Cara Efektif Menghilangkan Bekas Ciuman

Sebagian orang terlalu asik saat melakukan kontak fisik dengan pasangannya, misalnya saja saat berciuman. Tidak sedikit dari mereka yang meninggalkan tanda ciuman atau yang dikenal dengan sebutan cupang di leher pasangannya. Kendati bisa mengganggu penampilan dan membuat Anda malu, namun terdapat berbagai cara menghilangkan bekas ciuman seperti mengompresnya dengan es batu atau air dingin, memakai make up, menggunakan baju panjang, dan lain sebagainya.

Hampir setiap orang menyukai berciuman dengan pasangannya. Ciuman bisa dilakukan di bibir, wajah, leher, bahkan di sekujur tubuh Anda. Ciuman juga bisa menyebabkan Anda dan pasangan menjadi semakin bergairah.

How to remove hickey

Membuat Kulit Menjadi Memar

Melakukan kontak fisik yang terlalu bergairah memang sah-sah saja Anda lakukan, hanya saja usahakan jangan meninggalkan bekas, ya. Meski terkesan sepele, bekas ciuman bisa membuat Anda malu, lho. Bayangkan saja Anda harus bertemu klien penting, tapi ada bekas ciuman di leher Anda. Bisa saja klien Anda memiliki pikiran tidak baik tentang Anda karena bekas ciuman itu.

Bekas ciuman bisa saja membuat kulit menjadi memar. Biasanya, bekas ciuman yang dikenal dengan istilah ‘cupang’ itu berwarna kehitaman, biru, atau merah. Memar terjadi diakibatkan pecahnya pembuluh darah dekat kulit Anda, dan warna ‘cupang’ tersebut adalah darah yang terperangkap pada jaringan di bawah kulit. Perlahan-lahan warna tersebut akan menghilang jika memar sudah berangsur sembuh.

Secara umum, bekas ciuman akan lebih mudah muncul seiring bertambahnya usia. Ketika Anda beranjak tua, kulit Anda pun menjadi lebih tipis dan kehilangan beberapa lapisan lemak pelindung. Padahal, jaringan lemak itu bisa membantu Anda dalam mengatasi cedera, seperti halnya memar. Selain itu, kaum hawalah yang lebih mudah mengalami memar akibat ciuman dibanding kaum pria.

Cara Menghilangkan Bekas Ciuman

Meski menimbulkan memar, bekas ciuman tersebut ternyata bisa dihilangkan. Berikut ini cara menghilangkan bekas ciuman, di antaranya:

  • Cara yang bisa Anda lakukan untuk menghilangkan bekas ciuman itu yakni dengan mengompres area bekas ciuman menggunakan es atau menggunakan kain yang dibasahi dengan air dingin. Lakukan teknik selama 10 menit dan ulangi beberapa kali dalam sehari. Lakukan selama satu atau dua hari, sesuai kebutuhan.
  • Jika bekas ciuman itu meninggalkan rasa sakit, maka Anda bisa meminum obat, yakni paracetamol atau ibuprofen untuk menghilangkan rasa sakit dan juga mengurangi pembengkakan.
  • Menggunakan kemeja lengan panjang atau celana panjang untuk menutupi bekas ciuman tersebut. Mungkin untuk wanita, bisa menggunakan baju jenis turtleneck untuk menutupi area leher.
  • Selain dengan pakaian, memar atau bekas ciuman yang mengganggu juga bisa Anda tutupi dengan menggunakan make up pada area yang mengalami memar.
  • Hindari konsumsi minuman beralkohol, merokok, mandi air panas, dan sauna karena dapat memperlambat proses penyembuhan memar.
Bekas ciuman yang hanya mengganggu penampilan Anda bukanlah masalah yang serius, karena bisa diminimalisir dengan cara menghilangkan bekas ciuman yang telah dipaparkan sebelumnya. Namun, jika bekas ciuman cenderung meninggalkan rasa nyeri dan pembengkakan yang tak kunjung henti, segeralah Anda menghubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.