Busui, Kurma Bisa Jadi Booster ASI Alami Saat Berpuasa

Ibu menyusui (busui) membutuhkan asupan nutrisi untuk menunjang produksi air susu ibu (ASI). Selama bulan Ramadhan, busui bisa saja khawatir ASI tidak memadai, sehingga membutuhkan pelancar dan penambah jumlah ASI atau booster ASI. Tapi, jangan cepat-cepat mencari booster dalam bentuk obat atau suplemen.

Sebagian besar pemuka agama Islam berpendapat, ibu menyusui memiliki kelonggaran untuk tidak berpuasa selama Ramadhan. Busui dapat mengganti puasa di lain waktu atau membayar fidyah. Bila busui tetap bertekad untuk menjalani ibadah puasa, kurma dengan beragam nutrisi dapat menjadi pilihan yang akan membantu busui.

Busui, Kurma Bisa Jadi Booster ASI Saat Berpuasa - Alodokter

Sebenarnya tubuh busui akan menyesuaikan selama puasa. Busui juga tetap mampu menghasilkan ASI. Itu sebabnya penting bagi busui untuk mengonsumsi makanan bergizi saat berpuasa, dan salah satunya adalah kurma.

Sebagaimana kurma bermanfaat bagi ibu hamil, konsumsi kurma tergolong aman bagi busui dalam porsi yang cukup. Sebaiknya hindari mengonsumsi kurma dalam porsi yang berlebihan karena kurma juga tinggi gula dan kalori. Namun, untuk kurma dalam bentuk suplemen, belum diketahui secara pasti apa dampaknya bagi kesehatan terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar.

Yuk, simak lebih jauh kandungan kurma dan manfaatnya untuk busui berikut ini.

  • Sumber kalium

Suatu penelitian mengungkap, ketika busui berpuasa, beberapa zat nutrisi seperti zinc, magnesium, dan kalium berkurang kandungannya dalam ASI. Kurma merupakan sumber kalium yang baik. Kalium adalah mineral penting untuk mengendalikan keseimbangan cairan tubuh, membangun otot, mengatur detak jantung dan tekanan darah, serta melindungi dari penyakit jantung dan stroke. Empat buah kurma dapat memenuhi sekitar 14 persen dari kebutuhan kalium harian.

  • Tinggi kalsium dan serat

Selain itu, kurma kaya akan kalsium dan diyakini dapat membantu meningkatkan produksi ASI. Cara kerjanya adalah meningkatkan hormon menyusui yang disebut prolaktin dalam tubuh busui. Kurma juga termasuk salah satu dari makanan tinggi serat yang bermanfaat

  • Mengandung vitamin dan zat besi

Sebuah studi menunjukkan adanya hubungan antara kadar zat besi yang rendah dalam tubuh busui, dengan suplai ASI yang rendah. Bila ASI bunda sedikit, terutama saat menjalani ibadah puasa, coba minta dokter untuk mengecek kadar Hb dalam darah, yang berkaitan dengan kadar zat besi.

Kurma bisa menjadi pilihan. Kandungan zat besi dalam kurma melimpah, yaitu sekitar 11 persen dari kebutuhan zat besi harian. Selain itu, kurma juga mengandung vitamin A, dan vitamin B6.

Kurma memang merupakan sajian yang memiliki banyak kandungan bergizi bagi tubuh, meski demikian, efektivitas kurma terhadap ASI masih membutuhkan penelitian klinis lebih lanjut. Jadi, jangan lupakan asupan nutrisi lainnya secara seimbang bagi busui terutama di bulan puasa. Serta ingat, untuk selalu menjalani pola hidup yang sehat dengan perbanyak air putih, tetap melakukan aktivitas fisik/olahraga sesuai kemampuan, dan sebisa mungkin mencukupi istirahat.

Bila Bunda hendak mengonsumsi suplemen berbahan dasar kurma, atau suplemen apapun, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, untuk memastikan keamanan dan dosis penggunaannya.

Agar lebih variatif, yuk, kreasikan sajian kurma. Busui bisa mengolah kurma menjadi kue, atau yang sedang tren di kalangan busui adalah jus kurma susu. Caranya mudah, blender tujuh butir kurma tanpa biji yang sudah direndam sebelumnya, bersama segelas susu. Busui bisa meminumnya saat sahur atau kapan pun. Tapi, jangan sampai berlebihan ya. Selamat menikmati!