Bunda, Waspadai Bayimu Mengalami Gagal Tumbuh

Pada beberapa tahun pertama, idealnya bayi tumbuh secara cepat. Namun, ada juga bayi yang tidak bisa mencapai standar pertumbuhan. Kondisi ini disebut bayi gagal tumbuh.

Selama dua minggu pertama setelah lahir, berat badan bayi biasanya menurun. Hal ini masih normal. Namun, lain halnya bila usia bayi sudah lebih dari dua minggu, bayi sudah harus tumbuh dengan stabil. Bunda, jika berat badan bayi tidak naik selama beberapa waktu, waspadai bayimu mengalami gagal tumbuh.

Bunda Waspada Bayimu Mengalami Gagal Tumbuh - Alodokter.jpg

Pertumbuhan Terlambat

Pada umumnya, berat badan bayi meningkat dua kali lipat pada usia bayi 4 bulan. Kemudian, meningkat hingga 3 kali lipat berat lahir pada saat bayi ulang tahun pertama.

Gagal tumbuh berarti pertumbuhan bayi, baik tinggi maupun berat badannya, tidak memadai. Kondisi ini membuat bayi terlihat lebih kecil dan lebih pendek dibanding rata-rata bayi pada usianya.

Selain itu, istilah gagal tumbuh juga menggambarkan bahwa bayi tidak dapat mempertahankan pertumbuhannya, sehingga grafik pertumbuhan tidak mengalami peningkatan. Penting memerhatikan, bila berat badan bayi tidak bertambah selama tiga bulan berturut-turut, maka harus segera diperiksakan ke dokter anak.

Mengenali Penyebabnya

Ada banyak hal yang dapat memengaruhi kegagalan pertumbuhan pada bayi, di antaranya sebagai berikut:

  • Pada bayi yang menyusu Air Susu Ibu (ASI), mungkin bayi kurang lama ketika menyusu, atau kurang sering disusui, sehingga ia tidak mendapat cukup nutrisi.
  • Ada masalah dalam menyusui, misalnya pelekatan yang salah, atau masalah lainnya.
  • Pada bayi yang mengonsumsi susu formula, mungkin Bunda salah menakar ketika menyiapkan susu. Takaran susu yang terlalu sedikit bisa membuat anak hanya mendapat kalori yang sangat sedikit. Tapi juga jangan terlalu banyak, ya, karena bisa membuat bayimu susah buang air besar. Gunakan takaran yang pas.
  • Orang tua kurang memerhatikan isyarat kelaparan pada bayi, sehingga tidak menyusui atau memberikannya makan sesuai yang ia butuhkan.
  • Masalah dengan waktu makan atau menyusu, misalnya tidak memiliki jadwal makan yang teratur.
  • Bayi enggan untuk makan atau menyusu karena mengalami refluks asam lambung, nyeri ulu hati, atau muntah.
  • Bayi muntah atau diare berlebihan yang dikarenakan oleh penyakit.
  • Bayi mengalami infeksi pada mulut atau tenggorokan, sehingga mengisap payudara untuk menyusu jadi terasa sakit.
  • Ada masalah dalam hubungan ibu dan bayi, yang memberikan dampak pada pola makan. Pada beberapa kasus, hal seperti ini bisa terjadi. Terkadang ada kaitan antara depresi pasca ibu melahirkan dengan bayi gagal tumbuh.
Jangan Abaikan Gagal Tumbuh!

Bila bayimu mengalami kondisi ini, jangan diabaikan, Bunda! Penanganan tergantung pada penyebab gagalnya Si Kecil untuk tumbuh.

Jika gagal tumbuh disebabkan masalah nutrisi, Bunda bisa memperbaiki pola makan atau menyusu Si Kecil. Misalnya, menyusuinya lebih sering atau menambah kalori dan cairan untuknya bila dia sudah mengonsumsi makanan pendamping ASI.

Selain itu, bunda bisa memberikan vitamin atau mineral sesuai anjuran dokter. Lakukan hal ini terutama bila Si Kecil mengalami defisiensi atau kekurangan vitamin maupun mineral.

Kemungkinan dokter juga akan memeriksa apakah teknik menyusui yang Bunda lakukan sudah benar, serta kondisi kesehatan bayi. Saat berkonsultasi, utarakan semua masalah Bunda terkait kondisi ini, termasuk apakah kamu merasa depresi atau memiliki masalah dalam hubungan ibu dan bayi.

Secara rutin, bawalah Si Kecil untuk diperiksa tumbuh kembangnya, baik pada dokter anak, maupun pada posyandu yang umum diadakan setiap bulannya, dan biasakan untuk mengisi KMS (Kartu Menuju Sehat), sehingga Bunda dapat mengikuti pertumbuhan Si Kecil, serta bisa lebih waspada bila terdapat tanda-tanda pertumbuhan yang tidak berjalan optimal seperti semestinya.

Penanganan yang cepat dan tepat, sangat penting jika bayi mengalami gagal tumbuh. Segera periksakan Si Kecil pada dokter anak jika bunda mencurigai bayimu mengalami tanda-tanda gagal tumbuh.