Cara Alami yang Tepat Menangani Perut Melilit

Anda pasti pernah merasakan sakit perut. Sakit perut sendiri merupakan istilah yang dipakai untuk mendeskripsikan adanya nyeri tumpul pada abdomen atau kram perut. Salah satu bentuk sakit perut adalah perut melilit.

Banyak kondisi dan penyakit yang dapat menyebabkan sakit perut melilit. Penyakit-penyakit dan masalah pada organ-organ saluran cerna seperti usus, hati, pankreas, kantung empedu dan lambung dapat menjadi sumber dari sakit perut melilit yang dirasakan. Beberapa penyebab yang dapat menyebabkan perut terasa seperti melilit antara lain: infeksi, keracunan makanan, gangguan pencernaan, dan lain-lain.cara alami yang tepat menangani perut melilit - alodokter

Cara Mengatasi Perut Melilit

Tiap orang memiliki teknik yang berbeda-beda dalam mengatasi sakit perut melilit. Hati-hati, satu cara yang berhasil pada satu orang belum berarti efektif untuk orang lain. Lalu bagaimana cara yang paling aman untuk mengatasi perut melilit? Bahan-bahan alami di bawah ini mungkin bisa dijadikan rujukan yang tepat.

  • Jahe

Menurut penelitian, jahe merupakan salah satu hasil bumi alami yang memiliki potensi untuk mengatasi beberapa jenis sakit perut. Rempah-rempah yang sudah sejak jaman kuno dijadikan penangkal mual ini mengandung anti peradangan alami. Dalam hal ini untuk mengatasi sakit perut, cukup dengan mengunyah sedikit jahe atau memasukkan beberapa potong jahe segar ke secangkir teh hangat. Saat ini, banyak produk suplemen yang mengandung jahe sehingga lebih mudah untuk dikonsumsi.

  • Daun mint

Bahan lain yang juga memiliki kemungkinan besar yang dapat digunakan untuk meredakan sakit perut adalah daun mint. Kandungan mentol pada daun ini berperan sebagai analgesik alami yang bisa membantu mengurangi rasa perih di perut dan mengurangi mual. Untuk tujuan meredakan sakit perut melilit, cukup dengan meminum daun mint yang diseduh dengan air putih hangat atau teh hangat. Produk teh mint instan juga sama efektifnya. Cara lain yang bisa digunakan adalah dengan mengisap permen mint atau mengunyah daun mint secara langsung. 

  • Cuka sari apel

Cuka sari apel bisa menetralkan sakit perut. Jika tidak menyukai rasa asamnya yang terlalu kuat, campurkan dengan air putih dan satu sendok teh madu, minum secara perlahan-lahan. Kemungkinan cuka sari apel bisa menyembuhkan sakit perut karena mampu mengatasi kondisi kelebihan pati (karbohidrat kompleks yang tidak larut dengan air) dan membantu proses pencernaannya. Hal ini memungkinkan pati lebih cepat sampai ke usus sekaligus menjaga keberadaan bakteri sehat di dalam usus.

  • Diet BRAT

Selama ini, banyak orang tua yang mengenalkan bayinya dengan makanan padat seperti pisang, nasi, saus apel, dan roti panggang – dalam bahasa Inggris dikenal dengan diet banana, rice, apple sauce, toast (BRAT). Diet empat sumber makanan tersebut berguna membantu menenangkan sakit perut, baik karena mual maupun diare.

Makanan-makanan di atas memang mengandung rendah serat, namun kaya zat pengikat. Keuntungan dari diet BRAT adalah tidak adanya kandungan garam. Diet ini memang terasa hambar, namun akan sangat berguna ketika seseorang mengalami sakit perut, termasuk perut melilit, namun masih harus makan.

Selain beberapa bahan alami di atas, aneka tindakan di bawah ini juga bisa membantu meredakan sakit perut melilit.
  • Kurangi atau hindari kegiatan yang bisa menumpuk udara berlebih di perut, seperti merokok, makan terlalu cepat, mengunyah permen karet, dan sering mengonsumsi minuman bersoda.
  • Hentikan mengonsumsi makanan pemicu terjadinya sakit perut melilit.
  • Makanlah dengan porsi wajar dan tidak makan berlebihan. Jangan berbaring setidaknya hingga dua jam setelah makan.
  • Cukupilah kebutuhan istirahat tubuh.
  • Gunakan bantal penghangat atau botol yang diisi air hangat dan letakkan di atas perut yang sakit untuk meredakan rasa sakitnya.
Meski dianggap bukan sebagai kondisi serius, penderita sakit perut melilit tetap disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter. Terutama jika terjadi secara berkepanjangan meski sudah melakukan langkah-langkah penanganan.