Bolehkah Si Kecil Mengonsumsi Makanan Pedas?

Sebagai negara yang banyak menghasilkan rempah-rempah dengan berbagai rasa, maka rasa pedas merupakan salah satu favorit masyarakat Indonesia. Jika orang dewasa sudah terbiasa dengan makanan pedas, bagaimana dengan Si Kecil. Bolehkah memberikan makanan pedas pada Si Kecil?

Rempah-rempah tidak terbatas pada cabai dan lada saja. Tetapi termasuk juga bawang putih, jahe, jintan, ketumbar, kunyit dan lainnya. Rempah-rempah ditambahkan pada masakan sebagai penambah rasa makanan, selain juga dapat bermanfaat bagi kesehatan. Misalnya jahe, adas, karom, dan jintan putih diketahui dapat mengatasi perut kembung dan gangguan pencernaan. Selain itu, bawang putih dan kunyit yang bermanfaat sebagai antiseptik dan antioksida.

Waktu yang Tepat Si Kecil Mencicipi Rasa Pedas

Sebagian orangtua sudah memberikan makanan yang mengandung rempah-rempah dengan cita rasa pedas sejak awal anak memulai makanan padat pertamanya. Mereka berpendapat bahwa dengan mengenalkan makanan pedas lebih awal, anak akan cepat beradaptasi dan menyesuaikan diri dangan makanan orang dewasa.

Sebenarnya ketika kamu mengonsumsi makanan pedas saat menyusui Si Kecil, maka rasa tersebut juga dirasakan pada ASI, sehingga membuatnya sudah terbiasa. Namun, pemberian makanan pedas pada bayi perlu dipertimbangkan lagi. Dokter menyarankan untuk menunggunya hingga berusia satu tahun jika ingin memperkenalkan makanan pedas dari rempah-rempah, untuk mencegah gangguan perut dan alergi.

Perkenalkan Makanan Pedas Secara Bertahap

Kalau kamu ingin memberikan makanan pedas, sebaiknya berikanlah makanan pedas dengan rasa yang ringan terlebih dahulu, seperti kayu manis dan pala.

Setelah Si Kecil berusia 18 bulan dan sudah terbiasa dengan makanan yang mempunyai rasa pedas ringan, bisa dikenalkan dengan jenis rempah lain yang mempunyai rasa pedas lebih kuat seperti cabai atau lada hitam dalam jumlah sedikit.

Tapi, sebaiknya hati-hati saat memberikan cabai hijau segar dan cabai merah bubuk. Ada kemungkinan lidah dan perut Si Kecil tergolong sensitif, sehingga tidak tahan dengan rasa pedas.

Berikut ini beberapa contoh rempah-rempah dengan rasa pedas ringan yang dapat diberikan pada Si Kecil:

  • Sedikit parutan jahe atau satu siung bawang putih, yang dapat ditambahkan ke dalam makanan Si Kecil.
  • Sedikit biji-bijian seperti jintan manis dan biji sawi yang ditumis dengan sedikit minyak untuk menambah rasa pada nasi goreng dan sayur.
  • Berikan kunyit bubuk, jintan, dan ketumbar pada jenis masakan yang berkuah.
  • Bubuk kayu manis, pala, atau kapulaga dapat ditambahkan pada makanan manis seperti puding atau oatmeal.
  • Daun mint atau ketumbar dapat dijadikan hiasan pada sayuran, kari, dan nasi.

Penambahan rempah-rempah seperti kayu manis pada bayi merupakan cara alami yang dapat memberikan rasa yang bervariasi untuk makanannya tanpa harus menambahkan gula dan garam. Gula dan garam yang berlebihan pada bayi di bawah usia 1 tahun dapat membuat ginjalnya bekerja terlalu berat atau menimbulkan gangguan kesehatan di masa yang akan datang.

Keputusan untuk memberikan makanan pedas pada Si Kecil adalah pilihan orangtua masing-masing. Jika kamu ingin tetap memberikan, lakukan secara bertahap yah dan jangan membuatnya trauma. Buat waktu makannya menyenangkan.

Referensi