Cara Ampuh Meredakan Rasa Sakit saat Menelan

Sakit saat menelan biasa dialami oleh semua orang, tidak pandang usia. Banyak penyebab yang memungkinkan terjadinya rasa sakit saat Anda menelan. Kondisi ini pada umumnya merupakan reaksi alergi atau gejala infeksi.

Beberapa penyakit yang dapat menyebabkan rasa sakit saat menelan adalah flu, batuk kronis, radang amandel (tonsilitis), asam lambung yang naik ke kerongkongan (esofagus) dan infeksi tenggorokan.

sakit saat menelan - alodokter

Sakit yang Anda rasakan ketika menelan bisa berasal dari kerongkongan yang rusak. Dalam kasus lain, mungkin juga karena kondisi saraf dan otot-otot yang mengontrol gerakan menelan sedang dalam keadaan lemah. Kemungkinan lain adalah adanya penyumbatan di kerongkongan.

Obat untuk Menyembuhkan Sakit Saat Menelan

Obat untuk mengobati rasa sakit saat menelan dapat berbeda-beda, tergantung penyebabnya. Inilah obat-obatan yang mungkin diberikan ketika mangalami kondisi tersebut.

Antibiotik - Ada kemungkinan dokter akan memberikan antibiotik jika penyebab sakitnya adalah infeksi amandel, kerongkongan, dan tenggorokan. Jenis antibiotik yang sering digunakan untuk keadaan ini adalah golongan amoxicillin dan penisilin. Apabila Anda memiliki alergi terhadap antibiotik, dokter akan memberikan antibiotik jenis lain.

Obat kumur - Obat tambahannya adalah obat kumur yang berfungsi sebagai pereda rasa sakit. Jadi, obat kumur ini membantu mengurangi rasa sakit ketika Anda menelan obat antibiotik.

Anti-inflamasi - Anda juga mungkin akan mendapatkan obat anti-inflamasi untuk mengurangi peradangan pada amandel, kerongkongan, maupun tenggorokan.

Perawatan di Rumah

Selain disebabkan oleh penyakit, sakit saat menelan juga dapat terjadi karena banyak berbicara atau berteriak. Apabila hal ini yang dialami, jangan terburu-buru mengkonsumsi obat pereda nyeri. Anda dapat melakukan beberapa hal berikut agar rasa sakit saat menelan bisa berkurang.

Perbanyak asupan cairan

Cairan dapat menghidrasi tenggorokan. Hal ini bertujuan untuk menghidrasi tubuh, mencukupi nutrisi tubuh serta melembapkan dan menenangkan tenggorokan yang meradang.  Beberapa contoh berikut mungkin dapat menjadi pilihan Anda untuk menghidrasi tubuh, yaitu:

  • Air putih – Minumlah setidaknya delapan gelas per hari. Air putih akan membantu membersihkan lapisan lendir ataupun penyebab alergi yang tertinggal di dalam tenggorokan yang membuat Anda merasa tidak nyaman.
  • Jus jeruk – Meskipun belum ada penelitian yang membuktikan kebenarannya, banyak orang yang melawan flu menggunakan vitamin C. Termasuk vitamin C pada jus jeruk.
  • Teh panas – Teh panas yang dicampur madu dan lemon bersifat membantu menenangkan tenggorokan. Teh bunga chamomile biasa digunakan untuk tujuan ini. Walau demikian, teh jenis lainnya juga bisa digunakan dan membuahkan hasil yang serupa.
  • Sup ayam – Sup panas dengan kaldu ayam bisa membuat tenggorokan terasa lebih nyaman. Selain itu, sup ayam juga penuh dengan

Kumur dengan air garam

Garam dapat mengurangi peradangan di tenggorokan bagian belakang. Campurkan 5 gram garam dengan 240 ml air hangat, lalu gunakan untuk berkumur sebanyak empat kali sehari. Pastikan Anda berkumur sambil menengadahkan kepala agar air garam tadi menjangkau daerah tenggorokan bagian belakang.

Gunakan obat gosok

Pakailah obat gosok beraroma mint pada hidung dan atau dada. Hirup uapnya untuk membantu menenangkan tenggorokan yang meradang.

Kompres

Kompres tenggorokan Anda menggunakan kain yang sudah dicelupkan ke air hangat dan diperas. Selain menggunakan kain, menempelkan botol berisi air hangat ke leher juga dianggap memiliki manfaat yang sama. Selain merawat dari dalam, merawat dari luar turut membantu mempercepat penyembuhan rasa sakit saat menelan.

Hindari merokok dan udara yang tercemar

Jika ingin terbebas dari rasa sakit saat menelan, hindari merokok. Tar pada rokok dapat membuat lapisan tenggorokan teriritasi. Selain itu, hindari polusi udara, seperti paparan asap rokok, debu, dan asap dari kendaraan.

Apabila Anda sudah mencoba berbagai cara, namun tetap merasa sakit saat menelan atau menjadi lebih parah, terutama jika sampai kesulitan makan dan minum, segera periksakan diri ke dokter. Jangan lupa, sampaikan semua gejala yang dirasakan agar dokter dapat memberikan penanganan yang tepat.