Bisakah Vagina Kembali Seperti Semula Setelah Melahirkan?

Bila bunda melahirkan bayi secara normal melalui vagina, maka mulut vagina akan melebar agar bayi bisa melewatinya. Secara alami ukuran vagina pasca persalinan dapat mengalami perubahan. Kemungkinan terasa lebih lebar, lebih longgar, lebih lunak, lebih terbuka, bahkan disertai memar atau bengkak.

Jangan malu, perubahan ukuran vagina tersebut hal normal, sebagaimana perubahan tubuh bunda setelah melahirkan. Bahkan, dampak ini bisa lebih terasa pada Bunda yang melahirkan bayi besar. Namun bengkak dan terbukanya vagina akan mulai berkurang setelah beberapa hari melahirkan.

Tergantung Berbagai Faktor

Namun, apakah vagina akan kembali ke ukuran aslinya seperti sebelum melahirkan, tergantung pada sejumlah faktor, antara lain ukuran bayi bunda, jumlah anak yang telah bunda miliki, genetika, dan apakah bunda melakukan senam kegel secara teratur atau tidak.

Sebenarnya, ukuran vagina pasca persalinan akan kembali mengecil, meski mungkin tidak sepenuhnya kembali kepada ukuran awal sebelum hamil. Untuk membantu mengencangkan vagina, Bunda disarankan melakukan senam kegel.

Dengan senam kegel, Bunda akan berlatih mengencangkan perineum (area di antara vagina dan anus) dalam rangka membantu mengembalikan kekencangan otot yang mengelilingi lubang kemih, vagina, dan anus.

Selain bermanfaat untuk mengembalikan kekencangan vagina, latihan dasar panggul atau senam kegel ini juga dapat membantu mencegah inkontinensia urine di kemudian hari.

Bantu Mengencangkan dengan Senam Kegel

Berikut adalah langkah-langkah sederhana melakukan senam kegel:

  • Tarik otot vagina ke arah atas, bersamaan dengan otot pada anus.
  • Lakukan dengan cepat, kencangkan dan lepaskan otot-otot tersebut.
  • Kemudian, kombinasikan dengan gerakan perlahan. Tahan kontraksi selama yang Bunda bisa, tapi maksimal 10 detik.
  • Lakukan latihan senam kegel ini sebanyak 10 set. Dengan frekuensi 4-6 kali sehari.
  • Bila otot-otot mulai terasa lebih kuat, tingkatkan latihan secara bertahap jumlah set dan durasinya.
Idealnya, Bunda melakukan hal ini dalam posisi berdiri, dengan kaki terbuka dan sedikit menekuk kaki, namun bunda juga bisa melakukannya kapan pun dan di mana pun, entah itu sambil duduk atau berdiri, saat menyusui, saat mengendarai kendaraan dan terjebak lampu merah, dan lainnya.

Untuk mengecek apakah bunda sudah melakukan latihan kegel dengan benar, coba lakukan latihan ini saat kencing. Jika Bunda bisa menghentikan aliran urine saat mengencangkan otot, berarti latihan yang selama ini bunda lakukan sudah benar. Namun ingat, melakukan kegel saat kencing cukup untuk menguji saja apakah latihan bunda sudah benar. Tidak disarankan untuk rutin melakukan kegel sambil buang air kecil karena justru bisa melemahkan otot kandung kemih dan menyebabkan masalah kencing.

Bila sudah rutin melakukan kegel dengan benar, namun vagina masih terasa tidak seperti semula, jangan berkecil hati. Ukuran vagina mungkin memang tidak akan kembali sepenuhnya ke bentuk semula, namun harusnya kondisi ini bukanlah masalah. Latihan kegel juga sedikit banyak akan membantu otot-otot kewanitaan, sehingga dapat menyiasati sensasi saat berhubungan seksual.

Jika bunda atau pasangan merasa perubahan ukuran vagina ini sebagai gangguan atau mempengaruhi hubungan intim, sebaiknya konsultasikan ke dokter