Cara Efektif Menenangkan Bayi Menangis

Bayi menangis merupakan hal yang wajar. Namun, tidak jarang bayi yang menangis cukup lama membuatmu sebagai orang tua merasa khawatir.

Banyak alasan bayi menangis, termasuk lapar, lelah, popok basah, kedinginan atau kepanasan, bosan dan lain-lain. Bayi juga bisa menangis kapan saja dan biasanya lebih sering di tengah malam yang sebenarnya merupakan waktu tidur.

Cara Efektif Menenangkan Bayi Menangis

Menurut seorang ahli, bayi baru lahir sering menangis karena kesulitan beradaptasi dengan kehidupan di luar rahim. Ada pula munculnya rasa lapar dan penumpukan gas di dalam perut yang merupakan hal baru dialami bayi. Itu sebabnya menciptakan lingkungan yang menyerupai kondisi rahim, dianggap efektif dalam menenangkan bayi menangis dan rewel.

Terkadang kondisi medis juga dapat menyebabkan bayi menangis sehingga perlu diperiksa oleh dokter. Jika bayi menangis lebih dari tiga jam selama tiga hari atau lebih, dalam satu minggu, maka dapat dicurigai bahwa kolik penyebab bayi menangis. Akan tetapi, pada sebagian besar kasus biasanya tidak ditemukan hal medis penyebab bayi menangis. Hal ini dianggap hanya cara mereka berkomunikasi dan merupakan bagian normal dari perkembangan dan pertumbuhan bayi.

Menyerupai Kondisi di Dalam Rahim

Cara menenangkan bayi, terutama hingga tiga bulan, bisa dengan menciptakan lingkungan dan suasana yang menyerupai kondisi di dalam rahim. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:

Langkah pertama

Membedong bayi. Bisa dilakukan dengan kain bedong atau selimut yang dililitkan pada tubuh bayi untuk menyerupai posisi tidur ketika di dalam rahim.  Selain itu, ada pula jaket khusus yang dapat membungkus seluruh tubuh bayi seperti bedong. Membedong bayi baru lahir dapat dilakukan sekitar 12-20 jam. Jangan cemas, bayi justru akan merasa nyaman di dalam kain bedong. Selain itu, ada pula jaket khusus yang dapat membungkus seluruh tubuh bayi seperti bedong.

Langkah kedua

Miringkan tubuh bayi. Posisi miring paling sering dirasakan bayi di dalam rahim. Posisi ini diyakini dapat mengurangi sensasi refleks Moro yang sering kali membuat bayi terkejut, sekaligus membuatnya lebih tenang.

Langkah ketiga

Membisikkan suara mendesis ‘ssshhhh’ kepada bayi. Suara tersebut ternyata mirip dengan suara aliran darah yang mengalir di sekitar rahim. Selain itu, suara-suara tersebut dapat terdengar pada saat di dalam mobil, suara mesin cuci, atau suara pengering rambut.

Selain menggendong, kamu bisa menggunakan ayunan khusus bayi. Tipsnya adalah adalah menggerakkan ayunan sedikit dengan lebih kencang saat bayi sedang gelisah.

Agar bayi lebih mudah ditenangkan, berikan dia dot atau empeng. Meski bagi sebagian bayi, menyusu langsung pada payudara ibu merupakan cara paling ampuh untuk menenangkannya.

Memperkenalkan Pola Tidur

Jangan khawatir jika selama beberapa bulan pertama, bayi Bunda sering menangis di malam hari sehingga pola tidurnya menjadi sulit ditebak. Mulai menginjak usia empat bulan, bayi sudah bisa diperkenalkan pada pola tidur dengan jadwal yang lebih teratur . Sebagian ahli bahkan menyebutkan, pengenalan pola tidur bisa di mulai saat bayi berusia sekitar dua bulan.

Misalnya saat bayi tampak mengantuk pada siang hari, segera ajak ke tempat tidur dan nyanyikan lagu pengantar tidur. Hal itu dapat membuat bayi memahami penanda waktu tidur.

Rutinitas sebelum tidur di malam hari bisa terasa lebih panjang. Misalnya membersihkan badan, mengganti popok, dan mengganti baju tidur. Orang tua juga dapat membacakan cerita atau menyanyikan lagu pengantar tidur. Pastikan saja bayi sudah dibaringkan di tempat tidurnya agar dia menjadi terbiasa tidur di situ.

Meski demikian, rutinitas tidur juga penting dilakukan meski bayi tidak berada di rumah. Hal itu justru dapat mengurangi kerewelan bayi di lingkungan yang asing.

Tetap tenang dan hindari panik saat bayimu menangis. Jangan pernah mengguncang-guncang bayi untuk mendiamkannya karena dapat menyebabkan cedera otak dan cacat. Lakukan langkah-langkah di atas sebagai cara untuk menenangkan bayimu, sekaligus mengambil manfaat perkenalan pola tidur bayi sedini mungkin.

Jangan sungkan untuk berdiskusi dengan dokter jika terjadi hal-hal di bawah ini:

  • Bayi menolak menyusu atau lebih sedikit menyusui dibanding biasanya
  • Cara apapun tidak mengurangi tangisan bayi
  • Anda ingin memastikan tidak ada kondisi medis yang menyebabkan bayi menangis
  • Jika Anda merasa tangisan bayi berdampak pada hubungan Anda dengan pasangan
  • Jika Anda khawatir untuk satu dan lain hal.