Cara Mengencangkan Kulit Wajah Secara Alami

Banyak orang yang mengidam-idamkan kulit wajah tetap kencang meski usia tetap bertambah. Kini banyak bermunculan perawatan dengan bantuan obat ataupun tindakan medis. Meski begitu, tidak ada salahnya untuk tetap mencari tahu bagaimana cara mengencangkan kulit wajah secara alami.

Kulit terus mengalami perkembangan selama seseorang masih hidup, hanya saja kapasitas regenerasinya kian menurun seiring dengan pertambahan usia. Kulit wajah akan tampak makin kendur, disertai dengan kemunculan garis-garis halus di sekitar hidung, mulut, dan pipi.

cara mengencangkan kulit wajah secara alami - alodokter

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memiliki wajah kencang secara alami :

  • Menggunakan masker wajah

Untuk memperoleh kulit wajah kencang, Anda dapat memakai masker wajah dengan bahan alami, seperti putih telur dengan tambahan manfaat lemon, serta susu dan manfaat madu.

Jika Anda lebih suka memanfaatkan telur sebagai masker, jangan lupa untuk memisahkan putih telur dengan kuning telur. Kemudian campur putih telur dengan beberapa tetes air lemon. Sapukan pada wajah hingga mengering dan bilas dengan air hangat hingga bersih.

Bahan lain yang dapat digunakan adalah susu dan madu. Campurkan madu sebanyak 1 sendok teh dan susu sekitar 5 sendok teh. Lengkapi dengan beberapa tetes minyak vitamin E. Campuran tersebut dioleskan pada wajah dan didiamkan selama 10 menit, kemudian dibasuh. Lakukan dua kali per minggu.

Selain memiliki rasa yang enak, beberapa jenis buah sangat baik untuk kulit wajah. Misalnya, mengambil manfaat pisang, tumbuk halus lalu oleskan ke seluruh wajah. Diamkan selama 20 menit, kemudian basuh hingga bersih. Manfaat pepaya yang kaya akan antioksidan dan enzim papain, efektif dalam menghilangkan sel kulit mati sehingga menjadikan permukaan kulit lebih kencang.

  • Melakukan pijat wajah secara teratur

Pijat wajah akan meningkatkan sirkulasi pada wajah, sekaligus leher. Gerakan memutar atau gerakan ke atas dapat membantu mencegah munculnya keriput dan garis halus. Tindakan ini akan bermanfaat secara maksimal jika dilakukan secara teratur, terutama pada malam hari sebelum tidur. Anda juga dapat mencoba pijat akupresur pada wajah untuk meredakan ketegangan dan relaksasi otot. Walau cara ini belum terbukti secara ilmiah dapat mengencangkan kulit, Anda boleh coba melakukannya secara teratur.

  • Memanfaatkan garam laut

Campurkan air mandi dengan garam laut sebanyak dua sendok teh. Hal ini akan membantu memberi efek mengencangkan kulit karena campuran tersebut dapat menghilangkan racun dan kotoran yang mengganggu pembentukan kolagen.

Didukung Pola Hidup Sehat

Yang tidak kalah penting sebagai cara mengencangkan kulit wajah secara alami adalah menerapkan pola makan sehat yang diikuti dengan olahraga secara terjadwal. Meski demikian, perlu diperhatikan juga bahwa tiap orang kemungkinan memperoleh hasil yang tidak sama karena perbedaan struktur tulang, termasuk wajah.

Utamakan pola makan yang dapat mendukung proses peremajaan kulit. Antara lain makanan yang mengandung protein, asam amino, dan lemak omega. Selain itu, penting untuk banyak mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan, vitamin, dan mineral dari buah dan sayur. Asupan cairan sekitar 8 gelas per hari turut membantu kulit agar tetap segar dan lembap.

Olahraga yang dapat membantu kulit kencang adalah gerakan yang mendukung dan perkembangan jaringan ikat. Kemudian, aktivitas fisik headstand juga mungkin dapat bermanfaat karena memperlancar aliran darah ke wajah dan membantu peremajaan sel kulit, sekaligus mengurangi pengaruh gravitasi pada kulit wajah.

Untuk memperoleh wajah kencang, sebisa mungkin hindari rokok yang dapat mengganggu perkembangan sel kulit dan produksi kolagen. Lalu hindari juga terkena paparan sinar matahari yang berlebihan karena radiasi UV yang dihasilkan dapat mengurangi minyak dan kelembapan alami wajah. Gunakan tabir surya saat berada tempat terbuka dan bersihkan bersama seluruh make up sebelum tidur.

Tetap berhati-hati menggunakan bahan alami, terutama jika Anda memiliki kemungkinan alergi. Demikian pula ketika menerapkan diet atau olahraga tertentu. Jika perlu, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter.