Cara Menenangkan Pikiran Ini Bisa Meredakan Amarah

Marah merupakan salah satu jenis emosi yang dimiliki oleh semua orang. Meski demikian, marah yang berlebihan bisa memiliki efek negatif untuk kesehatan dan hubungan sosial. Ada cara menenangkan pikiran yang dapat membantu meredakan amarah.

Rasa marah yang terpendam dapat menjadi pemicu kecemasan ataupun depresi. Kemarahan jangka panjang dikaitkan dengan tekanan darah tinggi, gangguan jantung, sakit kepala, serta gangguan kulit dan pencernaan.

cara menenangkan pikiran ini bisa meredakan amarah - alodokter

Meski penting untuk tidak memendam rasa marah, namun cara kita dalam mengekspresikannya harus pula dengan cara yang tepat. Ledakan kemarahan yang berlebihan seringkali tidak efektif, bahkan memicu permasalahan lanjutan.

Berikut beberapa cara menenangkan pikiran yang dapat membantu meredakan amarah :

  • Mencegah sejak awal.

Manajemen stres merupakan hal yang penting sebagai cara menenangkan pikiran.  Amati lebih cermat kapan Anda merasakan perubahan suasana emosi. Banyak orang tidak sadar bahwa stres membuat seseorang sulit mendapatkan tidur yang berkualitas. Akibatnya Anda akan merasa letih terus menerus. Untuk itu, berikan waktu untuk menenangkan diri beberapa menit setiap hari. Hal ini tidak hanya dapat menjaga emosi Anda tapi juga dapat menyehatkan tubuh.

  • Mengalihkan perhatian.

Saat merasakan ketegangan emosional dan kemungkinan untuk marah, maka ubahlah fokus perhatian Anda kepada fisik Anda.  Duduklah di tempat yang sunyi, tanpa gangguan bagi Anda. Kemudian cobalah tarik napas dalam-dalam. Ulangi kata-kata yang dapat menenangkan seperti “rileks” atau “tenang”. Lalu sedapat mungkin coba hentikan pemikiran yang membuat Anda marah.

  • Memikirkan akibat dari kalimat yang dikatakan.

Jika kondisi tidak memungkinkan untuk keluar dari ruangan dan Anda terperangkap pada kondisi yang membuat Anda marah, coba pikirkan lebih lanjut sebelum Anda mengatakan sesuatu. Ketika marah, sangat mungkin untuk mengatakan berbagai hal yang negatif.

  • Menghindari menyalahkan orang lain.

Kecenderungan menyalahkan atau mengkritisi orang lain saat marah, kemungkinannya sangat tinggi. Kondisi tersebut justru dapat memancing ketegangan yang lebih besar. Untuk menghindarinya, cobalah mengatakan hal-hal yang lebih spesifik, mengenai apa yang Anda rasakan dan bagaimana Anda menganggap itu sebagai hal yang tidak benar. Ingat, katakan perasaan Anda dengan bermartabat dan hormat .

  • Menghirup udara segar.

Jika amarah tak tertahankan, segera keluar dari ruangan. Hirup udara segar di luar. Manfaatkan momen tersebut untuk menjernihkan pikiran dari hal-hal yang membuat Anda marah. Menurut sebuah penelitian, menghirup aroma bunga tertentu atau aroma tertentu dapat mengembalikan sistem imunitas yang melemah saat stres pada kondisi normal.

  • Mencari solusi.

Mencoba mencari solusi merupakan salah satu cara positif untuk fokus dan melupakan kemarahan. Misalnya mencari jalan tengah untuk masalah yang terus terulang karena masing-masing merasa benar, sehingga didapatkan win-win solution, dan semua pihak merasa senang. Ingatkan diri Anda, amarah tidak akan dapat menyelesaikan permasalahan dan hanya membuatnya menjadi lebih buruk.

  • Mengungkapkan perasaan saat tenang.

Jika merasa tetap perlu mengungkapkan rasa marah yang Anda rasakan, ungkapkan saat Anda sudah mampu berpikir jernih. Berikan pernyataan mengenai perasaan Anda dengan jelas, tanpa kalimat yang membuat orang lain merasa diatur atau bahkan kalimat yang dapat menyakiti orang lain.

Penting untuk menghindari luapan amarah yang berlebihan. Lakukan cara menenangkan pikiran di atas yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Jika rasa marah berlarut-larut, konsultasikan dengan Psikolog atau tenaga ahli lainnya.