

  • Hindari sekadar memberinya video atau buku tentang menstruasi

Ada banyak buku atau video yang menjelaskan tentang proses menstruasi atau cara kerja organ reproduksi. Namun, anak bisa saja punya banyak pertanyaan yang tidak akan mendapat jawaban hanya menonton dan membaca saja. Penting mendampingi anak saat sedang menonton atau membaca video tersebut agar Anda dapat mendiskusikan apa yang telah ditonton dan dibaca bersama.

  • Bicarakan juga kepada anak laki-laki

Tidak hanya anak perempuan, anak laki-laki juga butuh diajak berdiskusi tentang datang bulan. Anda dapat berbicara kepada mereka dengan cara yang serupa kepada anak perempuan. Pengetahuan ini diperlukan agar mereka memahami apa yang dialami teman, saudara perempuan dan ibunya tiap bulan.

Pertanyaan Seputar Menstruasi

Pertanyaan anak tentang datang bulan sering dirasa sulit untuk dijawab sehingga Anda merasa butuh panduan jawaban. Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang umum diajukan, beserta panduan contoh jawabannya:

  • Apa itu menstruasi?

“Sel telur yang tidak dibuahi (tidak hamil) akan dikeluarkan oleh tubuh bersamaan dengan dinding rahim yang meluruh, mengalir keluar dari tubuh bercampur dengan darah. Proses keluarnya darah itulah yang disebut menstruasi.”

  • Apa tanda aku akan mengalami menstruasi pertama?

“Umumnya haid terjadi pada 2 tahun setelah payudara mulai tumbuh dan setahun setelah muncul cairan putih dari vagina. Tanda lain adalah tumbuhnya rambut pada ketiak dan sekitar kemaluan.”

  • Mengapa hanya perempuan yang mengalami haid?

“Tubuh wanita dan laki-laki tumbuh dengan cara berbeda. Haid terjadi karena adanya perubahan dalam rahim yang memungkinkan perempuan dapat memiliki bayi. Tubuh pria juga berubah, seperti remaja laki-laki yang memiliki kumis dan suaranya menjadi berat tapi laki-laki tidak mempunyai rahim.”

  • Apa itu PMS?

Premenstrual syndrome (PMS) adalah perubahan fisik dan emosi yang terjadi sebelum perempuan mengalami masa haid yang disebabkan oleh perubahan hormon. Namun tidak tiap kali dan tidak semua wanita mengalami ini.”

  • Berapa banyak darah yang biasanya keluar saat haid?

“Akan terasa banyak, tapi sebenarnya hanya 3-5 sendok makan yang berlangsung selama 3-5 hari.”

  • Apakah menstruasiku mulai dengan normal?

“Umumnya remaja perempuan mengalami menstruasi pertamanya pada usia 12 tahun. Namun situasi ini dapat terjadi lebih cepat atau lebih lambat pada tiap anak, dan itu adalah hal yang normal.”

  • Apakah aku harus berhenti beraktivitas?

“Kecuali mengalami nyeri haid yang tidak tertahankan, semua wanita tetap bebas beraktivitas seperti biasa. Yang penting kamu perlu menggunakan pembalut dan pakaian yang nyaman.”

Ajarkan anak perempuan Anda yang sudah memasuki masa pubertas untuk bersiap mengalami menstruasi, dengan membawa pembalut di tas. Sementara untuk anak laki-laki, Anda dapat memberitahukan informasi tentang datang bulan dengan tujuan agar dia dapat menghormati saudara atau teman perempuannya yang tidak mengikuti aktivitas tertentu karena sedang menstruasi.